<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil Shou Zi Chew, CEO TikTok yang Pernah Latihan Bertahan Hidup di Hutan Kalimantan</title><description>Shou Zi Chew, pria asal Singapura berusia 40 tahun sang CEO TikTok ternyata berasal dari latar belakang yang relatif sederhana.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/29/54/2789364/profil-shou-zi-chew-ceo-tiktok-yang-pernah-latihan-bertahan-hidup-di-hutan-kalimantan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/29/54/2789364/profil-shou-zi-chew-ceo-tiktok-yang-pernah-latihan-bertahan-hidup-di-hutan-kalimantan"/><item><title>Profil Shou Zi Chew, CEO TikTok yang Pernah Latihan Bertahan Hidup di Hutan Kalimantan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/29/54/2789364/profil-shou-zi-chew-ceo-tiktok-yang-pernah-latihan-bertahan-hidup-di-hutan-kalimantan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/29/54/2789364/profil-shou-zi-chew-ceo-tiktok-yang-pernah-latihan-bertahan-hidup-di-hutan-kalimantan</guid><pubDate>Rabu 29 Maret 2023 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Andera Wiyakintra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/29/54/2789364/profil-shou-zi-chew-ceo-tiktok-yang-pernah-latihan-bertahan-hidup-di-hutan-kalimantan-oQAWwTlmHp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Profile Shou Zi Chew, CEO TikTok yang Pernah Latihan Bertahan Hidup di Hutan Kalimantan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/29/54/2789364/profil-shou-zi-chew-ceo-tiktok-yang-pernah-latihan-bertahan-hidup-di-hutan-kalimantan-oQAWwTlmHp.jpg</image><title>Profile Shou Zi Chew, CEO TikTok yang Pernah Latihan Bertahan Hidup di Hutan Kalimantan</title></images><description>Shou Zi Chew, pria asal Singapura berusia 40 tahun yang merupakan CEO dari aplikasi yang saat ini tengah naik daun, TikTok, ternyata berasal dari latar belakang yang relatif sederhana, ayahnya bekerja di bidang konstruksi dan ibunya bekerja di bidang pembukuan.
Semuanya berubah pada usia 12 tahun. Ia meraih nilai tinggi dalam ujian nasional, berkat hasil ini Chew berhasil masuk ke sebuah sekolah menengah elit.
Dilansir dari berbagai sumber, Chew pernah menjalani wajib militer, kemudian ia Chew menjadi perwira cadangan di Angkatan Darat Singapura hingga berusia 50 tahun, ia juga berhasi memperoleh gelar sarjana ekonomi dari University College London.

BACA JUGA:
TikTok akan Hadirkan Feed Khusus Konten Edukasi Bernama STEM

Shou Zi Chew pernah mengatakan bahwa, pengalaman paling terberat dalam hidupnya adalah kursus bertahan hidup selama lima hari di hutan Kalimantan saat ia menjalani wajib militer di angkatan bersenjata Singapura.
Chew pernah tinggal di ibu kota Inggris, menjadi bankir di Goldman Sachs selama dua tahun. Pengalaman di bidang investasi ini pada akhirnya membawanya bertemu dengan Zhang Yiming, pendiri dari induk TikTok, ByteDance.
Pada tahun 2010, Chew meraih gelar MBA dari Harvard Business School, di mana ia mendapatkan pengalaman pertamanya di industri teknologi saat magang di Facebook ketika perusahaan jejaring sosial ini masih dalam tahap startup sebelum akhirnya go public pada tahun 2012.
Di sana ia bertemu dengan calon istrinya yang berdarah Taiwan-Amerika, Vivian Kao, yang akhirnya ia nikahi dan dikaruniai dua orang anak.
Setelah menyelesaikan sekolah bisnis, Chew bergabung dengan perusahaan modal ventura DST, yang didirikan oleh miliarder bernama Yuri Milner, di mana kemampuan bahasa Mandarinnya membuatnya memenuhi syarat untuk menjadi mitra yang berfokus di Tiongkok.

