<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Mudah Merawat Busi Motor, Jangan Gunakan Ampelas</title><description>Agar motor tetap dapat bekerja dengan baik, pemilik motor perlu merawat busi agar perjalanan tidak terganggu.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/08/87/2723434/tips-mudah-merawat-busi-motor-jangan-gunakan-ampelas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/08/87/2723434/tips-mudah-merawat-busi-motor-jangan-gunakan-ampelas"/><item><title>Tips Mudah Merawat Busi Motor, Jangan Gunakan Ampelas</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/08/87/2723434/tips-mudah-merawat-busi-motor-jangan-gunakan-ampelas</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/08/87/2723434/tips-mudah-merawat-busi-motor-jangan-gunakan-ampelas</guid><pubDate>Kamis 08 Desember 2022 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Fahrul Rozi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/08/87/2723434/tips-mudah-merawat-busi-motor-jangan-gunakan-ampelas-x3Q8KUltIg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/08/87/2723434/tips-mudah-merawat-busi-motor-jangan-gunakan-ampelas-x3Q8KUltIg.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Busi merupakan salah satu komponen penting pada motor. Komponen ini berfungsi untuk memberikan percikan api untuk membakar udara dan bahan bakar yang ada di ruang mesin.
Agar motor tetap dapat bekerja dengan baik, pemilik motor perlu merawat komponen ini agar perjalanan tidak terganggu. Berikut cara mudah merawat busi motor.
1. Cek busi secara berkala
Meski komponen ini jarang rusak, tapi tidak ada salahnya memeriksa komponen ini secara berkala sebelum atau sesudah menggunakan motor untuk perjalanan jarak jauh.
BACA JUGA:Tips Merawat Motor 2-Tak, Jangan Telat Isi Oli Samping

Pengecekan komponen ini setidaknya perlu dilakukan seminggu sekali. Semakin baik kondisi kendaraan maka peluang busi kotor semakin kecil. Selain itu, busi motor juga rawan kotor usai digunakan untuk perjalanan jauh.
2. Periksa ketebalan kerak pada kepala busi
Bagian penting yang harus diperiksa pada busi adalah di bagian kepalanya. Semakin sering motor digunakan, kepala busi akan semakin kotor atau berkerak.
BACA JUGA:Dear Bikers, Ini 5 Tips Merawat Motor di Musim Hujan

Jika busi sudah berwarna hitam dan kerak di kepala busi sudah tebal sebaiknya bersihkan kotoran tersebut dengan menggunakan alat yang tepat.
Kepala busi yang kotor berpengaruh pada performa busi, terutama dalam memberikan tegangan dan juga memberikan percikan api.3. Jangan gunakan ampelas membersihkan kerak busi
Membersihkan kerak pada kepala busi sebaiknya tidak dilakukan dengan menggunakan ampelas atau sikat kawat. Karena, ampelas memiliki zat abrasif yang sama dengan zat di busi.
Apabila keduanya saling bertemu akan terjadi pengikisan pada busi. Oleh karena itu, gunakan sikat gigi biasa untuk membersihkan busi. Selain disikat, semprot busi dengan menggunakan semprotan angin.
4. Periksa kerapatan kepala busi
Perawatan lainnya pada busi adalah memeriksa kerapatan kepala busi. Kepala busi membutuhkan ruang agar dapat bekerja dengan baik. Pastikan kepala busi tidak terlalu renggang dan tidak terlalu rapat.
5. Mengecek busi sesuai ketentuan
Idealnya, busi motor harus segera diganti baru ketika sudah memasuki jarak 2.000-3.000 km. Jika kendaraan sudah mencapai jarak tersebut, berarti performa busi sudah menurun dan butuh segera diganti.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Busi merupakan salah satu komponen penting pada motor. Komponen ini berfungsi untuk memberikan percikan api untuk membakar udara dan bahan bakar yang ada di ruang mesin.
Agar motor tetap dapat bekerja dengan baik, pemilik motor perlu merawat komponen ini agar perjalanan tidak terganggu. Berikut cara mudah merawat busi motor.
1. Cek busi secara berkala
Meski komponen ini jarang rusak, tapi tidak ada salahnya memeriksa komponen ini secara berkala sebelum atau sesudah menggunakan motor untuk perjalanan jarak jauh.
BACA JUGA:Tips Merawat Motor 2-Tak, Jangan Telat Isi Oli Samping

Pengecekan komponen ini setidaknya perlu dilakukan seminggu sekali. Semakin baik kondisi kendaraan maka peluang busi kotor semakin kecil. Selain itu, busi motor juga rawan kotor usai digunakan untuk perjalanan jauh.
2. Periksa ketebalan kerak pada kepala busi
Bagian penting yang harus diperiksa pada busi adalah di bagian kepalanya. Semakin sering motor digunakan, kepala busi akan semakin kotor atau berkerak.
BACA JUGA:Dear Bikers, Ini 5 Tips Merawat Motor di Musim Hujan

Jika busi sudah berwarna hitam dan kerak di kepala busi sudah tebal sebaiknya bersihkan kotoran tersebut dengan menggunakan alat yang tepat.
Kepala busi yang kotor berpengaruh pada performa busi, terutama dalam memberikan tegangan dan juga memberikan percikan api.3. Jangan gunakan ampelas membersihkan kerak busi
Membersihkan kerak pada kepala busi sebaiknya tidak dilakukan dengan menggunakan ampelas atau sikat kawat. Karena, ampelas memiliki zat abrasif yang sama dengan zat di busi.
Apabila keduanya saling bertemu akan terjadi pengikisan pada busi. Oleh karena itu, gunakan sikat gigi biasa untuk membersihkan busi. Selain disikat, semprot busi dengan menggunakan semprotan angin.
4. Periksa kerapatan kepala busi
Perawatan lainnya pada busi adalah memeriksa kerapatan kepala busi. Kepala busi membutuhkan ruang agar dapat bekerja dengan baik. Pastikan kepala busi tidak terlalu renggang dan tidak terlalu rapat.
5. Mengecek busi sesuai ketentuan
Idealnya, busi motor harus segera diganti baru ketika sudah memasuki jarak 2.000-3.000 km. Jika kendaraan sudah mencapai jarak tersebut, berarti performa busi sudah menurun dan butuh segera diganti.</content:encoded></item></channel></rss>
