<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Klub Moge Blasting Rijder DJP Dibubarkan Sri Mulyani, Bamsoet Bilang Begini</title><description>Usai klub moge pejabat DJP dibubarkan Menkeu Sri Mulyani, Bambang Soesatyo memberikan tanggapan.&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/01/199/2773180/klub-moge-blasting-rijder-djp-dibubarkan-sri-mulyani-bamsoet-bilang-begini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/01/199/2773180/klub-moge-blasting-rijder-djp-dibubarkan-sri-mulyani-bamsoet-bilang-begini"/><item><title>Klub Moge Blasting Rijder DJP Dibubarkan Sri Mulyani, Bamsoet Bilang Begini</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/01/199/2773180/klub-moge-blasting-rijder-djp-dibubarkan-sri-mulyani-bamsoet-bilang-begini</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/03/01/199/2773180/klub-moge-blasting-rijder-djp-dibubarkan-sri-mulyani-bamsoet-bilang-begini</guid><pubDate>Rabu 01 Maret 2023 08:45 WIB</pubDate><dc:creator>Citra Dara Vresti Trisna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/01/199/2773180/klub-moge-blasting-rijder-djp-dibubarkan-sri-mulyani-bamsoet-bilang-begini-zu44Kc0mtK.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Klub Moge Blasting Rijder DJP. (Foto: Tangkapan layar Instagram/@smindrawati) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/01/199/2773180/klub-moge-blasting-rijder-djp-dibubarkan-sri-mulyani-bamsoet-bilang-begini-zu44Kc0mtK.jpeg</image><title>Klub Moge Blasting Rijder DJP. (Foto: Tangkapan layar Instagram/@smindrawati) </title></images><description>JAKARTA - Bambang Soesatyo (Bamsoet), Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengaku pihaknya menghargai keputusan Menkeu Sri Mulyani untuk membubarkan klub motor gede (moge) Blasting Rijder DJP.
Diketahui, tujuan Sri Mulyani membubarkan klub moge ini adalah agar masyarakat tidak mengaitkan hobi pejabat dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan.
&amp;ldquo;Itu kan untuk internal Kementerian Keuangan, yaitu Direktorat Jenderal Pajak,&amp;rdquo; kata Bamsoet, dikutip dari Antara, Selasa (28/2/2023).
BACA JUGA:Sri Mulyani Dibikin Kesal! Berikut Deretan Motor Mewah Milik Anggota Blasting Rijder DJP

Bamsoet menilai, tidak ada yang menghambat hobi moge selama uang yang digunakan untuk membeli motor adalah dari usaha sendiri.
Menurutnya, menggeluti hobi adalah salah satu cara menyeimbangkan hidup. Ia berharap di kemudian hari, tidak boleh ada yang sembarangan melarang orang menggeluti hobi.
Ia mencontohkan Sri Mulyani yang hobi menggeluti hobi naik sepeda dan tidak mempermasalahkannya.
BACA JUGA:Berapa Harga Mobil Jeep Rubicon Baru Seperti Milik Anak Pejabat Penganiaya David

&amp;ldquo;Kami-kami hobi otomotif, motor, mobil, ya, itu adalah hobi kami,&amp;rdquo; kata Bamsoet.
Seelumnya, klub moge pejabat DJP ramai jadi perbincangan publik usai Sri Mulyani meminta klub motor tersebut membubarkan diri. Pernyataan ini disampaikan Sri Mulyani dalam unggahan akun Instagram resminya (@smindrawati).
Langkah Sri Mulyani membubarkan klub moge tersebut diambil usai foto Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo yang sedang mengendarai moge tersebar di medsos. Foto tersebut, kata Sri, menimbulkan kemarahan masyarakat.&amp;ldquo;Kalau anda keliatan mewah bukannya anda keliatan keren, malah rakyat marah, dan anda dalam posisi defensif,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani.
Pembubaran klub moge tersebut merupakan buntut penganiayaan yang dilakukan anak pegawai DJP Jaksel, Rafael Alun Trisambodo mencuat di media sosial.
Masyarakat merasa kesal dengan penganiayaan yang dilakukan anak pejabat DJP yang juga dianggap sering pamer harta di medsos.</description><content:encoded>JAKARTA - Bambang Soesatyo (Bamsoet), Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengaku pihaknya menghargai keputusan Menkeu Sri Mulyani untuk membubarkan klub motor gede (moge) Blasting Rijder DJP.
Diketahui, tujuan Sri Mulyani membubarkan klub moge ini adalah agar masyarakat tidak mengaitkan hobi pejabat dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan.
&amp;ldquo;Itu kan untuk internal Kementerian Keuangan, yaitu Direktorat Jenderal Pajak,&amp;rdquo; kata Bamsoet, dikutip dari Antara, Selasa (28/2/2023).
BACA JUGA:Sri Mulyani Dibikin Kesal! Berikut Deretan Motor Mewah Milik Anggota Blasting Rijder DJP

Bamsoet menilai, tidak ada yang menghambat hobi moge selama uang yang digunakan untuk membeli motor adalah dari usaha sendiri.
Menurutnya, menggeluti hobi adalah salah satu cara menyeimbangkan hidup. Ia berharap di kemudian hari, tidak boleh ada yang sembarangan melarang orang menggeluti hobi.
Ia mencontohkan Sri Mulyani yang hobi menggeluti hobi naik sepeda dan tidak mempermasalahkannya.
BACA JUGA:Berapa Harga Mobil Jeep Rubicon Baru Seperti Milik Anak Pejabat Penganiaya David

&amp;ldquo;Kami-kami hobi otomotif, motor, mobil, ya, itu adalah hobi kami,&amp;rdquo; kata Bamsoet.
Seelumnya, klub moge pejabat DJP ramai jadi perbincangan publik usai Sri Mulyani meminta klub motor tersebut membubarkan diri. Pernyataan ini disampaikan Sri Mulyani dalam unggahan akun Instagram resminya (@smindrawati).
Langkah Sri Mulyani membubarkan klub moge tersebut diambil usai foto Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo yang sedang mengendarai moge tersebar di medsos. Foto tersebut, kata Sri, menimbulkan kemarahan masyarakat.&amp;ldquo;Kalau anda keliatan mewah bukannya anda keliatan keren, malah rakyat marah, dan anda dalam posisi defensif,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani.
Pembubaran klub moge tersebut merupakan buntut penganiayaan yang dilakukan anak pegawai DJP Jaksel, Rafael Alun Trisambodo mencuat di media sosial.
Masyarakat merasa kesal dengan penganiayaan yang dilakukan anak pejabat DJP yang juga dianggap sering pamer harta di medsos.</content:encoded></item></channel></rss>
