<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TMC: Penjualan Kendaraan Tetap Stabil Tapi Melorot di Jepang</title><description>Toyota Motor Corporation mengumumkan penjualan kendaraan pada periode Januari-November 2022 lebih dari 9,5 juta unit.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/01/05/52/2741043/tmc-penjualan-kendaraan-tetap-stabil-tapi-melorot-di-jepang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/01/05/52/2741043/tmc-penjualan-kendaraan-tetap-stabil-tapi-melorot-di-jepang"/><item><title>TMC: Penjualan Kendaraan Tetap Stabil Tapi Melorot di Jepang</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/01/05/52/2741043/tmc-penjualan-kendaraan-tetap-stabil-tapi-melorot-di-jepang</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/01/05/52/2741043/tmc-penjualan-kendaraan-tetap-stabil-tapi-melorot-di-jepang</guid><pubDate>Kamis 05 Januari 2023 21:56 WIB</pubDate><dc:creator>Citra Dara Vresti Trisna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/05/52/2741043/tmc-penjualan-kendaraan-tetap-stabil-tapi-melorot-di-jepang-cBJK8IoZk7.png" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/05/52/2741043/tmc-penjualan-kendaraan-tetap-stabil-tapi-melorot-di-jepang-cBJK8IoZk7.png</image><title>Ilustrasi. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Toyota Motor Corp (TMC) mengumumkan penjualan kendaraan pada periode Januari-November 2022 lebih dari 9,5 juta unit. Pabrikan mobil asal Jepang itu menilai, jumlah tersebut relatif stabil.
Dikutip dari Antara, penjualan kendaraan Toyota di pasar lokal Jepang justru melemah. Toyota menyebut, penurunan penjualan hingga sekitar 9,6% atau sekitar 1,7juta unit kendaraan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Pihak Toyota menyebut, penjualan kendaraan secara global meningkat pesat pada November 2022. Bahkan, peningkatan terebut melampaui penjualan Toyota di bulan yang sama di tahun 2021.
BACA JUGA:Produksi Kendaraan Toyota Meningkat Secara Global, Masalah Semikonduktor Selesai?&amp;nbsp;

Penjualan pada bulan November 2022 mencapai 884.112 unit. Jumlah tersebut lebih tinggi 3,7% dibandingkan sebelumnya. Adapun wilayah yang menyumbang penjualan terbesar pada November adalah Amerika Utara.
&amp;ldquo;Selain rebound dari dampak kekurangan pasokan suku cadang terkait penyebaran Covid-19 di Asia Tenggara pada tahun sebelumnya,&amp;rdquo; kata Toyota, dikutip dari Antara, Kamis (5/1/2023).
BACA JUGA:Mengintip Penjualan Mobil SUV di Indonesia, Toyota Raize Memimpin

Toyota Motor Corp mengungkapkan, penjualan kendaraan yang mencapai 9,5 juta unit, 8,7 juta unit disumbang oleh merek Toyota, disusul Daihatsu sebanyak 700.600 unit dan merek Hino dengan 137.015 unit.
Toyota menyebut, penjualan kendaraan pada tahun ini bakal sulit diprediksi karena masih dihantui berbagai kelangkaan chip semikonduktor. Kondisi ini tidak hanya dialami Toyota, tapi juga semua produsen kendaraan.Meski begitu, Toyota mengaku pihaknya bakal memantau situasi pasokan suku cadang serta meminimalisasi penurunan produksi kendaraan. Toyota juga berjanji bakal mempercepat pengiriman kendaraan dalam jumlah banyak dan cepat kepada pelanggan.
Selain itu, peningkatan kasus Covid-19 di beberapa negara juga bakal diwaspadai karena dapat mempengaruhi ekonomi dan penjualan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Toyota Motor Corp (TMC) mengumumkan penjualan kendaraan pada periode Januari-November 2022 lebih dari 9,5 juta unit. Pabrikan mobil asal Jepang itu menilai, jumlah tersebut relatif stabil.
Dikutip dari Antara, penjualan kendaraan Toyota di pasar lokal Jepang justru melemah. Toyota menyebut, penurunan penjualan hingga sekitar 9,6% atau sekitar 1,7juta unit kendaraan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Pihak Toyota menyebut, penjualan kendaraan secara global meningkat pesat pada November 2022. Bahkan, peningkatan terebut melampaui penjualan Toyota di bulan yang sama di tahun 2021.
BACA JUGA:Produksi Kendaraan Toyota Meningkat Secara Global, Masalah Semikonduktor Selesai?&amp;nbsp;

Penjualan pada bulan November 2022 mencapai 884.112 unit. Jumlah tersebut lebih tinggi 3,7% dibandingkan sebelumnya. Adapun wilayah yang menyumbang penjualan terbesar pada November adalah Amerika Utara.
&amp;ldquo;Selain rebound dari dampak kekurangan pasokan suku cadang terkait penyebaran Covid-19 di Asia Tenggara pada tahun sebelumnya,&amp;rdquo; kata Toyota, dikutip dari Antara, Kamis (5/1/2023).
BACA JUGA:Mengintip Penjualan Mobil SUV di Indonesia, Toyota Raize Memimpin

Toyota Motor Corp mengungkapkan, penjualan kendaraan yang mencapai 9,5 juta unit, 8,7 juta unit disumbang oleh merek Toyota, disusul Daihatsu sebanyak 700.600 unit dan merek Hino dengan 137.015 unit.
Toyota menyebut, penjualan kendaraan pada tahun ini bakal sulit diprediksi karena masih dihantui berbagai kelangkaan chip semikonduktor. Kondisi ini tidak hanya dialami Toyota, tapi juga semua produsen kendaraan.Meski begitu, Toyota mengaku pihaknya bakal memantau situasi pasokan suku cadang serta meminimalisasi penurunan produksi kendaraan. Toyota juga berjanji bakal mempercepat pengiriman kendaraan dalam jumlah banyak dan cepat kepada pelanggan.
Selain itu, peningkatan kasus Covid-19 di beberapa negara juga bakal diwaspadai karena dapat mempengaruhi ekonomi dan penjualan.</content:encoded></item></channel></rss>
