<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wow! Industri Otomotif 2022 Menjanjikan, MTF Cetak Laba 205%</title><description>MTF&amp;nbsp;mencatatkan keuntungan yang positif sepanjang 2022. Anak perusahaan Bank Mandiri ini membukukan laba hingga 205% dibanding tahun 2021.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/02/08/52/2761417/wow-industri-otomotif-2022-menjanjikan-mtf-cetak-laba-205</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/02/08/52/2761417/wow-industri-otomotif-2022-menjanjikan-mtf-cetak-laba-205"/><item><title>Wow! Industri Otomotif 2022 Menjanjikan, MTF Cetak Laba 205%</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/02/08/52/2761417/wow-industri-otomotif-2022-menjanjikan-mtf-cetak-laba-205</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/02/08/52/2761417/wow-industri-otomotif-2022-menjanjikan-mtf-cetak-laba-205</guid><pubDate>Rabu 08 Februari 2023 17:19 WIB</pubDate><dc:creator>Citra Dara Vresti Trisna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/08/52/2761417/wow-industri-otomotif-2022-menjanjikan-mtf-cetak-laba-205-WNawIaTCNQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/08/52/2761417/wow-industri-otomotif-2022-menjanjikan-mtf-cetak-laba-205-WNawIaTCNQ.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Mandiri Tunas Finance (MTF) mencatatkan keuntungan yang positif sepanjang 2022. Anak perusahaan Bank Mandiri ini membukukan laba hingga 205% dibanding tahun 2021.
Dikutip dari Antara, kenaikan penjualan tersebut membuat MTF berhasil meraup keuntungan hingga Rp750 miliar dibandingkan tahun 2021 yang hanya sebesar Rp245 miliar disusul dengan tingkat pembiayaan yang mencapai Rp27,8 triliun.
Direktur Utama MTF Pinohadi G Sumardi mengatakan, tema &amp;ldquo;Elevate Business to The Next Level&amp;rdquo; berhasil membawa MTF mencetak hasil kerja yang cemerlang dengan mencatatkan keuntungan hingga 205% atau lebih dari dua kali lipat.
BACA JUGA:Lakukan Cara Ini Agar Kredit Anda Diterima Leasing

Kenaikan laba yang didapat, kata Pinohadi, juga diikuti oleh kualitas kredit yang juga semakin baik. Karena, menurut dia, kredit bermasalah non performing loan (NPL) hanya sebesar 0,71%.
&amp;ldquo;Kita optimis menyongsong tahun 2023, siap menghadapi tantangan serta berkompetisi pada dunia industri pembiayaan serta mewujudkan mimpi menjadi perusahaan pembiayaan nomor 1 di Indonesia,&amp;rdquo; kata Pinohadi, dikutip dari Antara, Rabu (8/12/2023).
Begitu juga dengan return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) juga semakin membaik. Pada tahun ini ROA mencapai 4,50% dan ROE sebesar 28,14%.
BACA JUGA:Hadapi Ancaman Resesi, MUF: Pembiayaan Otomotif Akan Tumbuh di Tahun 2023

MTF menilai, peningkatan keuntungan yang cukup signifikan pada tahun ini disebabkan oleh pemaksimalan bisnis captive market melalui kolaborasi Mandiri Group. Peningkatan keuntungan juga terjadi karena ada optimalisasi database dan akselerasi bisnis berbasis dealership serta diversifikasi bisnis.
Menurutnya, kesuksesan ini tidak lepas dari peran seluruh pihak MTF selaku perusahaan pembiayaan. Selain itu, dukungan Bank Mandiri membuat MTF terus tumbuh secara konsisten untuk menjadi perusahaan pembiayaan di sektor otomotif.
Adapun pembiayaan yang diberikan meliputi pembiayaan mobil baru, kendaraan niagam, moge, material handling, dan multiguna. Pembiayaan tersebut dilayani di 99 kantor cabang di seluruh Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Mandiri Tunas Finance (MTF) mencatatkan keuntungan yang positif sepanjang 2022. Anak perusahaan Bank Mandiri ini membukukan laba hingga 205% dibanding tahun 2021.
Dikutip dari Antara, kenaikan penjualan tersebut membuat MTF berhasil meraup keuntungan hingga Rp750 miliar dibandingkan tahun 2021 yang hanya sebesar Rp245 miliar disusul dengan tingkat pembiayaan yang mencapai Rp27,8 triliun.
Direktur Utama MTF Pinohadi G Sumardi mengatakan, tema &amp;ldquo;Elevate Business to The Next Level&amp;rdquo; berhasil membawa MTF mencetak hasil kerja yang cemerlang dengan mencatatkan keuntungan hingga 205% atau lebih dari dua kali lipat.
BACA JUGA:Lakukan Cara Ini Agar Kredit Anda Diterima Leasing

Kenaikan laba yang didapat, kata Pinohadi, juga diikuti oleh kualitas kredit yang juga semakin baik. Karena, menurut dia, kredit bermasalah non performing loan (NPL) hanya sebesar 0,71%.
&amp;ldquo;Kita optimis menyongsong tahun 2023, siap menghadapi tantangan serta berkompetisi pada dunia industri pembiayaan serta mewujudkan mimpi menjadi perusahaan pembiayaan nomor 1 di Indonesia,&amp;rdquo; kata Pinohadi, dikutip dari Antara, Rabu (8/12/2023).
Begitu juga dengan return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) juga semakin membaik. Pada tahun ini ROA mencapai 4,50% dan ROE sebesar 28,14%.
BACA JUGA:Hadapi Ancaman Resesi, MUF: Pembiayaan Otomotif Akan Tumbuh di Tahun 2023

MTF menilai, peningkatan keuntungan yang cukup signifikan pada tahun ini disebabkan oleh pemaksimalan bisnis captive market melalui kolaborasi Mandiri Group. Peningkatan keuntungan juga terjadi karena ada optimalisasi database dan akselerasi bisnis berbasis dealership serta diversifikasi bisnis.
Menurutnya, kesuksesan ini tidak lepas dari peran seluruh pihak MTF selaku perusahaan pembiayaan. Selain itu, dukungan Bank Mandiri membuat MTF terus tumbuh secara konsisten untuk menjadi perusahaan pembiayaan di sektor otomotif.
Adapun pembiayaan yang diberikan meliputi pembiayaan mobil baru, kendaraan niagam, moge, material handling, dan multiguna. Pembiayaan tersebut dilayani di 99 kantor cabang di seluruh Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
