<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Penyebab Ban Mengeluarkan Suara Berdecit, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Serius</title><description>Ada beberapa hal yang menjadi penyebab ban mobil mengeluarkan suara berdecit saat mengerem, berbelok dengan cepat dan berakselerasi.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/05/87/2793875/5-penyebab-ban-mengeluarkan-suara-berdecit-bisa-jadi-tanda-kerusakan-serius</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/05/87/2793875/5-penyebab-ban-mengeluarkan-suara-berdecit-bisa-jadi-tanda-kerusakan-serius"/><item><title>5 Penyebab Ban Mengeluarkan Suara Berdecit, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Serius</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/05/87/2793875/5-penyebab-ban-mengeluarkan-suara-berdecit-bisa-jadi-tanda-kerusakan-serius</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/05/87/2793875/5-penyebab-ban-mengeluarkan-suara-berdecit-bisa-jadi-tanda-kerusakan-serius</guid><pubDate>Rabu 05 April 2023 20:13 WIB</pubDate><dc:creator>Citra Dara Vresti Trisna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/05/87/2793875/5-penyebab-ban-mengeluarkan-suara-berdecit-bisa-jadi-tanda-kerusakan-serius-5oPcgEcUxy.png" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Hankook Tire)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/05/87/2793875/5-penyebab-ban-mengeluarkan-suara-berdecit-bisa-jadi-tanda-kerusakan-serius-5oPcgEcUxy.png</image><title>Ilustrasi. (Foto: Hankook Tire)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ada beberapa hal yang menjadi penyebab ban mobil mengeluarkan suara berdecit saat mengerem, berbelok dengan cepat dan berakselerasi. Suara decitan itu muncul karena posisi tapak ban bersentuhan dengan permukaan jalan untuk mendapat traksi.
Meski hal ini wajar terjadi, namun suara decitan itu juga dapat menjadi indikasi masalah dengan bantalan rem atau komponen suspensi yang aus.
National Sales Manager PT Hankook Tire Sales Indonesia Apriyanto Yuwono mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan ban mobil berdecit. Menurutnya, masalah ini akan semakin bermasalah apabila tidak diatasi.

BACA JUGA:
Perhatikan Ini agar Ban Mobil Tak Benjol dan Meletus

1. Ban kurang angin
Suara decitan ban bisa jadi menjadi tanda ban kempes. Apabila tidak diatasi, ban mobil akan rentan rusak karena ban melaju dengan ban kurang tekanan angin. Selain itu, pembiaran kondisi ini dapat membuat tapak ban menemukan kontak yang tepat dengan permukaan jalan.
Kondisi ini juga mengakibatkan karet ban melorot ke samping karena memiliki bentuk jalan berbelok sehingga membuat ban berdecit ketika melintasi tikungan. Rekomendasi tekanan angin yang tepat pada kendaraan jenis city car adalah 30-36 Psi, sedangkan untuk tipe SUV adalah 35-40 Psi.
2. Keausan yang tidak merata
Keausan yang tidak merata akan membuat ban mengeluarkan suara decitan, bahkan ketika ban belum melewati belokan.

