<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tantangan Terbesar Jaga Kestabilan Jaringan Sinyal, CTO XL: Pencurian BTS Salah Satunya </title><description>pencurian unit BTS disebut jadi salah satu masalah teknis terbesar yang harus dihadapi&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/15/54/2781728/tantangan-terbesar-jaga-kestabilan-jaringan-sinyal-cto-xl-pencurian-bts-salah-satunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/15/54/2781728/tantangan-terbesar-jaga-kestabilan-jaringan-sinyal-cto-xl-pencurian-bts-salah-satunya"/><item><title>Tantangan Terbesar Jaga Kestabilan Jaringan Sinyal, CTO XL: Pencurian BTS Salah Satunya </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/15/54/2781728/tantangan-terbesar-jaga-kestabilan-jaringan-sinyal-cto-xl-pencurian-bts-salah-satunya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/15/54/2781728/tantangan-terbesar-jaga-kestabilan-jaringan-sinyal-cto-xl-pencurian-bts-salah-satunya</guid><pubDate>Rabu 15 Maret 2023 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Pradita Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/15/54/2781728/tantangan-terbesar-jaga-kestabilan-jaringan-sinyal-cto-xl-pencurian-bts-salah-satunya-RvEgdLMi0k.JPG" expression="full" type="image/jpeg">BTS site, (Foto: Okezone/ Pradita)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/15/54/2781728/tantangan-terbesar-jaga-kestabilan-jaringan-sinyal-cto-xl-pencurian-bts-salah-satunya-RvEgdLMi0k.JPG</image><title>BTS site, (Foto: Okezone/ Pradita)</title></images><description>PEMBANGUNAN Base Transceiver Station (BTS) dan pembaruan jaringan memang penting dilakukan untuk memastikan kapasitas jaringan sinyal provider bisa selalu optimal.

Namun, menurut Direktur &amp;amp; Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa,  sejatinya dalam bisnis jaringan provider, kestabilan lah yang paling penting dan memerlukan usaha paling besar.

&amp;ldquo;New site and upgrade memang penting, tapi yang paling penting dari top network itu adalah kestabilan. Ini  yang paling penting dan paling gede effortnya,&amp;rdquo; ujar I Gede, kala dijumpai Okezone usai  visit site Kutaraya, Kayu Agung dalam gelaran Kesiapan Jaringan Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2023, di Palembang, Sumatera Selatan, baru-baru ini.


BACA JUGA:
Jaringan XL Axiata Jangkau 5.102 Desa di Ujung Barat Indonesia

Secara blak-blakan, Gede membeberkan menurutnya ada beberapa tantangan terbesar dalam mempertahankan kestabilan jaringan sinyal provider di semua cakupan daerah. Tantangan pertama, ia menyebut masalah power yang memang masih bergantung pada Perusahaan Listrik Negara (PLN).


BACA JUGA:
Antisipasi Lonjakan Trafik di Ramadhan dan Lebaran 2023, XL Tambah Kapasitas Jaringan hingga 3 Kali Lipat


&amp;ldquo;Pertama itu power, PLN ya. Kedua fiber, contohnya lagi banyak galian atau pekerjaan umum. Itu kalau kena pas di jalur kabel kita, ya putus dan ini sering kasusnya.  Makanya harus memperkuat soal proteksi, &amp;ldquo; paparnya.

Selain itu, yang mungkin tak diketahui banyak masyarakat awam dan pengguna adalah masalah perihal pencurian. Gede mencontohkan pencurian BTS di daerah Sumatera.

&amp;ldquo;Masalah lainnya, yakni soal pencurian. Pencurian di daerah Sumatera, itu pernah satu unit BTS hilang semua walau sudah dipasang CCTV ya CCTV nya hilang, atau baterainya saja hilang, dan yang lain-lain juga,&quot; sambungnya.

&amp;nbsp;
(Foto: Okezone/ Pradita)&amp;nbsp;

Harus dipahami, bikin BTS itu enggak bisa cepat dan enggak murah,&quot; pungkas Gede.

</description><content:encoded>PEMBANGUNAN Base Transceiver Station (BTS) dan pembaruan jaringan memang penting dilakukan untuk memastikan kapasitas jaringan sinyal provider bisa selalu optimal.

Namun, menurut Direktur &amp;amp; Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa,  sejatinya dalam bisnis jaringan provider, kestabilan lah yang paling penting dan memerlukan usaha paling besar.

&amp;ldquo;New site and upgrade memang penting, tapi yang paling penting dari top network itu adalah kestabilan. Ini  yang paling penting dan paling gede effortnya,&amp;rdquo; ujar I Gede, kala dijumpai Okezone usai  visit site Kutaraya, Kayu Agung dalam gelaran Kesiapan Jaringan Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2023, di Palembang, Sumatera Selatan, baru-baru ini.


BACA JUGA:
Jaringan XL Axiata Jangkau 5.102 Desa di Ujung Barat Indonesia

Secara blak-blakan, Gede membeberkan menurutnya ada beberapa tantangan terbesar dalam mempertahankan kestabilan jaringan sinyal provider di semua cakupan daerah. Tantangan pertama, ia menyebut masalah power yang memang masih bergantung pada Perusahaan Listrik Negara (PLN).


BACA JUGA:
Antisipasi Lonjakan Trafik di Ramadhan dan Lebaran 2023, XL Tambah Kapasitas Jaringan hingga 3 Kali Lipat


&amp;ldquo;Pertama itu power, PLN ya. Kedua fiber, contohnya lagi banyak galian atau pekerjaan umum. Itu kalau kena pas di jalur kabel kita, ya putus dan ini sering kasusnya.  Makanya harus memperkuat soal proteksi, &amp;ldquo; paparnya.

Selain itu, yang mungkin tak diketahui banyak masyarakat awam dan pengguna adalah masalah perihal pencurian. Gede mencontohkan pencurian BTS di daerah Sumatera.

&amp;ldquo;Masalah lainnya, yakni soal pencurian. Pencurian di daerah Sumatera, itu pernah satu unit BTS hilang semua walau sudah dipasang CCTV ya CCTV nya hilang, atau baterainya saja hilang, dan yang lain-lain juga,&quot; sambungnya.

&amp;nbsp;
(Foto: Okezone/ Pradita)&amp;nbsp;

Harus dipahami, bikin BTS itu enggak bisa cepat dan enggak murah,&quot; pungkas Gede.

</content:encoded></item></channel></rss>
