<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepincut Mobil Listrik Wuling Air Ev? Ternyata Segini Lho Biaya Perawatannya</title><description>Wuling Air Ev dengan kapasitas baterai 14,3 kWH memerlukan waktu pengisian daya 8,5 jam.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/12/52/2725813/kepincut-mobil-listrik-wuling-air-ev-ternyata-segini-lho-biaya-perawatannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/12/52/2725813/kepincut-mobil-listrik-wuling-air-ev-ternyata-segini-lho-biaya-perawatannya"/><item><title>Kepincut Mobil Listrik Wuling Air Ev? Ternyata Segini Lho Biaya Perawatannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/12/52/2725813/kepincut-mobil-listrik-wuling-air-ev-ternyata-segini-lho-biaya-perawatannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/12/52/2725813/kepincut-mobil-listrik-wuling-air-ev-ternyata-segini-lho-biaya-perawatannya</guid><pubDate>Selasa 13 Desember 2022 01:30 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/12/52/2725813/kepincut-mobil-listrik-wuling-air-ev-ternyata-segini-lho-biaya-perawatannya-RA4uc0xsDJ.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Mobil Wuling Air EV (Foto: Instagram/@wulingjensud)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/12/52/2725813/kepincut-mobil-listrik-wuling-air-ev-ternyata-segini-lho-biaya-perawatannya-RA4uc0xsDJ.JPG</image><title>Mobil Wuling Air EV (Foto: Instagram/@wulingjensud)</title></images><description>KEHADIRAN mobil listrik diyakini mampu membawa banyak keuntungan. Selain ramah lingkungan lantaran tak menghasilkan gas buang, biaya operasional mobil listrik juga diklaim sangat ramah di kantong.
Namun, sejumlah pihak berpendapat bahwa biaya kepemilikan mobil listrik justru lebih mahal ketimbang mobil konvensional. Benarkah demikian?
Tak dipungkiri jika mobil listrik tidak hanya menawarkan kepraktisan berkendara dan mobilitas yang ramah lingkungan, namun bisa membuat pengeluaran kepemilikan kendaraan menjadi lebih hemat karena tak perlu membeli bensin.
Salah satu contohnya mobil listrik Wuling Air Ev. Ya, hanya dengan sekali pengisian daya listrik, pengguna bisa menempuh perjalanan sejauh maksimal 200 kilometer (tipe standard range) dan maksimal 300 kilometer (tipe long range), demikian melansir siaran pers resmi Wuling, Senin, 12 Desember 2022.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Pastikan Air Ev Tetap Prima, Wuling Motors Sediakan Pusat Perawatan Kendaraan

BACA JUGA:&amp;nbsp;Terlibat di KTT G20, Wuling: Jadi Tonggak Sejarah Elektrifikasi di Indonesia



Pemilik tidak perlu repot mencari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), karena Wuling menyediakan system easy charging sehingga bisa diisi ulang di rumah berbentuk Socket Box dan optional Charging Pillar.
Untuk tipe standard, Wuling Air Ev dengan kapasitas baterai 14,3 kWH memerlukan waktu pengisian daya 8,5 jam dengan daya 2.0 kW. Sedangkan tipe Long Range berkapasitas baterai 26,7 kWH, hanya perlu waktu 4 jam untuk isi baterai dengan daya 6,6 kW.
Sebagai gambaran, biaya pengisian baterai mobil listrik berkisar Rp1.700 - Rp1.800 per 1.3 kWh. Sedangkan biaya pengisian BBM berkisar Rp10.000 - Rp17.000 per liter (tergantung jenis BBM yang Anda pakai).
Artinya, jika harga pengisian listrik (Rp2.340/1 kWh), maka dana yang diperlukan untuk mengisi Wuling Air Ev tipe Long Range dengan 26,7 kWH hanyalah Rp62 ribu. Harganya lebih murah jika mengisi Air Ev varian standar yakni 14,3 kWh sebesar Rp33,4 ribu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNy8xOS84LzEyMDI2Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan perhitungan tersebut, mobil listrik hanya membutuhkan biaya pengisian daya sekitar Rp200 ribu untuk perjalanan dari Jakarta ke Bali. Sedangkan pada mobil konvensional, membutuhkan biaya bensin sekitar Rp1,2 juta untuk rute tersebut.Dikutip dari siaran pers Kemenperin.go.id, berdasarkan hasil studi dan riset Kementerian Perindustrian dengan menggandeng Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi serta industri otomotif menunjukkan bahwa mobil listrik dinilai mampu menghemat energi hingga 80 persen jika dibandingkan dengan mobil konvensional yang menggunakan BBM.
Penggunaan mobil listrik juga dapat menghemat BBM hingga dua kali lipat jika dibandingkan saat memakai bahan bakar B20.
Biaya perawatan Wuling Air Ev
Selain biaya operasional harian yang jauh lebih murah, ongkos perawatan atau biaya kepemilikan Wuling Air ev ternyata cukup terjangkau. Pasalnya, penggunaan komponen lebih sedikit dari mobil konvensional.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Mengenal Lebih Jauh Fitur Easy Charging Wuling Air EV