BACA JUGA:
3 Tanda Ban Mobil Perlu Balancing, Pemilik Kendaraan Wajib Tahu

&amp;ldquo;Untuk menghindari keausan tidak rata ban perlu diperiksa secara berkala, mulai dari balancing dan rotasi, tekanan angin ban, suspensi, hingga kondisi tapak paling luar untuk menghindari adanya paku atau kerikil yang menancap,&amp;rdquo; kata Apri.
3. Roda yang tidak sejajar
Agar ban dapat berputar dengan baik, camber dan toe harus dipastikan tetap sejajar dengan tanah. Sekadar informasi, camber adalah sudut kemiringan roda secara vertikal dan toe adalah sudut roda jika dilihat dari atas kendaraan.&amp;ldquo;Jika salah satu komponen tidak sejajar, ban akan mengalami keausan tidak merata dan menyentuh permukaan jalan dengan posisi yang salah,&amp;rdquo; kata Apri.
4. Kerusakan sabuk mesin (fan belt)
Kerusakan sabuk mesin ditandai dengan suara decitan ban saat berbelok seiring dengan kecepatan yang meningkat. Hal ini dapat menjadi penyebab kerusakan pompa power steering dan ditandai dengan setir yang berat saat dikemudikan.
5. Kebiasaan mengemudi yang buruk
Penyebab lainnya adalah habbit berkendara atau cara mengemudi yang buruk seperti kebiasaan mengerem mendadak dan mengemudi dengan kecepatan tinggi. Kebiasaan yang buruk ini dapat menyebabkan ban menua sebelum waktunya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ada beberapa hal yang menjadi penyebab ban mobil mengeluarkan suara berdecit saat mengerem, berbelok dengan cepat dan berakselerasi. Suara decitan itu muncul karena posisi tapak ban bersentuhan dengan permukaan jalan untuk mendapat traksi.
Meski hal ini wajar terjadi, namun suara decitan itu juga dapat menjadi indikasi masalah dengan bantalan rem atau komponen suspensi yang aus.
National Sales Manager PT Hankook Tire Sales Indonesia Apriyanto Yuwono mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan ban mobil berdecit. Menurutnya, masalah ini akan semakin bermasalah apabila tidak diatasi.

BACA JUGA:
Perhatikan Ini agar Ban Mobil Tak Benjol dan Meletus

1. Ban kurang angin
Suara decitan ban bisa jadi menjadi tanda ban kempes. Apabila tidak diatasi, ban mobil akan rentan rusak karena ban melaju dengan ban kurang tekanan angin. Selain itu, pembiaran kondisi ini dapat membuat tapak ban menemukan kontak yang tepat dengan permukaan jalan.
Kondisi ini juga mengakibatkan karet ban melorot ke samping karena memiliki bentuk jalan berbelok sehingga membuat ban berdecit ketika melintasi tikungan. Rekomendasi tekanan angin yang tepat pada kendaraan jenis city car adalah 30-36 Psi, sedangkan untuk tipe SUV adalah 35-40 Psi.
2. Keausan yang tidak merata
Keausan yang tidak merata akan membuat ban mengeluarkan suara decitan, bahkan ketika ban belum melewati belokan.

BACA JUGA:
3 Tanda Ban Mobil Perlu Balancing, Pemilik Kendaraan Wajib Tahu

&amp;ldquo;Untuk menghindari keausan tidak rata ban perlu diperiksa secara berkala, mulai dari balancing dan rotasi, tekanan angin ban, suspensi, hingga kondisi tapak paling luar untuk menghindari adanya paku atau kerikil yang menancap,&amp;rdquo; kata Apri.
3. Roda yang tidak sejajar
Agar ban dapat berputar dengan baik, camber dan toe harus dipastikan tetap sejajar dengan tanah. Sekadar informasi, camber adalah sudut kemiringan roda secara vertikal dan toe adalah sudut roda jika dilihat dari atas kendaraan.&amp;ldquo;Jika salah satu komponen tidak sejajar, ban akan mengalami keausan tidak merata dan menyentuh permukaan jalan dengan posisi yang salah,&amp;rdquo; kata Apri.
4. Kerusakan sabuk mesin (fan belt)
Kerusakan sabuk mesin ditandai dengan suara decitan ban saat berbelok seiring dengan kecepatan yang meningkat. Hal ini dapat menjadi penyebab kerusakan pompa power steering dan ditandai dengan setir yang berat saat dikemudikan.
5. Kebiasaan mengemudi yang buruk
Penyebab lainnya adalah habbit berkendara atau cara mengemudi yang buruk seperti kebiasaan mengerem mendadak dan mengemudi dengan kecepatan tinggi. Kebiasaan yang buruk ini dapat menyebabkan ban menua sebelum waktunya.</content:encoded></item></channel></rss>
