<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demi Tesla dan BYD Berinvestasi, Pemerintah Obral Subsidi kepada Seluruh Produsen Otomotif</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan menyebut insentif pembelian mobil listrik bakal diberikan kepada semua produsen otomotif.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/16/52/2781888/demi-tesla-dan-byd-berinvestasi-pemerintah-obral-subsidi-kepada-seluruh-produsen-otomotif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/16/52/2781888/demi-tesla-dan-byd-berinvestasi-pemerintah-obral-subsidi-kepada-seluruh-produsen-otomotif"/><item><title>Demi Tesla dan BYD Berinvestasi, Pemerintah Obral Subsidi kepada Seluruh Produsen Otomotif</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/16/52/2781888/demi-tesla-dan-byd-berinvestasi-pemerintah-obral-subsidi-kepada-seluruh-produsen-otomotif</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/16/52/2781888/demi-tesla-dan-byd-berinvestasi-pemerintah-obral-subsidi-kepada-seluruh-produsen-otomotif</guid><pubDate>Kamis 16 Maret 2023 01:19 WIB</pubDate><dc:creator>Citra Dara Vresti Trisna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/16/52/2781888/demi-tesla-dan-byd-investasi-pemerintah-berikan-subsidi-kepada-seluruh-produsen-otomotif-cVP0ozXLBZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/16/52/2781888/demi-tesla-dan-byd-investasi-pemerintah-berikan-subsidi-kepada-seluruh-produsen-otomotif-cVP0ozXLBZ.jpg</image><title>Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut insentif pembelian mobil listrik bakal diberikan kepada semua produsen otomotif.
Sekadar informasi, hingga saat ini hanya dua pabrikan yang mendapat insentif, yakni Hyundai dan Wuling. Keduanya dianggap memenuhi prasyarat mendapat insentif, yakni tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 40%.
&amp;ldquo;Nggak! Semua dapat. Nanti kalau ada, saya sudah sebut tadi dua big (Hyundai dan Wuling), saya nggak mau mention. Kami lagi bicara hari ini dengan besok dan lusa, ya, nanti kita lihat,&amp;rdquo; kata Luhut, dikutip dari Antara, Selasa (14/3/2023).

BACA JUGA:
Tesla Bangun Kantor di Malaysia, Luhut: Masih Negosiasi Final dengan Elon Musk

Hal tersebut disampaikan Luhut usai forum Indonesia Leading Economic Forum 2023 &amp;ldquo;Stregthening the Economic Climate Amid the Global Polycrisis Era&amp;rdquo; di Jakarta.
Ia mengungkapkan, dirinya telah bernegosiasi dengan dua pabrikan listrik global terkait investasi di Indonesia. Meski Luhut tak menyebut nama, dua pabrikan tersebut dipastikan adalah Tesla dan BYD.
Menurutnya, pemberian insentif kepada semua pabrikan otomotif dilakukan untuk menarik permintaan kendaraan listrik di masyarakat. Hal ini, kata Luhut, juga dapat menarik minat pabrikan otomotif dunia untuk investasi di Indonesia.

BACA JUGA:
Luhut: 2 Produsen Mobil Listrik Bakal Masuk Indonesia, Tesla Termasuk?

Luhut berharap, pemberian insentif kepada semua pabrikan bakal menarik minat raksasa otomotif global untuk investasi di Indonesia. Terkait besaran insentif tersebut, Luhut juga belum memaparkan besarannya.
Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan insentif pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebesar Rp7 juta per unit untuk 200.000 motor listrik baru dan Rp7 juta untuk konversi 50.000 unit motor mulai 20 Maret 2023.
Sedangkan untuk insentif mobil bakal diberikan kepada 35.900 unit dan 138 unit untuk mobil listrik hingga Desember 2023.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut insentif pembelian mobil listrik bakal diberikan kepada semua produsen otomotif.
Sekadar informasi, hingga saat ini hanya dua pabrikan yang mendapat insentif, yakni Hyundai dan Wuling. Keduanya dianggap memenuhi prasyarat mendapat insentif, yakni tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 40%.
&amp;ldquo;Nggak! Semua dapat. Nanti kalau ada, saya sudah sebut tadi dua big (Hyundai dan Wuling), saya nggak mau mention. Kami lagi bicara hari ini dengan besok dan lusa, ya, nanti kita lihat,&amp;rdquo; kata Luhut, dikutip dari Antara, Selasa (14/3/2023).

BACA JUGA:
Tesla Bangun Kantor di Malaysia, Luhut: Masih Negosiasi Final dengan Elon Musk

Hal tersebut disampaikan Luhut usai forum Indonesia Leading Economic Forum 2023 &amp;ldquo;Stregthening the Economic Climate Amid the Global Polycrisis Era&amp;rdquo; di Jakarta.
Ia mengungkapkan, dirinya telah bernegosiasi dengan dua pabrikan listrik global terkait investasi di Indonesia. Meski Luhut tak menyebut nama, dua pabrikan tersebut dipastikan adalah Tesla dan BYD.
Menurutnya, pemberian insentif kepada semua pabrikan otomotif dilakukan untuk menarik permintaan kendaraan listrik di masyarakat. Hal ini, kata Luhut, juga dapat menarik minat pabrikan otomotif dunia untuk investasi di Indonesia.

BACA JUGA:
Luhut: 2 Produsen Mobil Listrik Bakal Masuk Indonesia, Tesla Termasuk?

Luhut berharap, pemberian insentif kepada semua pabrikan bakal menarik minat raksasa otomotif global untuk investasi di Indonesia. Terkait besaran insentif tersebut, Luhut juga belum memaparkan besarannya.
Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan insentif pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebesar Rp7 juta per unit untuk 200.000 motor listrik baru dan Rp7 juta untuk konversi 50.000 unit motor mulai 20 Maret 2023.
Sedangkan untuk insentif mobil bakal diberikan kepada 35.900 unit dan 138 unit untuk mobil listrik hingga Desember 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
