<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berikut Cara Berkendara dengan Prinsip Eco Driving, Dijamin Hemat Bahan Bakar</title><description>Ada juga cara lain mengurangi emisi kendaraan konvensional dengan cara menerapkan teknik berkendara eco driving.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/08/87/2777758/berikut-cara-berkendara-dengan-prinsip-eco-driving-dijamin-hemat-bahan-bakar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/08/87/2777758/berikut-cara-berkendara-dengan-prinsip-eco-driving-dijamin-hemat-bahan-bakar"/><item><title>Berikut Cara Berkendara dengan Prinsip Eco Driving, Dijamin Hemat Bahan Bakar</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/08/87/2777758/berikut-cara-berkendara-dengan-prinsip-eco-driving-dijamin-hemat-bahan-bakar</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/08/87/2777758/berikut-cara-berkendara-dengan-prinsip-eco-driving-dijamin-hemat-bahan-bakar</guid><pubDate>Rabu 08 Maret 2023 19:22 WIB</pubDate><dc:creator>Danendra Primo Adil</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/08/87/2777758/berikut-cara-berkendara-dengan-prinsip-eco-driving-dijamin-hemat-bahan-bakar-gH29RCABLW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/08/87/2777758/berikut-cara-berkendara-dengan-prinsip-eco-driving-dijamin-hemat-bahan-bakar-gH29RCABLW.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Peningkatan jumlah kendaraan bermotor mempengaruhi kelestarian lingkungan karena meningkatkan emisi gas buang dari kendaraan konvensional berbahan bakar fosil.
Oleh karena itu, pemerintah berupaya mengurangi populasi kendaraan konvensional dan secara perlahan menggantinya dengan kendaraan listrik.
Di sisi lain, ada juga cara lain mengurangi emisi kendaraan konvensional dengan cara menerapkan teknik berkendara eco driving.

BACA JUGA:
Jelang Libur Nataru, Pahami Waktu Berkendara yang Ideal untuk Hindari Risiko Kecelakaan

Teknik ini dinilai dapat mengurangi gas buang CO2 yang dihasilkan kendaraan bermotor. Tujuan teknik eco driving adalah mengoptimalkan bahan bakar secara efisien sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.
Dikutip dari laman resmi Nissan Indonesia, eco driving merupakan bagian dari tiga aspek keahlian mengemudi yaitu defensive driving dan safety driving.
Defensive driving memiliki tujuan untuk menyelamatkan nyawa, waktu dan uang. Sedangkan safety driving mengutamakan teknik berkendara yang aman dan selalu pertimbangkan segala kemungkinan.

BACA JUGA:
Berikut Cara Aman Berkendara di Medan Off-road

Teknik mengemudi eco driving merupakan kombinasi dari tekni mengemudi safety driving dan psikologi defense driving. Berikut beberapa poin penting dalam menerapkan teknik Eco Driving.
1. Menekan pedal gas secara perlahan. Akselerasi yang agresif dapat menyebabkan konsumsi BBM berlebih;2. Menjaga RPM kendaraan dengan cara membatasi perpindahan gigi pada putaran 2.000 RPM;
3. Jaga jarak aman. Idealnya 2-3 meter jarak antar kendaraan;
4. Disaat macet, tekan gas secara halus;
5. Hindari posisi setengah kopling;
6. Memaksimalkan engine break untuk pengereman;
7. Hindari mesin terlalu lama saat idling. Lebih baik untuk mematikan mesin jika berhenti lebih dari 10 menit;
8. Jaga suhu AC di suhu ideal. Hindari suhu maksimal di dalam kendaraan;
9. Hindari membuka jendela saat kecepatan tinggi;
10. Tidak berkendara dengan agresif.
Selain hal-hal diatas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menerapkan Eco driving seperti menggunakan bahan bakar dengan oktan yang sesuai. Selain itu, selalu periksa tekanan angin ban dan menghindari mengangkut muatan berlebih serta selalu servis berkala.</description><content:encoded>JAKARTA - Peningkatan jumlah kendaraan bermotor mempengaruhi kelestarian lingkungan karena meningkatkan emisi gas buang dari kendaraan konvensional berbahan bakar fosil.
Oleh karena itu, pemerintah berupaya mengurangi populasi kendaraan konvensional dan secara perlahan menggantinya dengan kendaraan listrik.
Di sisi lain, ada juga cara lain mengurangi emisi kendaraan konvensional dengan cara menerapkan teknik berkendara eco driving.

BACA JUGA:
Jelang Libur Nataru, Pahami Waktu Berkendara yang Ideal untuk Hindari Risiko Kecelakaan

Teknik ini dinilai dapat mengurangi gas buang CO2 yang dihasilkan kendaraan bermotor. Tujuan teknik eco driving adalah mengoptimalkan bahan bakar secara efisien sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.
Dikutip dari laman resmi Nissan Indonesia, eco driving merupakan bagian dari tiga aspek keahlian mengemudi yaitu defensive driving dan safety driving.
Defensive driving memiliki tujuan untuk menyelamatkan nyawa, waktu dan uang. Sedangkan safety driving mengutamakan teknik berkendara yang aman dan selalu pertimbangkan segala kemungkinan.

BACA JUGA:
Berikut Cara Aman Berkendara di Medan Off-road

Teknik mengemudi eco driving merupakan kombinasi dari tekni mengemudi safety driving dan psikologi defense driving. Berikut beberapa poin penting dalam menerapkan teknik Eco Driving.
1. Menekan pedal gas secara perlahan. Akselerasi yang agresif dapat menyebabkan konsumsi BBM berlebih;2. Menjaga RPM kendaraan dengan cara membatasi perpindahan gigi pada putaran 2.000 RPM;
3. Jaga jarak aman. Idealnya 2-3 meter jarak antar kendaraan;
4. Disaat macet, tekan gas secara halus;
5. Hindari posisi setengah kopling;
6. Memaksimalkan engine break untuk pengereman;
7. Hindari mesin terlalu lama saat idling. Lebih baik untuk mematikan mesin jika berhenti lebih dari 10 menit;
8. Jaga suhu AC di suhu ideal. Hindari suhu maksimal di dalam kendaraan;
9. Hindari membuka jendela saat kecepatan tinggi;
10. Tidak berkendara dengan agresif.
Selain hal-hal diatas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menerapkan Eco driving seperti menggunakan bahan bakar dengan oktan yang sesuai. Selain itu, selalu periksa tekanan angin ban dan menghindari mengangkut muatan berlebih serta selalu servis berkala.</content:encoded></item></channel></rss>
