<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akankah Akun Twitter, Facebook, dan Instagram Donald Trump Kembali Aktif?</title><description>Akun sosial media Donald Trump, Mantan Presiden AS, yang penuh kontroversi sempat ditangguhkan dan dihapus karena sering melanggar aturan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/31/57/2698090/akankah-akun-twitter-facebook-dan-instagram-donald-trump-kembali-aktif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/31/57/2698090/akankah-akun-twitter-facebook-dan-instagram-donald-trump-kembali-aktif"/><item><title>Akankah Akun Twitter, Facebook, dan Instagram Donald Trump Kembali Aktif?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/31/57/2698090/akankah-akun-twitter-facebook-dan-instagram-donald-trump-kembali-aktif</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/31/57/2698090/akankah-akun-twitter-facebook-dan-instagram-donald-trump-kembali-aktif</guid><pubDate>Senin 31 Oktober 2022 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Angeltika Clara Sinaga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/31/57/2698090/akankah-akun-twitter-facebook-dan-instagram-donald-trump-kembali-aktif-StdsS5MIVT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Akankah akun Twitter, Facebook, dan Instagram Donald Trump kembali aktif? (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/31/57/2698090/akankah-akun-twitter-facebook-dan-instagram-donald-trump-kembali-aktif-StdsS5MIVT.jpg</image><title>Akankah akun Twitter, Facebook, dan Instagram Donald Trump kembali aktif? (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Akun sosial media Donald Trump, Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), yang penuh kontroversi sempat ditangguhkan dan dihapus karena sering melanggar aturan.
Namun, baru-baru ini dikabarkan, akun pribadi milik Trump akan diaktifkan kembali. Bukan hanya Twitter, tetapi juga Facebook dan Instagram.
BACA JUGA:Elon Musk Tepis Tudingan Bakal Pecat Massal Karyawan Twitter
Dilansir dari SlashGear, Senin (31/10/2022), saat ini salah satu platform terkenal, yaitu Twitter resmi menjadi milik Elon Musk, dan telah diumumkan Musk akan membuka akun-akun yang terblokir atau ditangguhkan dari Twitter, termasuk Trump.
Akun Twitter Trump sendiri, ditangguhkan secara permanen dari Twitter karena diduga menghasut kekerasan setelah kerusuhan massa yang terjadi di Gedung Capitol, AS, pada 6 Januari 2021.
Postingan yang dibuat oleh Trump dipandang sebagai faktor dalam serangan yang terjadi di Gedung Capitol dalam upaya menghentikan ratifikasi hasil Pemilu 2020, sehingga Trump diberi larangan tidak terbatas dari Twitter, bahkan platform media sosial lainnya, seperti Facebook dan Instagram.
BACA JUGA:Elon Musk Ubah Proses Verifikasi Centang Biru di Twitter
Namun, Musk telah memilih dan membentuk dewan moderasi konten yang bertujuan untuk mengawasi keputusan besar yang ia buat tentang platform yang dimilikinya tersebut. Dengan adanya dewan moderasi, kemungkinan besar akun Twitter Trump yang ditangguhkan akan dibatalkan.
Pada Jumat lalu, (28/10/2022), Trump mengunggah pernyataan dalam platformnya sendiri, Truth Social, dikatakan ia senang Twitter sekarang berada di tangan yang waras. Walaupun pernyataan tersebut telah diunggah, Trump belum berpikir untuk kembali beralih ke Twitter.&amp;ldquo;Saya suka Elon, tetapi saya tetap di Truth,&amp;rdquo; kata Trump dalam wawancaranya bersama Fox News.
Tidak hanya Twitter, tetapi akun Facebook dan Instagram Trump juga sempat diblokir. Pada Juni 2021, Facebook menyetujui dewan pengawas dan mengumumkan bahwa penangguhan akun Trump akan berlangsung dua tahun.
