<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krisis Semikonduktor Jadi Penghambat, AISI Takut Pasang Target Tinggi pada 2023</title><description>AISI mengungkapkan tahun ini gagal mencapai target penjualan 5,4 juta motor.&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/31/52/2737825/krisis-semikonduktor-jadi-penghambat-aisi-takut-pasang-target-tinggi-pada-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/31/52/2737825/krisis-semikonduktor-jadi-penghambat-aisi-takut-pasang-target-tinggi-pada-2023"/><item><title>Krisis Semikonduktor Jadi Penghambat, AISI Takut Pasang Target Tinggi pada 2023</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/31/52/2737825/krisis-semikonduktor-jadi-penghambat-aisi-takut-pasang-target-tinggi-pada-2023</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/31/52/2737825/krisis-semikonduktor-jadi-penghambat-aisi-takut-pasang-target-tinggi-pada-2023</guid><pubDate>Sabtu 31 Desember 2022 16:37 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/31/52/2737825/krisis-semikonduktor-jadi-penghambat-aisi-takut-pasang-target-tinggi-pada-2023-oqvdIdytms.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IMOS 2022. (Foto: MNC/Fadli)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/31/52/2737825/krisis-semikonduktor-jadi-penghambat-aisi-takut-pasang-target-tinggi-pada-2023-oqvdIdytms.jpg</image><title>IMOS 2022. (Foto: MNC/Fadli)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengungkapkan, target penjualan sepeda motor sebesar 5,4 juta unit gagal terpenuhi. Salah satu faktor penyebab kegagalan ini adalah krisis chip semikonduktor.
Ketua Bidang Komersil AISI Sigit Kumala mengatakan, krisis semikonduktor bakal mempengaruhi keberhasilan mencapai target pada 2023. Sigit mengungkapkan, pihaknya sempat mendiskusikan terkait kemungkinan mencapai target penjualan 5,6 juta sepeda motor pada 2023.
&amp;ldquo;Untuk tahun ini awalnya memang kita menargetkan 5,4 juta. Penyebabnya masih sama, karena dari bulan April sampai Juli terkendala suplai chip semikonduktor,&amp;rdquo; kata Sigit saat dihubungi MNC Portal.
BACA JUGA:AISI Targetkan Jual 5,4 Juta Motor di IMOS 2022

Pada pertengahan tahun ini, AISI menargetkan penjualan sepeda motor sebanyak 5,6 juta unit pada 2023. Itu terjadi karena kondisi pasar yang sangat positif setelah mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Ini mau dibicarakan lagi terlebih dahulu dengan anggota AISI, karena itu (target) baru hitungan kasarnya saja. Harapanya begitu, kalau bisa penjualan tahun depan lebih dari 5 juta unit,&amp;rdquo; ujarnya.
Sigit juga menegaskan para anggota AISI yang terdiri dari Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS sepakat untuk tidak terlalu memasang target terlalu besar untuk tahun depan. Mengingat ada isu resesi yang membuat konsumen menahan diri dalam mengeluarkan uang.
BACA JUGA:Ketua AISI Menjamin Beli Motor di Pameran IMOS 2022 Bebas Inden

&amp;ldquo;Kami berpikiran positif saja. Memang ada resesi, tapi hanya di beberapa negara. Harapannya di Indonesia nggak terjadi resesi. Melihat situasi yang ada saat ini, daya beli masih terjaga. Mungkin di daerah komoditi yang akan terpengaruh,&amp;rdquo; ucapnya.
Berdasarkan data penjualan sepeda motor yang dikelola oleh AISI yang didapatkan dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin), penjualan kendaraan roda dua sejak Januar sampai November 2022 mencapai 4.738.216 unit.Penjualan terbesar terdapat pada bulan November sebanyak 588.269 unit setelah beberapa produsen mengeluarkan model baru. Sementara segmen skuter metik masih mendominasi penjualan sebesar 87,48 persen.
&amp;ldquo;Kami belum menentukan (target) secara pasti, karena masih menunggu kesepalatan dari semua anggota AISI. Sebenarnya suplai chip semikonduktor juga sudah lebih baik, hanya saja untuk tipe-tipe tertentu masih bermasalah,&amp;rdquo; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengungkapkan, target penjualan sepeda motor sebesar 5,4 juta unit gagal terpenuhi. Salah satu faktor penyebab kegagalan ini adalah krisis chip semikonduktor.
Ketua Bidang Komersil AISI Sigit Kumala mengatakan, krisis semikonduktor bakal mempengaruhi keberhasilan mencapai target pada 2023. Sigit mengungkapkan, pihaknya sempat mendiskusikan terkait kemungkinan mencapai target penjualan 5,6 juta sepeda motor pada 2023.
&amp;ldquo;Untuk tahun ini awalnya memang kita menargetkan 5,4 juta. Penyebabnya masih sama, karena dari bulan April sampai Juli terkendala suplai chip semikonduktor,&amp;rdquo; kata Sigit saat dihubungi MNC Portal.
BACA JUGA:AISI Targetkan Jual 5,4 Juta Motor di IMOS 2022

Pada pertengahan tahun ini, AISI menargetkan penjualan sepeda motor sebanyak 5,6 juta unit pada 2023. Itu terjadi karena kondisi pasar yang sangat positif setelah mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Ini mau dibicarakan lagi terlebih dahulu dengan anggota AISI, karena itu (target) baru hitungan kasarnya saja. Harapanya begitu, kalau bisa penjualan tahun depan lebih dari 5 juta unit,&amp;rdquo; ujarnya.
Sigit juga menegaskan para anggota AISI yang terdiri dari Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS sepakat untuk tidak terlalu memasang target terlalu besar untuk tahun depan. Mengingat ada isu resesi yang membuat konsumen menahan diri dalam mengeluarkan uang.
BACA JUGA:Ketua AISI Menjamin Beli Motor di Pameran IMOS 2022 Bebas Inden

&amp;ldquo;Kami berpikiran positif saja. Memang ada resesi, tapi hanya di beberapa negara. Harapannya di Indonesia nggak terjadi resesi. Melihat situasi yang ada saat ini, daya beli masih terjaga. Mungkin di daerah komoditi yang akan terpengaruh,&amp;rdquo; ucapnya.
Berdasarkan data penjualan sepeda motor yang dikelola oleh AISI yang didapatkan dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin), penjualan kendaraan roda dua sejak Januar sampai November 2022 mencapai 4.738.216 unit.Penjualan terbesar terdapat pada bulan November sebanyak 588.269 unit setelah beberapa produsen mengeluarkan model baru. Sementara segmen skuter metik masih mendominasi penjualan sebesar 87,48 persen.
&amp;ldquo;Kami belum menentukan (target) secara pasti, karena masih menunggu kesepalatan dari semua anggota AISI. Sebenarnya suplai chip semikonduktor juga sudah lebih baik, hanya saja untuk tipe-tipe tertentu masih bermasalah,&amp;rdquo; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