(Foto: Wuling Motors)
Wuling Motors menyampaikan bahwa total biaya perawatan mobil Wuling Air Ev sampai 100.000 Km atau kepemilikan 5 tahun, adalah Rp3,9 Jutaan (belum termasuk pajak). Biaya ini termasuk servis, ganti komponen, dan jasa perawatan berkala di bengkel resmi.
Jadi, per tahun pemilik cukup menyiapkan dana Rp782.000 untuk perawatan mobil listrik mungil ini.
Biaya lain yang harus dikeluarkan pemilik yang perlu dibayarkan per tahun hanya Rp385.500. Ditambah dengan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp143.000. Sehingga totalnya menjadi Rp528.500.
Alhasil, jika ditotal secara keseluruhan, maka biaya kepemilikan mobil listrik Wuling Air Ev setiap tahunnya sangat terjangkau.</description><content:encoded>KEHADIRAN mobil listrik diyakini mampu membawa banyak keuntungan. Selain ramah lingkungan lantaran tak menghasilkan gas buang, biaya operasional mobil listrik juga diklaim sangat ramah di kantong.
Namun, sejumlah pihak berpendapat bahwa biaya kepemilikan mobil listrik justru lebih mahal ketimbang mobil konvensional. Benarkah demikian?
Tak dipungkiri jika mobil listrik tidak hanya menawarkan kepraktisan berkendara dan mobilitas yang ramah lingkungan, namun bisa membuat pengeluaran kepemilikan kendaraan menjadi lebih hemat karena tak perlu membeli bensin.
Salah satu contohnya mobil listrik Wuling Air Ev. Ya, hanya dengan sekali pengisian daya listrik, pengguna bisa menempuh perjalanan sejauh maksimal 200 kilometer (tipe standard range) dan maksimal 300 kilometer (tipe long range), demikian melansir siaran pers resmi Wuling, Senin, 12 Desember 2022.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Pastikan Air Ev Tetap Prima, Wuling Motors Sediakan Pusat Perawatan Kendaraan

BACA JUGA:&amp;nbsp;Terlibat di KTT G20, Wuling: Jadi Tonggak Sejarah Elektrifikasi di Indonesia



Pemilik tidak perlu repot mencari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), karena Wuling menyediakan system easy charging sehingga bisa diisi ulang di rumah berbentuk Socket Box dan optional Charging Pillar.
Untuk tipe standard, Wuling Air Ev dengan kapasitas baterai 14,3 kWH memerlukan waktu pengisian daya 8,5 jam dengan daya 2.0 kW. Sedangkan tipe Long Range berkapasitas baterai 26,7 kWH, hanya perlu waktu 4 jam untuk isi baterai dengan daya 6,6 kW.
Sebagai gambaran, biaya pengisian baterai mobil listrik berkisar Rp1.700 - Rp1.800 per 1.3 kWh. Sedangkan biaya pengisian BBM berkisar Rp10.000 - Rp17.000 per liter (tergantung jenis BBM yang Anda pakai).
Artinya, jika harga pengisian listrik (Rp2.340/1 kWh), maka dana yang diperlukan untuk mengisi Wuling Air Ev tipe Long Range dengan 26,7 kWH hanyalah Rp62 ribu. Harganya lebih murah jika mengisi Air Ev varian standar yakni 14,3 kWh sebesar Rp33,4 ribu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNy8xOS84LzEyMDI2Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan perhitungan tersebut, mobil listrik hanya membutuhkan biaya pengisian daya sekitar Rp200 ribu untuk perjalanan dari Jakarta ke Bali. Sedangkan pada mobil konvensional, membutuhkan biaya bensin sekitar Rp1,2 juta untuk rute tersebut.Dikutip dari siaran pers Kemenperin.go.id, berdasarkan hasil studi dan riset Kementerian Perindustrian dengan menggandeng Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi serta industri otomotif menunjukkan bahwa mobil listrik dinilai mampu menghemat energi hingga 80 persen jika dibandingkan dengan mobil konvensional yang menggunakan BBM.
Penggunaan mobil listrik juga dapat menghemat BBM hingga dua kali lipat jika dibandingkan saat memakai bahan bakar B20.
Biaya perawatan Wuling Air Ev
Selain biaya operasional harian yang jauh lebih murah, ongkos perawatan atau biaya kepemilikan Wuling Air ev ternyata cukup terjangkau. Pasalnya, penggunaan komponen lebih sedikit dari mobil konvensional.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Mengenal Lebih Jauh Fitur Easy Charging Wuling Air EV


(Foto: Wuling Motors)
Wuling Motors menyampaikan bahwa total biaya perawatan mobil Wuling Air Ev sampai 100.000 Km atau kepemilikan 5 tahun, adalah Rp3,9 Jutaan (belum termasuk pajak). Biaya ini termasuk servis, ganti komponen, dan jasa perawatan berkala di bengkel resmi.
Jadi, per tahun pemilik cukup menyiapkan dana Rp782.000 untuk perawatan mobil listrik mungil ini.
Biaya lain yang harus dikeluarkan pemilik yang perlu dibayarkan per tahun hanya Rp385.500. Ditambah dengan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp143.000. Sehingga totalnya menjadi Rp528.500.
Alhasil, jika ditotal secara keseluruhan, maka biaya kepemilikan mobil listrik Wuling Air Ev setiap tahunnya sangat terjangkau.</content:encoded></item></channel></rss>
