<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Microsoft Mulai PHK 1.000 Karyawan, Termasuk Posisi Strategis</title><description>Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Microsoft, menjadi salah satu perusahaan yang tengah memberhentikan banyak karyawannya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/19/57/2690268/microsoft-mulai-phk-1-000-karyawan-termasuk-posisi-strategis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/19/57/2690268/microsoft-mulai-phk-1-000-karyawan-termasuk-posisi-strategis"/><item><title>Microsoft Mulai PHK 1.000 Karyawan, Termasuk Posisi Strategis</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/19/57/2690268/microsoft-mulai-phk-1-000-karyawan-termasuk-posisi-strategis</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/19/57/2690268/microsoft-mulai-phk-1-000-karyawan-termasuk-posisi-strategis</guid><pubDate>Rabu 19 Oktober 2022 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/19/57/2690268/microsoft-mulai-phk-1-000-karyawan-termasuk-posisi-strategis-YWdX2YCeYG.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Microsoft mulai PHK 1.000 karyawan, termasuk posisi strategis (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/19/57/2690268/microsoft-mulai-phk-1-000-karyawan-termasuk-posisi-strategis-YWdX2YCeYG.JPG</image><title>Microsoft mulai PHK 1.000 karyawan, termasuk posisi strategis (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Microsoft, menjadi salah satu perusahaan yang tengah memberhentikan banyak karyawannya.
Dikutip dari Trusted Reviews, Rabu (19/10/2022), dilaporkan bahwa perusahaan yang dipimpin oleh Satya Nadela itu memecat kurang dari 1.000 karyawan.
BACA JUGA:Pengguna Twitter Bikin Orang Terkaya Kedua di Dunia Jual Jet Pribadinya
Menurut laporan baru dari Axios, Microsoft telah memberhentikan karyawan di berbagai divisi di sejumlah negara. Jurnalis Tom Warren telah mengkonfirmasi laporan ini, dan mengklaim karyawan yang terdampak termasuk yang memiliki posisi strategis.
Salah satu yang diketahui, yakni karyawan dari divisi pengembangan pengalaman dan perangkat, Xbox, hukum, teknologi strategis, dan lain-lain. Dia juga mengatakan bahwa Microsoft bahkan tidak segan untuk memecat karyawan yang berbakat.
Diketahui, Microsoft sendiri memiliki total karyawan sebanyak 221.000 orang di seluruh dunia. Dengan adanya pemecatan massal ini, meskipun jumlahnya hanya sebagian kecil, tetap saja merupakan sebuah pengurangan karyawan dengan jumlah yang signifikan.
BACA JUGA:Akun Donald Trump Berkicau Ucapkan Terima Kasih ke Elon Musk, Ternyata Palsu
Belum lagi, pada bulan Agustus lalu perusahaan telah memotong sebanyak 200 tim dari divisi Modern Life Experiences. Menambah daftar perusahaan besar yang melakukan pemecatan massal, menyusul perusahaan-perusahaan lainnya.
Sementara itu, pemecatan massal juga dilakukan oleh perusahaan induk Facebook (Meta), perusahaan induk Google (Alphabet), dan Sony.
Semua perusahan tessebut, mengaku sedang mengalami kesulitan dengan penurunan pendapatan tahun ini, yang menyebabkan banyak karyawan harus diberhentikan.</description><content:encoded>JAKARTA - Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Microsoft, menjadi salah satu perusahaan yang tengah memberhentikan banyak karyawannya.
Dikutip dari Trusted Reviews, Rabu (19/10/2022), dilaporkan bahwa perusahaan yang dipimpin oleh Satya Nadela itu memecat kurang dari 1.000 karyawan.
BACA JUGA:Pengguna Twitter Bikin Orang Terkaya Kedua di Dunia Jual Jet Pribadinya
Menurut laporan baru dari Axios, Microsoft telah memberhentikan karyawan di berbagai divisi di sejumlah negara. Jurnalis Tom Warren telah mengkonfirmasi laporan ini, dan mengklaim karyawan yang terdampak termasuk yang memiliki posisi strategis.
Salah satu yang diketahui, yakni karyawan dari divisi pengembangan pengalaman dan perangkat, Xbox, hukum, teknologi strategis, dan lain-lain. Dia juga mengatakan bahwa Microsoft bahkan tidak segan untuk memecat karyawan yang berbakat.
Diketahui, Microsoft sendiri memiliki total karyawan sebanyak 221.000 orang di seluruh dunia. Dengan adanya pemecatan massal ini, meskipun jumlahnya hanya sebagian kecil, tetap saja merupakan sebuah pengurangan karyawan dengan jumlah yang signifikan.
BACA JUGA:Akun Donald Trump Berkicau Ucapkan Terima Kasih ke Elon Musk, Ternyata Palsu
Belum lagi, pada bulan Agustus lalu perusahaan telah memotong sebanyak 200 tim dari divisi Modern Life Experiences. Menambah daftar perusahaan besar yang melakukan pemecatan massal, menyusul perusahaan-perusahaan lainnya.
Sementara itu, pemecatan massal juga dilakukan oleh perusahaan induk Facebook (Meta), perusahaan induk Google (Alphabet), dan Sony.
Semua perusahan tessebut, mengaku sedang mengalami kesulitan dengan penurunan pendapatan tahun ini, yang menyebabkan banyak karyawan harus diberhentikan.</content:encoded></item></channel></rss>
