<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HMC dan AMI Jalin Kerja Sama Penyediaan Alumunium untuk Manufaktur Mobil</title><description>Hyunda Motor Company dan PT Adaro Minerals Indonesia (AMI) menandatangi MoU&amp;nbsp;terkait penyediaan alumunium untuk manufaktur mobil</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/14/86/2706858/hmc-dan-ami-jalin-kerja-sama-penyediaan-alumunium-untuk-manufaktur-mobil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/14/86/2706858/hmc-dan-ami-jalin-kerja-sama-penyediaan-alumunium-untuk-manufaktur-mobil"/><item><title>HMC dan AMI Jalin Kerja Sama Penyediaan Alumunium untuk Manufaktur Mobil</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/14/86/2706858/hmc-dan-ami-jalin-kerja-sama-penyediaan-alumunium-untuk-manufaktur-mobil</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/11/14/86/2706858/hmc-dan-ami-jalin-kerja-sama-penyediaan-alumunium-untuk-manufaktur-mobil</guid><pubDate>Senin 14 November 2022 09:38 WIB</pubDate><dc:creator>Citra Dara Vresti Trisna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/14/86/2706858/hmc-dan-ami-jalin-kerja-sama-penyediaan-alumunium-untuk-manufaktur-mobil-O8fvTnk7Mn.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Penandatangan MoU Hyundai Motor Company dan PT Adaro Minerals Indonesia. (Foto: Hyundai)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/14/86/2706858/hmc-dan-ami-jalin-kerja-sama-penyediaan-alumunium-untuk-manufaktur-mobil-O8fvTnk7Mn.jpeg</image><title>Penandatangan MoU Hyundai Motor Company dan PT Adaro Minerals Indonesia. (Foto: Hyundai)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Hyundai Motor Company dan PT Adaro Minerals Indonesia (AMI) menandatangi Memorandum of Understanding (MoU) terkait penyediaan alumunium untuk manufaktur mobil.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan pada saat perhelatan B20 Summit di Nusa Dua Convention Center Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh Jaehoon Chang President and CEO Hyundai Motor Company dan Garibaldi Thohir, President Commissioner of PT Adaro Minerals Indonesia, Tbk.
BACA JUGA:Usai Nissan, Hyundai Bakal Jual Pabrik di Rusia

Kerja sama ini juga untuk membangun sistem kerja sama komprehensif terkait produksi dan ketersediaan alumunium melalui anak PT Kalimantan Alumunium Industry (anak perusahaan AMI).
Bagian dari kerja sama ini Hyundai Motor berhak membeli alumunium yang diproduksi oleh PT Kalimantan Alumunium Industry sejak tahap awal dan negosiasi pertama pembelian aluminium karbon rendah produksi KAI mendatang.
Senior Vice President and Head of Hyundai Motor Asia Pacific Headquarter Youngtack Lee mengungkapkan, Hyundai Motor Company telah mengoperasikan pabrik manufaktur di Indonesia dan telah bekerja sama dalam berbagai bidang di Indonesia.
BACA JUGA:Penjualan Hyundai dan Kia di Amerika Terancam UU Pengurangan Inflasi

Menurutnya, kerja sama di berbagai bidang ini dapat menciptakan sinergi pada industri otomotif masa depan, seperti halnya investasi patungan sel baterai.
&amp;ldquo;Kerja sama smelter aluminium ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan kerjasama antara Hyundai Motor Company dan Indonesia dengan sinergi yang lebih kuat,&amp;rdquo; kata Youngtack Lee.Pada kesempatan yang sama Presiden Direktur PT Adaro Minerals Indonesia Tbk menilai, kerja sama ini merupakan bukti kepercayaan investor terhadap pengolahan hilir mineral Indonesia di kawasan industri hijau terbesar di dunia yang berlokasi di Kalimantan Utara.
Ia juga menilai, Hyundai Motor Company memiliki rekam jejak pengalaman, dan teknologi mutakhir pada kendaraan listrik.
&amp;ldquo;Kami berharap dapat mencapai Tanggal Operasi Komersial atau Commercial Operation Date (COD) pada kuartal pertama tahun 2025 dan memproduksi aluminium 500.000 TPA di tahap awal,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Hyundai Motor Company dan PT Adaro Minerals Indonesia (AMI) menandatangi Memorandum of Understanding (MoU) terkait penyediaan alumunium untuk manufaktur mobil.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan pada saat perhelatan B20 Summit di Nusa Dua Convention Center Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh Jaehoon Chang President and CEO Hyundai Motor Company dan Garibaldi Thohir, President Commissioner of PT Adaro Minerals Indonesia, Tbk.
BACA JUGA:Usai Nissan, Hyundai Bakal Jual Pabrik di Rusia

Kerja sama ini juga untuk membangun sistem kerja sama komprehensif terkait produksi dan ketersediaan alumunium melalui anak PT Kalimantan Alumunium Industry (anak perusahaan AMI).
Bagian dari kerja sama ini Hyundai Motor berhak membeli alumunium yang diproduksi oleh PT Kalimantan Alumunium Industry sejak tahap awal dan negosiasi pertama pembelian aluminium karbon rendah produksi KAI mendatang.
Senior Vice President and Head of Hyundai Motor Asia Pacific Headquarter Youngtack Lee mengungkapkan, Hyundai Motor Company telah mengoperasikan pabrik manufaktur di Indonesia dan telah bekerja sama dalam berbagai bidang di Indonesia.
BACA JUGA:Penjualan Hyundai dan Kia di Amerika Terancam UU Pengurangan Inflasi

Menurutnya, kerja sama di berbagai bidang ini dapat menciptakan sinergi pada industri otomotif masa depan, seperti halnya investasi patungan sel baterai.
&amp;ldquo;Kerja sama smelter aluminium ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan kerjasama antara Hyundai Motor Company dan Indonesia dengan sinergi yang lebih kuat,&amp;rdquo; kata Youngtack Lee.Pada kesempatan yang sama Presiden Direktur PT Adaro Minerals Indonesia Tbk menilai, kerja sama ini merupakan bukti kepercayaan investor terhadap pengolahan hilir mineral Indonesia di kawasan industri hijau terbesar di dunia yang berlokasi di Kalimantan Utara.
Ia juga menilai, Hyundai Motor Company memiliki rekam jejak pengalaman, dan teknologi mutakhir pada kendaraan listrik.
&amp;ldquo;Kami berharap dapat mencapai Tanggal Operasi Komersial atau Commercial Operation Date (COD) pada kuartal pertama tahun 2025 dan memproduksi aluminium 500.000 TPA di tahap awal,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
