<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sarkofagus Berlapis Timah Berusia 2000 Tahun dengan Kondisi Terawat Berhasil Ditemukan di Gaza</title><description>Sebuah sarkofagus berusia 2.000 tahun, berlapis timah dan berasal dari era Romawi, berhasil ditemukan di jalur Gaza.&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/02/22/56/2769523/sarkofagus-berlapis-timah-berusia-2000-tahun-dengan-kondisi-terawat-berhasil-ditemukan-di-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/02/22/56/2769523/sarkofagus-berlapis-timah-berusia-2000-tahun-dengan-kondisi-terawat-berhasil-ditemukan-di-gaza"/><item><title>Sarkofagus Berlapis Timah Berusia 2000 Tahun dengan Kondisi Terawat Berhasil Ditemukan di Gaza</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/02/22/56/2769523/sarkofagus-berlapis-timah-berusia-2000-tahun-dengan-kondisi-terawat-berhasil-ditemukan-di-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/02/22/56/2769523/sarkofagus-berlapis-timah-berusia-2000-tahun-dengan-kondisi-terawat-berhasil-ditemukan-di-gaza</guid><pubDate>Kamis 23 Februari 2023 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Andera Wiyakintra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/22/56/2769523/sarkofagus-berlapis-timah-berusia-2000-tahun-dengan-kondisi-terawat-berhasil-ditemukan-di-gaza-Ou28xfiOQa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sarkofagus Berlapis Timah Berusia 2000 Tahun dengan Kondisi Terawat Berhasil Ditemukan di Gaza</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/22/56/2769523/sarkofagus-berlapis-timah-berusia-2000-tahun-dengan-kondisi-terawat-berhasil-ditemukan-di-gaza-Ou28xfiOQa.jpg</image><title>Sarkofagus Berlapis Timah Berusia 2000 Tahun dengan Kondisi Terawat Berhasil Ditemukan di Gaza</title></images><description>Sebuah sarkofagus berusia 2.000 tahun, berlapis timah dan berasal dari era Romawi, berhasil ditemukan oleh para arkeolog yang bekerja di jalur Gaza. Terletak hanya 500 meter (0,3 mil) dari laut di sepanjang pantai Gaza Utara, sarkofagus tersebut merupakan bagian dari tanah pekuburan Romawi besar yang baru ditemukan tahun lalu.
Proyek penggalian ini diawasi oleh Premi&amp;egrave;re Urgence Internationale, sebuah organisasi kemanusiaan asal Prancis yang mendukung proyek pelestarian warisan budaya di Gaza di bawah program yang disebut INTIQAL, dan didanai oleh British Council.
Sejauh ini, sekitar 90 kuburan individu dan kolektif telah ditemukan di situs kuno seluas 3.500 meter persegi (37.673 kaki persegi), tetapi para ahli percaya bahwa kuburan yang satu ini cukup istimewa dan kemungkinan besar milik seseorang yang terkemuka.
BACA JUGA:Penemuan Lingga Kayu dari Zaman Romawi Kuno, Bukti Alat Stimulasi Kenikmatan Sudah Ada Sejak Dulu
BACA JUGA:5 Penemuan Artefak yang Membingungkan Peneliti

Teori tersebut didasarkan pada lokasi pemakaman, yang semakin memperkuat kesimpulan bahwa pada zaman Romawi, hingga abad-abad berikutnya, peti mati dari timah dianggap sebagai cara yang &quot;mewah dan mahal&quot; untuk dimakamkan, seperti yang dilansir dari Iflscience.
Hingga saat ini, belum diketahui siapa yang dimakamkan di sarkofagus mewah tersebut. Peti mati tersebut telah dimasukkan ke dalam wadah kayu pelindung, siap untuk diteliti lebih lanjut oleh para ahli arkeologi lokal dan internasional.