BACA JUGA:
TikTok Perkenalkan Konten Paywall, Bisa Unggah Video Berdurasi 20 Menit

Sebelum membuat TikTok, ia kembali mengunjungi ByteDance milik Zhang pada tahun 2012, yang kemudian membuat Chew dan mitranya berinvestasi di perusahaan startup tersebut pada tahun berikutnya.
Di tahun 2019, ia bergabung dengan Xiaomi dan diangkat menjadi Presiden Bisnis Internasiona. Chew membantu mengamankan pembiayaan yang membawa perusahaan ini ke bursa saham tiga tahun kemudian.
Pada tahun 2021, Zhang membujuk Chew untuk bergabung dengan ByteDance sebagai kepala keuangan pertamanya.
Dua bulan kemudian, ia diangkat menjadi kepala eksekutif setelah kepergian mantan eksekutif Disney yang saat itu juga menjabat sebagai CEO TikTok, Kevin Mayer, secara tiba-tiba setelah hanya tiga bulan, ketika pemerintahan Trump berusaha memaksa penjualan aset TikTok di Amerika Serikat.
Walaupun menjadi CEO dari TikTok, ternyata Shou Zi Chew termasuk seseorang yang tidak terlalu di media sosial, walaupun memiliki akun Twitter dan Instagram, ia jarang mengunggah apapun di kedua platform tersebut.</description><content:encoded>Shou Zi Chew, pria asal Singapura berusia 40 tahun yang merupakan CEO dari aplikasi yang saat ini tengah naik daun, TikTok, ternyata berasal dari latar belakang yang relatif sederhana, ayahnya bekerja di bidang konstruksi dan ibunya bekerja di bidang pembukuan.
Semuanya berubah pada usia 12 tahun. Ia meraih nilai tinggi dalam ujian nasional, berkat hasil ini Chew berhasil masuk ke sebuah sekolah menengah elit.
Dilansir dari berbagai sumber, Chew pernah menjalani wajib militer, kemudian ia Chew menjadi perwira cadangan di Angkatan Darat Singapura hingga berusia 50 tahun, ia juga berhasi memperoleh gelar sarjana ekonomi dari University College London.

BACA JUGA:
TikTok akan Hadirkan Feed Khusus Konten Edukasi Bernama STEM

Shou Zi Chew pernah mengatakan bahwa, pengalaman paling terberat dalam hidupnya adalah kursus bertahan hidup selama lima hari di hutan Kalimantan saat ia menjalani wajib militer di angkatan bersenjata Singapura.
Chew pernah tinggal di ibu kota Inggris, menjadi bankir di Goldman Sachs selama dua tahun. Pengalaman di bidang investasi ini pada akhirnya membawanya bertemu dengan Zhang Yiming, pendiri dari induk TikTok, ByteDance.
Pada tahun 2010, Chew meraih gelar MBA dari Harvard Business School, di mana ia mendapatkan pengalaman pertamanya di industri teknologi saat magang di Facebook ketika perusahaan jejaring sosial ini masih dalam tahap startup sebelum akhirnya go public pada tahun 2012.
Di sana ia bertemu dengan calon istrinya yang berdarah Taiwan-Amerika, Vivian Kao, yang akhirnya ia nikahi dan dikaruniai dua orang anak.
Setelah menyelesaikan sekolah bisnis, Chew bergabung dengan perusahaan modal ventura DST, yang didirikan oleh miliarder bernama Yuri Milner, di mana kemampuan bahasa Mandarinnya membuatnya memenuhi syarat untuk menjadi mitra yang berfokus di Tiongkok.

BACA JUGA:
TikTok Perkenalkan Konten Paywall, Bisa Unggah Video Berdurasi 20 Menit

Sebelum membuat TikTok, ia kembali mengunjungi ByteDance milik Zhang pada tahun 2012, yang kemudian membuat Chew dan mitranya berinvestasi di perusahaan startup tersebut pada tahun berikutnya.
Di tahun 2019, ia bergabung dengan Xiaomi dan diangkat menjadi Presiden Bisnis Internasiona. Chew membantu mengamankan pembiayaan yang membawa perusahaan ini ke bursa saham tiga tahun kemudian.
Pada tahun 2021, Zhang membujuk Chew untuk bergabung dengan ByteDance sebagai kepala keuangan pertamanya.
Dua bulan kemudian, ia diangkat menjadi kepala eksekutif setelah kepergian mantan eksekutif Disney yang saat itu juga menjabat sebagai CEO TikTok, Kevin Mayer, secara tiba-tiba setelah hanya tiga bulan, ketika pemerintahan Trump berusaha memaksa penjualan aset TikTok di Amerika Serikat.
Walaupun menjadi CEO dari TikTok, ternyata Shou Zi Chew termasuk seseorang yang tidak terlalu di media sosial, walaupun memiliki akun Twitter dan Instagram, ia jarang mengunggah apapun di kedua platform tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
