<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lakukan Kebiasaan Ini untuk Mengurangi Risiko Motor Turun Mesin</title><description>Mengabaikan perawatan mesin berisiko membuat mesin tidak bekerja optimal dan dapat menguras kantong pemilik kendaraan</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/27/53/2715595/lakukan-kebiasaan-ini-untuk-mengurangi-risiko-motor-turun-mesin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/27/53/2715595/lakukan-kebiasaan-ini-untuk-mengurangi-risiko-motor-turun-mesin"/><item><title>Lakukan Kebiasaan Ini untuk Mengurangi Risiko Motor Turun Mesin</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/27/53/2715595/lakukan-kebiasaan-ini-untuk-mengurangi-risiko-motor-turun-mesin</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/27/53/2715595/lakukan-kebiasaan-ini-untuk-mengurangi-risiko-motor-turun-mesin</guid><pubDate>Minggu 27 November 2022 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fidila Anjani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/27/53/2715595/lakukan-kebiasaan-ini-untuk-mengurangi-risiko-motor-turun-mesin-0N6rJHzhPq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Yamaha)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/27/53/2715595/lakukan-kebiasaan-ini-untuk-mengurangi-risiko-motor-turun-mesin-0N6rJHzhPq.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Yamaha)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Agar performa sepeda motor tidak menurun hal yang perlu dilakukan adalah menjaga dan merawat komponen mesin.
Mengabaikan perawatan mesin berisiko membuat mesin tidak bekerja optimal dan dapat menguras kantong pemilik kendaraan karena motor turun mesin.
Gejala motor turun mesin adalah ketika performa motor menurun dan kasus terburuk yang terjadi adalah ketika motor tidak bisa hidup.
Turun mesin dapat terjadi karena terjadi masalah pada mekanisme perputaran mesin. Jika motor mulai turun mesin adalah hilang tenaga disertai dengan suara mesin kasar dan knalpot mengeluarkan asap putih terus menerus.
BACA JUGA:Catat! 7 Tips Merawat Motor Setelah Dipakai Mudik Lebaran 2022

Untuk mengaurangi risiko motor turun mesin, Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan &amp;ndash; Bengkulu) memberikan tips.
1. Rajin mengganti oli
Oli punya peran vital bagi sepeda motor. Oli memiliki fungsi penting yakni mendinginkan suhu mesin serta mengurangi gesekan antara komponen dan melapisi mesin agar tidak korosi.
Jarang mengganti oli dapat mengakibatkan mesin tidak bekerja dengan optimal, oleh karena itu direkomendasikan mengganti oli maksimal 3.000 km atau 3 bulan pemakaian.
BACA JUGA:Tips Merawat Motor 2-Tak, Jangan Telat Isi Oli Samping

2. Menghindari modifikasi mesin
Modifikasi mesin dapat membuat komponen mesin tidak bertahan lama. Perubahan spesifikasi mesin dan modifikasi dapat mengurangi umur komponen mesin.
Kebiasaan modifikasi mesin biasa dilakukan oleh pecinta motor. Namun, hal yang harus dipahami adalah memodifikasi mesin dapat menghilangkan garansi motor.3. Menghindari genangan yang tinggi
Agar mengurangi potensi turun mesin, hal yang perlu dibiasakan adalah menghindari genangan air ketika musim hujan. Ada baiknya mencari jalan alternatif apabila menemukan genangan air.
Ketika melewati genangan air yang sejajar atau melewati filter udara akan membuat mesin menghisap air dan udara sekaligus.
Jika terpaksa harus melewati genangan, disarankan untuk mematikan motor dan melewati genangan dengan cara mendorong serta memastikan saluran udara motor tetap bersih dan menyalakan kembali.
Ketika air masuk sampai ruang pembakaran dapat menyebabkan water hammer yang merusak piston dan membengkokkan stang piston.
4. Service berkala
Cara lain yang perlu dilakukan untuk menghindari turun mesin adalah dengan cara servis berkala di bengkel resmi. Servis berkala dapat mengurangi risiko motor turun mesin dan kehilangan garansi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Agar performa sepeda motor tidak menurun hal yang perlu dilakukan adalah menjaga dan merawat komponen mesin.
Mengabaikan perawatan mesin berisiko membuat mesin tidak bekerja optimal dan dapat menguras kantong pemilik kendaraan karena motor turun mesin.
Gejala motor turun mesin adalah ketika performa motor menurun dan kasus terburuk yang terjadi adalah ketika motor tidak bisa hidup.
Turun mesin dapat terjadi karena terjadi masalah pada mekanisme perputaran mesin. Jika motor mulai turun mesin adalah hilang tenaga disertai dengan suara mesin kasar dan knalpot mengeluarkan asap putih terus menerus.
BACA JUGA:Catat! 7 Tips Merawat Motor Setelah Dipakai Mudik Lebaran 2022

Untuk mengaurangi risiko motor turun mesin, Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan &amp;ndash; Bengkulu) memberikan tips.
1. Rajin mengganti oli
Oli punya peran vital bagi sepeda motor. Oli memiliki fungsi penting yakni mendinginkan suhu mesin serta mengurangi gesekan antara komponen dan melapisi mesin agar tidak korosi.
Jarang mengganti oli dapat mengakibatkan mesin tidak bekerja dengan optimal, oleh karena itu direkomendasikan mengganti oli maksimal 3.000 km atau 3 bulan pemakaian.
BACA JUGA:Tips Merawat Motor 2-Tak, Jangan Telat Isi Oli Samping

2. Menghindari modifikasi mesin
Modifikasi mesin dapat membuat komponen mesin tidak bertahan lama. Perubahan spesifikasi mesin dan modifikasi dapat mengurangi umur komponen mesin.
Kebiasaan modifikasi mesin biasa dilakukan oleh pecinta motor. Namun, hal yang harus dipahami adalah memodifikasi mesin dapat menghilangkan garansi motor.3. Menghindari genangan yang tinggi
Agar mengurangi potensi turun mesin, hal yang perlu dibiasakan adalah menghindari genangan air ketika musim hujan. Ada baiknya mencari jalan alternatif apabila menemukan genangan air.
Ketika melewati genangan air yang sejajar atau melewati filter udara akan membuat mesin menghisap air dan udara sekaligus.
Jika terpaksa harus melewati genangan, disarankan untuk mematikan motor dan melewati genangan dengan cara mendorong serta memastikan saluran udara motor tetap bersih dan menyalakan kembali.
Ketika air masuk sampai ruang pembakaran dapat menyebabkan water hammer yang merusak piston dan membengkokkan stang piston.
4. Service berkala
Cara lain yang perlu dilakukan untuk menghindari turun mesin adalah dengan cara servis berkala di bengkel resmi. Servis berkala dapat mengurangi risiko motor turun mesin dan kehilangan garansi.</content:encoded></item></channel></rss>
