<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kompilasi Karyawan Apple yang Dipecat Karena Viral di TikTok</title><description>Apple telah memecat beberapa karyawannya lantaran membuat konten viral di TikTok.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/18/57/2689756/kompilasi-karyawan-apple-yang-dipecat-karena-viral-di-tiktok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/18/57/2689756/kompilasi-karyawan-apple-yang-dipecat-karena-viral-di-tiktok"/><item><title>Kompilasi Karyawan Apple yang Dipecat Karena Viral di TikTok</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/18/57/2689756/kompilasi-karyawan-apple-yang-dipecat-karena-viral-di-tiktok</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/18/57/2689756/kompilasi-karyawan-apple-yang-dipecat-karena-viral-di-tiktok</guid><pubDate>Selasa 18 Oktober 2022 18:49 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/18/57/2689756/kompilasi-karyawan-apple-yang-dipecat-karena-viral-di-tiktok-t4GadgoxIh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kompilasi karyawan Apple yang dipecat karena viral di TikTok (Foto: Digital Information World)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/18/57/2689756/kompilasi-karyawan-apple-yang-dipecat-karena-viral-di-tiktok-t4GadgoxIh.jpg</image><title>Kompilasi karyawan Apple yang dipecat karena viral di TikTok (Foto: Digital Information World)</title></images><description>JAKARTA - Apple telah memecat beberapa karyawannya lantaran membuat konten viral di TikTok. Perusahaan memang punya kebijakan yang ketat tentang penyebaran konten video.
Perusahaan yang bermarkas di Cupertino, Amerika Serikat itu melarang para karyawannya membagikan konten video di area kantor. Dan dalam beberapa bulan terakhir, setidaknya sudah ada tiga karyawan yang terdampak aturan tersebut.
BACA JUGA:Mengenal Handle, Fitur Baru di YouTube Mirip Twitter dan TikTok
Dilansir dari Digital Information World, Selasa (18/10/2022), salah satu yang dipecat adalah Nyla Boone, ia berbagi kehidupannya di dalam kantor Apple dan ingin menginspirasi gadis kulit hitam lainnya untuk kesetaraan golongan.
Ia menyebut bahwa ada masa depan bagi semua gadis kulit hitam untuk dapat mengejar karir sebagai gadis teknologi. Tidak ada satu pun laporan rahasia mengenai proyek perusahaan yang sedang berlangsung, namun ia tetap saja dipecat.
Video yang dibuat Boone tentang satu hari dalam kehidupan seorang pekerja teknologi kulit hitam mendapat 400.000 tampilan, dan banyak orang yang bertanya-tanya tentang pekerjaan tersebut kepadanya.
BACA JUGA:Facebook Tak Lagi Fokus pada Konten Berita, Lalu Apa?
Demikian pula, karyawan Apple lainnya hampir dipecat dari kantor karena konten viral di TikTok. Ia adalah Paris Campbell yang mencoba membantu seorang teman untuk menemukan iPhone-nya yang hilang.
Meski video tersebut diambil di rumahnya, Apple menyatakan bahwa menyatakan diri sebagai karyawan di Apple adalah pelanggaran hukum. Pelanggaran kebijakan yang semakin meningkat membuat Apple memecat banyak karyawan mereka.Selain dua karyawan di atas, Tony Blevins yang menjabat sebagai VP of Procurement di Apple juga harus menelan pil pahit dari aturan tersebut. Berdasarkan laporan CNBC, ia didepak karena melontarkan komen buruk.
Seorang perwakilan Apple mengonfirmasi kepergiannya dengan mengatakan, &quot;Tony akan meninggalkan Apple.&quot; Kepergian itu dipicu oleh video TikTok yang diposting pada 5 September lalu.
Dalam video, Belevins keluar dari mobil sport Mercedes-Benz yang mahal dan ditanya apa yang dia lakukan untuk mencari nafkah oleh Daniel Mac, konten kreator yang kerap mengajukan pertanyaan kepada orang-orang tentang mobil mahal.