Secara teknis, penangguhan akun Trump akan segera berakhir, tetapi pihak Meta sendiri belum memastikan kelanjutannya. Perlu dipastikan jika Trump dapat memposting di akun sosial medianya, apakah risiko terhadap keselamatan publik telah surut.
Penilaian tersebut, mencakup pemeriksaan faktor eksternal, seperti kekerasan verbal yang mengundang kerusuhan. Jika terlalu berisiko, maka panel Meta memutuskan untuk membiarkan penangguhan akun Trump diperpanjang untuk jangka waktu yang ditentukan.
Sama halnya dengan Twitter, pengembalian akun Facebook dan Instagram Trump harus melewati panel sebelum Trump dapat mengakses akunnya kembali.</description><content:encoded>JAKARTA - Akun sosial media Donald Trump, Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), yang penuh kontroversi sempat ditangguhkan dan dihapus karena sering melanggar aturan.
Namun, baru-baru ini dikabarkan, akun pribadi milik Trump akan diaktifkan kembali. Bukan hanya Twitter, tetapi juga Facebook dan Instagram.
BACA JUGA:Elon Musk Tepis Tudingan Bakal Pecat Massal Karyawan Twitter
Dilansir dari SlashGear, Senin (31/10/2022), saat ini salah satu platform terkenal, yaitu Twitter resmi menjadi milik Elon Musk, dan telah diumumkan Musk akan membuka akun-akun yang terblokir atau ditangguhkan dari Twitter, termasuk Trump.
Akun Twitter Trump sendiri, ditangguhkan secara permanen dari Twitter karena diduga menghasut kekerasan setelah kerusuhan massa yang terjadi di Gedung Capitol, AS, pada 6 Januari 2021.
Postingan yang dibuat oleh Trump dipandang sebagai faktor dalam serangan yang terjadi di Gedung Capitol dalam upaya menghentikan ratifikasi hasil Pemilu 2020, sehingga Trump diberi larangan tidak terbatas dari Twitter, bahkan platform media sosial lainnya, seperti Facebook dan Instagram.
BACA JUGA:Elon Musk Ubah Proses Verifikasi Centang Biru di Twitter
Namun, Musk telah memilih dan membentuk dewan moderasi konten yang bertujuan untuk mengawasi keputusan besar yang ia buat tentang platform yang dimilikinya tersebut. Dengan adanya dewan moderasi, kemungkinan besar akun Twitter Trump yang ditangguhkan akan dibatalkan.
Pada Jumat lalu, (28/10/2022), Trump mengunggah pernyataan dalam platformnya sendiri, Truth Social, dikatakan ia senang Twitter sekarang berada di tangan yang waras. Walaupun pernyataan tersebut telah diunggah, Trump belum berpikir untuk kembali beralih ke Twitter.&amp;ldquo;Saya suka Elon, tetapi saya tetap di Truth,&amp;rdquo; kata Trump dalam wawancaranya bersama Fox News.
Tidak hanya Twitter, tetapi akun Facebook dan Instagram Trump juga sempat diblokir. Pada Juni 2021, Facebook menyetujui dewan pengawas dan mengumumkan bahwa penangguhan akun Trump akan berlangsung dua tahun.
Secara teknis, penangguhan akun Trump akan segera berakhir, tetapi pihak Meta sendiri belum memastikan kelanjutannya. Perlu dipastikan jika Trump dapat memposting di akun sosial medianya, apakah risiko terhadap keselamatan publik telah surut.
Penilaian tersebut, mencakup pemeriksaan faktor eksternal, seperti kekerasan verbal yang mengundang kerusuhan. Jika terlalu berisiko, maka panel Meta memutuskan untuk membiarkan penangguhan akun Trump diperpanjang untuk jangka waktu yang ditentukan.
Sama halnya dengan Twitter, pengembalian akun Facebook dan Instagram Trump harus melewati panel sebelum Trump dapat mengakses akunnya kembali.</content:encoded></item></channel></rss>
