<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lexus Punya Proyek Gila: Kembangkan Mobil Listrik Manual</title><description>Lexus mengonfirmasi rencana mengembangkan kendaraan listrik masa depan dengan transmisi manual.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/06/52/2721653/lexus-punya-proyek-gila-kembangkan-mobil-listrik-manual</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/06/52/2721653/lexus-punya-proyek-gila-kembangkan-mobil-listrik-manual"/><item><title>Lexus Punya Proyek Gila: Kembangkan Mobil Listrik Manual</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/06/52/2721653/lexus-punya-proyek-gila-kembangkan-mobil-listrik-manual</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/12/06/52/2721653/lexus-punya-proyek-gila-kembangkan-mobil-listrik-manual</guid><pubDate>Selasa 06 Desember 2022 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/06/52/2721653/lexus-punya-proyek-gila-kembangkan-mobil-listrik-manual-lAxqMIFM1o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lexus manual. (Foto: Carscoops)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/06/52/2721653/lexus-punya-proyek-gila-kembangkan-mobil-listrik-manual-lAxqMIFM1o.jpg</image><title>Lexus manual. (Foto: Carscoops)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Lexus mengonfirmasi rencana mengembangkan kendaraan listrik masa depan dengan transmisi manual. Inovasi ini diambil karena saat ini kendaraan listrik hanya tersedia dengan transmisi otomatis.
Dikutip dari CarScoops, alasan pabrikan kendaraan menghadirkan mobil listrik bertransmisi otomatis adalah karena alasan efisiensi. Namun, banyak konsumen di pasaran menginginkan ada mobil listrik dengan transmisi manual.
Chief Engineer di Lexus Electrified Takashi Watanabe mengatakan, gagasan EV manual berawal dari diskusi antara para insinyur Lexus. Para insinyur tersebut membicarakan terkait kendaraan yang mereka sukai pada kendaraan bermesin pembakaran internal.
BACA JUGA:Lexus Pamer Mobil Edisi Khusus RX 500h, Terinspirasi dari Wakanda Forever

Di sisi lain, kendaraan listrik dianggap memberikan torsi yang konstan dan membuat gearbox manual dianggap sesuatu yang berlebihan.
Meski begitu, pihak Lexus menganggap membuat kendaraan listrik manual adalah proyek yang menyenangkan. Proyek ini bakal dikembangkan selama tiga tahun.

Teknologi ini bakal dipasang pada beberapa model kendaraan listrik masa depan. Lexus bakal menerapkan transmisi manual pada prototipe mobil listrik Lexus UX300e.
BACA JUGA:Penjualan Astra Naik Tipis pada September 2022, Toyota dan Lexus Mendominasi

Mobil prototipe ini dilengkapi dengan tiga pedal, tombol shift fungsional dan penghitung putaran mesin yang tidak berkorelasi dengan putaran motor listrik.
Lexus menyiapkan transmisi simulasi yang membuat pengemudi harus menginjak pedal kopling setiap kali memasukkan gigi atau mesin mobil akan mati.Simulasi mesin akan diputar di speaker dan memungkinkan pengemudi bisa tahu kapan waktu yang tepat memindahkan gigi.
CEO Lexus Koji Sato mengatakan, model tersebut mengekspresikan ciri khas mengemudi Lexus secara keseluruhan. Harapan dari proyek ini adalah menjadi opsi pada lini mobil listrik berperforma tinggi dari Lexus.
Penerus supercar LFA yang sangat terkenal akan didasarkan pada sasis GT3 kelas motorsport. Mobil ini akan menampilkan suspensi yang agresif, teknologi baterai canggih yang bisa berupa baterai solid-state, motor listrik bertenaga besar yang mampu mencapai kecepatan 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 2 detik.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Lexus mengonfirmasi rencana mengembangkan kendaraan listrik masa depan dengan transmisi manual. Inovasi ini diambil karena saat ini kendaraan listrik hanya tersedia dengan transmisi otomatis.
Dikutip dari CarScoops, alasan pabrikan kendaraan menghadirkan mobil listrik bertransmisi otomatis adalah karena alasan efisiensi. Namun, banyak konsumen di pasaran menginginkan ada mobil listrik dengan transmisi manual.
Chief Engineer di Lexus Electrified Takashi Watanabe mengatakan, gagasan EV manual berawal dari diskusi antara para insinyur Lexus. Para insinyur tersebut membicarakan terkait kendaraan yang mereka sukai pada kendaraan bermesin pembakaran internal.
BACA JUGA:Lexus Pamer Mobil Edisi Khusus RX 500h, Terinspirasi dari Wakanda Forever

Di sisi lain, kendaraan listrik dianggap memberikan torsi yang konstan dan membuat gearbox manual dianggap sesuatu yang berlebihan.
Meski begitu, pihak Lexus menganggap membuat kendaraan listrik manual adalah proyek yang menyenangkan. Proyek ini bakal dikembangkan selama tiga tahun.

Teknologi ini bakal dipasang pada beberapa model kendaraan listrik masa depan. Lexus bakal menerapkan transmisi manual pada prototipe mobil listrik Lexus UX300e.
BACA JUGA:Penjualan Astra Naik Tipis pada September 2022, Toyota dan Lexus Mendominasi

Mobil prototipe ini dilengkapi dengan tiga pedal, tombol shift fungsional dan penghitung putaran mesin yang tidak berkorelasi dengan putaran motor listrik.
Lexus menyiapkan transmisi simulasi yang membuat pengemudi harus menginjak pedal kopling setiap kali memasukkan gigi atau mesin mobil akan mati.Simulasi mesin akan diputar di speaker dan memungkinkan pengemudi bisa tahu kapan waktu yang tepat memindahkan gigi.
CEO Lexus Koji Sato mengatakan, model tersebut mengekspresikan ciri khas mengemudi Lexus secara keseluruhan. Harapan dari proyek ini adalah menjadi opsi pada lini mobil listrik berperforma tinggi dari Lexus.
Penerus supercar LFA yang sangat terkenal akan didasarkan pada sasis GT3 kelas motorsport. Mobil ini akan menampilkan suspensi yang agresif, teknologi baterai canggih yang bisa berupa baterai solid-state, motor listrik bertenaga besar yang mampu mencapai kecepatan 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 2 detik.</content:encoded></item></channel></rss>