Dalam video tersebut, Blevins menjawab, &quot;Saya balapan mobil, bermain golf, dan membelai wanita berpayudara besar. Tetapi saya mengambil libur akhir pekan dan hari libur besar.&quot; Pernyataan itu tampaknya merujuk pada kutipan serupa dalam film &quot;Arthur.&quot;
Komentar Blevins lantas langsung diinvestigasi oleh pihak Apple yang berujung pada pelepasan jabatannya. Namun, sebelum diputuskan untuk dipecat, Belvins lebih dulu menyatakan pengunduran dirinya.</description><content:encoded>JAKARTA - Apple telah memecat beberapa karyawannya lantaran membuat konten viral di TikTok. Perusahaan memang punya kebijakan yang ketat tentang penyebaran konten video.
Perusahaan yang bermarkas di Cupertino, Amerika Serikat itu melarang para karyawannya membagikan konten video di area kantor. Dan dalam beberapa bulan terakhir, setidaknya sudah ada tiga karyawan yang terdampak aturan tersebut.
BACA JUGA:Mengenal Handle, Fitur Baru di YouTube Mirip Twitter dan TikTok
Dilansir dari Digital Information World, Selasa (18/10/2022), salah satu yang dipecat adalah Nyla Boone, ia berbagi kehidupannya di dalam kantor Apple dan ingin menginspirasi gadis kulit hitam lainnya untuk kesetaraan golongan.
Ia menyebut bahwa ada masa depan bagi semua gadis kulit hitam untuk dapat mengejar karir sebagai gadis teknologi. Tidak ada satu pun laporan rahasia mengenai proyek perusahaan yang sedang berlangsung, namun ia tetap saja dipecat.
Video yang dibuat Boone tentang satu hari dalam kehidupan seorang pekerja teknologi kulit hitam mendapat 400.000 tampilan, dan banyak orang yang bertanya-tanya tentang pekerjaan tersebut kepadanya.
BACA JUGA:Facebook Tak Lagi Fokus pada Konten Berita, Lalu Apa?
Demikian pula, karyawan Apple lainnya hampir dipecat dari kantor karena konten viral di TikTok. Ia adalah Paris Campbell yang mencoba membantu seorang teman untuk menemukan iPhone-nya yang hilang.
Meski video tersebut diambil di rumahnya, Apple menyatakan bahwa menyatakan diri sebagai karyawan di Apple adalah pelanggaran hukum. Pelanggaran kebijakan yang semakin meningkat membuat Apple memecat banyak karyawan mereka.Selain dua karyawan di atas, Tony Blevins yang menjabat sebagai VP of Procurement di Apple juga harus menelan pil pahit dari aturan tersebut. Berdasarkan laporan CNBC, ia didepak karena melontarkan komen buruk.
Seorang perwakilan Apple mengonfirmasi kepergiannya dengan mengatakan, &quot;Tony akan meninggalkan Apple.&quot; Kepergian itu dipicu oleh video TikTok yang diposting pada 5 September lalu.
Dalam video, Belevins keluar dari mobil sport Mercedes-Benz yang mahal dan ditanya apa yang dia lakukan untuk mencari nafkah oleh Daniel Mac, konten kreator yang kerap mengajukan pertanyaan kepada orang-orang tentang mobil mahal.
Dalam video tersebut, Blevins menjawab, &quot;Saya balapan mobil, bermain golf, dan membelai wanita berpayudara besar. Tetapi saya mengambil libur akhir pekan dan hari libur besar.&quot; Pernyataan itu tampaknya merujuk pada kutipan serupa dalam film &quot;Arthur.&quot;
Komentar Blevins lantas langsung diinvestigasi oleh pihak Apple yang berujung pada pelepasan jabatannya. Namun, sebelum diputuskan untuk dipecat, Belvins lebih dulu menyatakan pengunduran dirinya.</content:encoded></item></channel></rss>
