<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Percepatan Elektrifikasi di Indonesia, Gaikindo: Kendaraan Hybrid Jadi Jembatan</title><description>Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto optimistis target produksi satu juta unit kendaraan listrik di 2035 akan tercapai.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/24/52/2714228/percepatan-elektrifikasi-di-indonesia-gaikindo-kendaraan-hybrid-jadi-jembatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/24/52/2714228/percepatan-elektrifikasi-di-indonesia-gaikindo-kendaraan-hybrid-jadi-jembatan"/><item><title>Percepatan Elektrifikasi di Indonesia, Gaikindo: Kendaraan Hybrid Jadi Jembatan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/24/52/2714228/percepatan-elektrifikasi-di-indonesia-gaikindo-kendaraan-hybrid-jadi-jembatan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/24/52/2714228/percepatan-elektrifikasi-di-indonesia-gaikindo-kendaraan-hybrid-jadi-jembatan</guid><pubDate>Kamis 24 November 2022 18:18 WIB</pubDate><dc:creator>Citra Dara Vresti Trisna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/24/52/2714228/percepatan-elektrifikasi-di-indonesia-gaikindo-kendaraan-hybrid-jadi-jembatan-k2anP0dLVq.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone/Citra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/24/52/2714228/percepatan-elektrifikasi-di-indonesia-gaikindo-kendaraan-hybrid-jadi-jembatan-k2anP0dLVq.jpeg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone/Citra)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Target pemerintah untuk mempercepat elektrifikasi disebut bakal segera terealisasi. Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto optimistis target produksi satu juta unit kendaraan listrik di 2035 akan tercapai.
&amp;ldquo;Kenapa tidak? Yang penting produknya ada dan harga terjangkau,&amp;rdquo; kata Jongkie Sugiarto, dikutip dari Antara, Rabu (23/11/2022).
Meski demikian, pendapatan perkapita masyarakat di Indonesia yang rendah mengharuskan produsen otomotif di Indonesia harus menghadirkan produk yang relatif terjangkau.
BACA JUGA:Percepat Trend Kendaraan Listrik, Menhub Terapkan Standarisasi Baterai

Selain itu, kendaraan listrik tersebut juga harus mampu memenuhi keinginan dan tren yang ada di Indonesia agar lebih diminati oleh calon konsumen.
&amp;ldquo;Yang laris itu kan kendaraan dengan dimensi besar, lima pintu dan juga tujuh baris. Kalau ada yang bisa memproduksi itu dengan harga terjangkau sudah pasti laris,&amp;rdquo; jelasnya.
Sekadar informasi, pasar otomotif di Indonesia banyak didominasi kendaraan di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) berkapasitas tujuh penumpang dan segmen Low Cost Green Car (LCGC).
BACA JUGA:Pabrik DFSK di Cikande Siap Produksi Kendaraan Listrik

&amp;ldquo;Dari 960 ribu unit itu, 40 persen di tipe 4x2 MPV (400 ribu) 22 persen itu di segmen LCGC KBH 2. Dari dua model itu saja sudah dominasi 60 persen yang berarti 600 ribu. Nah, sekarang ada ga mobil listrik, yang harganya 300 jutaan dengan spesifikasi seperti itu,&amp;rdquo; ungkapnya.
Ia juga menuturkan bahwa saat ini Gaikindo menyambut baik produsen yang mampu menjadi jembatan kepada masyarakat yng mampu menghadirkan kendaraan dengan teknologi hybrid.
Menurutnya, kendaraan hybrid merupakan suatu lompatan untuk menuju kendaraan listrik. Selain itu, kendaraan hybrid diklaim mampu memberikan keuntungan.&amp;ldquo;Mulai dari biaya perawatan yang rendah, penggunaan konsumsi BBM yang juga murah dan tentunya polusi juga akan rendah. jadi, menurut saya, 1 juta bukan tidak mungkin nanti pada waktunya itu,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Target pemerintah untuk mempercepat elektrifikasi disebut bakal segera terealisasi. Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto optimistis target produksi satu juta unit kendaraan listrik di 2035 akan tercapai.
&amp;ldquo;Kenapa tidak? Yang penting produknya ada dan harga terjangkau,&amp;rdquo; kata Jongkie Sugiarto, dikutip dari Antara, Rabu (23/11/2022).
Meski demikian, pendapatan perkapita masyarakat di Indonesia yang rendah mengharuskan produsen otomotif di Indonesia harus menghadirkan produk yang relatif terjangkau.
BACA JUGA:Percepat Trend Kendaraan Listrik, Menhub Terapkan Standarisasi Baterai

Selain itu, kendaraan listrik tersebut juga harus mampu memenuhi keinginan dan tren yang ada di Indonesia agar lebih diminati oleh calon konsumen.
&amp;ldquo;Yang laris itu kan kendaraan dengan dimensi besar, lima pintu dan juga tujuh baris. Kalau ada yang bisa memproduksi itu dengan harga terjangkau sudah pasti laris,&amp;rdquo; jelasnya.
Sekadar informasi, pasar otomotif di Indonesia banyak didominasi kendaraan di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) berkapasitas tujuh penumpang dan segmen Low Cost Green Car (LCGC).
BACA JUGA:Pabrik DFSK di Cikande Siap Produksi Kendaraan Listrik

&amp;ldquo;Dari 960 ribu unit itu, 40 persen di tipe 4x2 MPV (400 ribu) 22 persen itu di segmen LCGC KBH 2. Dari dua model itu saja sudah dominasi 60 persen yang berarti 600 ribu. Nah, sekarang ada ga mobil listrik, yang harganya 300 jutaan dengan spesifikasi seperti itu,&amp;rdquo; ungkapnya.
Ia juga menuturkan bahwa saat ini Gaikindo menyambut baik produsen yang mampu menjadi jembatan kepada masyarakat yng mampu menghadirkan kendaraan dengan teknologi hybrid.
Menurutnya, kendaraan hybrid merupakan suatu lompatan untuk menuju kendaraan listrik. Selain itu, kendaraan hybrid diklaim mampu memberikan keuntungan.&amp;ldquo;Mulai dari biaya perawatan yang rendah, penggunaan konsumsi BBM yang juga murah dan tentunya polusi juga akan rendah. jadi, menurut saya, 1 juta bukan tidak mungkin nanti pada waktunya itu,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