Menurut pihak penggalian, analisis dari penemuan ini, yang akan mencakup identifikasi tulang, kemungkinan akan memakan waktu sekitar dua bulan.
Kondisi sarkofagus tersebut benar-benar terjaga, berkat fakta bahwa makam tersebut tetap tersegel dan tertutup selama 2.000 tahun di bawah tanah (jangka waktu yang dibuktikan dengan guci-guci tanah liat dan artefak lain yang ditemukan di pemakaman tersebut)
Sebagai tempat perdagangan penting bagi banyak peradaban sepanjang sejarah, wilayah Gaza penuh dengan peninggalan kuno sehingga banyak orang yang secara tidak sengaja menemukan peninggalan-peninggalan tersebut.
Tahun lalu saja, sebuah bagian dari patung dewi Kanaan yang berusia 4.500 tahun ditemukan di ladang petani, dan mosaik Bizantium yang penuh dengan hiasan ditemukan secara tidak sengaja ketika sedang menanam pohon.</description><content:encoded>Sebuah sarkofagus berusia 2.000 tahun, berlapis timah dan berasal dari era Romawi, berhasil ditemukan oleh para arkeolog yang bekerja di jalur Gaza. Terletak hanya 500 meter (0,3 mil) dari laut di sepanjang pantai Gaza Utara, sarkofagus tersebut merupakan bagian dari tanah pekuburan Romawi besar yang baru ditemukan tahun lalu.
Proyek penggalian ini diawasi oleh Premi&amp;egrave;re Urgence Internationale, sebuah organisasi kemanusiaan asal Prancis yang mendukung proyek pelestarian warisan budaya di Gaza di bawah program yang disebut INTIQAL, dan didanai oleh British Council.
Sejauh ini, sekitar 90 kuburan individu dan kolektif telah ditemukan di situs kuno seluas 3.500 meter persegi (37.673 kaki persegi), tetapi para ahli percaya bahwa kuburan yang satu ini cukup istimewa dan kemungkinan besar milik seseorang yang terkemuka.
BACA JUGA:Penemuan Lingga Kayu dari Zaman Romawi Kuno, Bukti Alat Stimulasi Kenikmatan Sudah Ada Sejak Dulu
BACA JUGA:5 Penemuan Artefak yang Membingungkan Peneliti

Teori tersebut didasarkan pada lokasi pemakaman, yang semakin memperkuat kesimpulan bahwa pada zaman Romawi, hingga abad-abad berikutnya, peti mati dari timah dianggap sebagai cara yang &quot;mewah dan mahal&quot; untuk dimakamkan, seperti yang dilansir dari Iflscience.
Hingga saat ini, belum diketahui siapa yang dimakamkan di sarkofagus mewah tersebut. Peti mati tersebut telah dimasukkan ke dalam wadah kayu pelindung, siap untuk diteliti lebih lanjut oleh para ahli arkeologi lokal dan internasional.
Menurut pihak penggalian, analisis dari penemuan ini, yang akan mencakup identifikasi tulang, kemungkinan akan memakan waktu sekitar dua bulan.
Kondisi sarkofagus tersebut benar-benar terjaga, berkat fakta bahwa makam tersebut tetap tersegel dan tertutup selama 2.000 tahun di bawah tanah (jangka waktu yang dibuktikan dengan guci-guci tanah liat dan artefak lain yang ditemukan di pemakaman tersebut)
Sebagai tempat perdagangan penting bagi banyak peradaban sepanjang sejarah, wilayah Gaza penuh dengan peninggalan kuno sehingga banyak orang yang secara tidak sengaja menemukan peninggalan-peninggalan tersebut.
Tahun lalu saja, sebuah bagian dari patung dewi Kanaan yang berusia 4.500 tahun ditemukan di ladang petani, dan mosaik Bizantium yang penuh dengan hiasan ditemukan secara tidak sengaja ketika sedang menanam pohon.</content:encoded></item></channel></rss>
