<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buntut Aksi Elon Musk di Twitter, Prancis Minta Kejelasan Soal Keamanan Digital</title><description>Regulator platform digital Prancis, Arcom, dilaporkan telah mengirim surat kepada Twitter untuk meminta kejelasan tentang keamanan digital.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/22/57/2712400/buntut-aksi-elon-musk-di-twitter-prancis-minta-kejelasan-soal-keamanan-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/22/57/2712400/buntut-aksi-elon-musk-di-twitter-prancis-minta-kejelasan-soal-keamanan-digital"/><item><title>Buntut Aksi Elon Musk di Twitter, Prancis Minta Kejelasan Soal Keamanan Digital</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/22/57/2712400/buntut-aksi-elon-musk-di-twitter-prancis-minta-kejelasan-soal-keamanan-digital</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/22/57/2712400/buntut-aksi-elon-musk-di-twitter-prancis-minta-kejelasan-soal-keamanan-digital</guid><pubDate>Selasa 22 November 2022 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/22/57/2712400/buntut-aksi-elon-musk-di-twitter-prancis-minta-kejelasan-soal-keamanan-digital-lVB3Wv5OmY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buntut aksi Elon Musk di Twitter, Prancis minta kejelasan soal keamanan digital (Foto: Unsplash/Claudio Schwarz)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/22/57/2712400/buntut-aksi-elon-musk-di-twitter-prancis-minta-kejelasan-soal-keamanan-digital-lVB3Wv5OmY.jpg</image><title>Buntut aksi Elon Musk di Twitter, Prancis minta kejelasan soal keamanan digital (Foto: Unsplash/Claudio Schwarz)</title></images><description>JAKARTA - Regulator platform digital Prancis, Arcom, dilaporkan telah mengirim surat kepada Twitter untuk meminta kejelasan tentang keamanan digital setelah perubahan drastis terjadi di perusahaan media sosial itu.
Laporan Reuters menyebutkan, Arcom menilai setelah dibeli Elon Musk, Twitter secara drastis mengurangi karyawan dan menghentikan kontrak untuk ribuan pekerja.
BACA JUGA:Tips Download Video di CapCut Tanpa Watermark
&quot;Arcom ingin menyampaikan kekhawatiran mendalam atas konsekuensi langsung dari keputusan-keputusan itu terhadap kemampuan Twitter untuk menjaga lingkungan yang aman bagi pengguna,&quot; kata Direktur Arcom, Roch-Olivier Maistre, dikutip dari Antara, Selasa (22/11/2022).
Twitter adalah salah satu media sosial yang paling banyak digunakan di Prancis. Perubahan pada platform itu, menurut Arcom, menimbulkan tantangan untuk debat yang demokratis dan keamanan publik di media sosial.
&quot;Dalam hal ini, Twitter tunduk pada kewajiban tertentu, yang menjadi tanggung jawab Arcom untuk memastikan aturan itu diterapkan,&quot; ujar Arcom.
BACA JUGA:Cara Nonton Piala Dunia Qatar 2022 di Ponsel dan TV Digital
Arcom juga mengingatkan bahwa Twitter harus memerangi manipulasi informasi sesuai dengan undang-undang tahun 2018 di Prancis, yang menitikberatkan pada kewajiban berkoordinasi dengan Arcom.
Regulator itu meminta Twitter mengirimkan surat balasan untuk mengonfirmasi bahwa mereka mampu menghadapi kewajiban mereka, terutama untuk memastikan moderasi terhadap konten berbahaya sambil tetap menjamin kebebasan berekspresi pengguna.</description><content:encoded>JAKARTA - Regulator platform digital Prancis, Arcom, dilaporkan telah mengirim surat kepada Twitter untuk meminta kejelasan tentang keamanan digital setelah perubahan drastis terjadi di perusahaan media sosial itu.
Laporan Reuters menyebutkan, Arcom menilai setelah dibeli Elon Musk, Twitter secara drastis mengurangi karyawan dan menghentikan kontrak untuk ribuan pekerja.
BACA JUGA:Tips Download Video di CapCut Tanpa Watermark
&quot;Arcom ingin menyampaikan kekhawatiran mendalam atas konsekuensi langsung dari keputusan-keputusan itu terhadap kemampuan Twitter untuk menjaga lingkungan yang aman bagi pengguna,&quot; kata Direktur Arcom, Roch-Olivier Maistre, dikutip dari Antara, Selasa (22/11/2022).
Twitter adalah salah satu media sosial yang paling banyak digunakan di Prancis. Perubahan pada platform itu, menurut Arcom, menimbulkan tantangan untuk debat yang demokratis dan keamanan publik di media sosial.
&quot;Dalam hal ini, Twitter tunduk pada kewajiban tertentu, yang menjadi tanggung jawab Arcom untuk memastikan aturan itu diterapkan,&quot; ujar Arcom.
BACA JUGA:Cara Nonton Piala Dunia Qatar 2022 di Ponsel dan TV Digital
Arcom juga mengingatkan bahwa Twitter harus memerangi manipulasi informasi sesuai dengan undang-undang tahun 2018 di Prancis, yang menitikberatkan pada kewajiban berkoordinasi dengan Arcom.
Regulator itu meminta Twitter mengirimkan surat balasan untuk mengonfirmasi bahwa mereka mampu menghadapi kewajiban mereka, terutama untuk memastikan moderasi terhadap konten berbahaya sambil tetap menjamin kebebasan berekspresi pengguna.</content:encoded></item></channel></rss>
