<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seberapa Tinggi Manusia Bisa Dirikan Bangunan dan Apa Saja Tantangannya?</title><description>Sering terdengar ada bangunan baru super tinggi yang akan mengalahkan bangunan lama, ini seperti tidak ada habisnya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/13/56/2686455/seberapa-tinggi-manusia-bisa-dirikan-bangunan-dan-apa-saja-tantangannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/13/56/2686455/seberapa-tinggi-manusia-bisa-dirikan-bangunan-dan-apa-saja-tantangannya"/><item><title>Seberapa Tinggi Manusia Bisa Dirikan Bangunan dan Apa Saja Tantangannya?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/13/56/2686455/seberapa-tinggi-manusia-bisa-dirikan-bangunan-dan-apa-saja-tantangannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/13/56/2686455/seberapa-tinggi-manusia-bisa-dirikan-bangunan-dan-apa-saja-tantangannya</guid><pubDate>Kamis 13 Oktober 2022 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Angeltika Clara Sinaga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/13/56/2686455/seberapa-tinggi-manusia-bisa-dirikan-bangunan-dan-apa-saja-tantangannya-ZqJzrj50Z9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seberapa tinggi manusia bisa dirikan bangunan dan apa saja tantangannya? (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/13/56/2686455/seberapa-tinggi-manusia-bisa-dirikan-bangunan-dan-apa-saja-tantangannya-ZqJzrj50Z9.jpg</image><title>Seberapa tinggi manusia bisa dirikan bangunan dan apa saja tantangannya? (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Sering terdengar ada bangunan baru super tinggi yang akan mengalahkan bangunan lama, ini seperti tidak ada habisnya. Apakah sebenarnya ada batas seberapa tinggi bangunan bisa didirikan?
Dilansir dari kanal YouTube Kok Bisa?, Kamis (13/10/2022), menurut perhitungan seorang ahli, bangunan tertinggi yang bisa dibuat oleh manusia adalah satu meter lebih tinggi daripada Gunung Everest, di mana perkiraan tinggi bangunan sekitar 8.850 meter.
Apabila bangunan tersebut didirikan dengan ketinggian tersebut, bentuknya tidak akan seperti yang dibayangkan. Hal ini, dikarenakan ada banyak tantangan yang harus dilewati untuk mendirikan bangunan super tinggi.
BACA JUGA:Memilukan, 477 Paus Mati dan Terdampar di Selandia Baru, Apa Penyebabnya?
Lantas, apa saja tantangan untuk mendirikan bangunan super tinggi tersebut?
Salah satu tantangan dalam mendirikan bangunan super tinggi, yaitu angin. Ketika berada di bawah kekuatan angin cukup rendah, tetapi berbeda jika dibandingkan saat berada di atas bangunan yang akan lebih terasa kencang hembusannya.
Walaupun hanya terpaan angin, tetapi dapat berakibat buruk karena bangunan bisa saja mengalami guncangan layaknya pohon ketika terkena angin atau badai kencang.
BACA JUGA:4 Burung Tangguh dan Mematikan di Dunia, Salah Satunya Kasuari
Inilah alasan mengapa pondasi dan struktur inti bangunan harus dibuat sangat kuat agar mampu menahan terpaan angin kencang.
Selain itu, menggunakan tangga untuk bangunan super tinggi bukanlah pilihan. Tanpa adanya elevator akan percuma saja. Misalnya, untuk gedung super tinggi yang memiliki lantai mencapai 150 lantai, manusia tidak akan mungkin menaiki satu per satu anak tangga.
Sampai saat ini, kabel elevator hanya bisa mengangkat beban dalam jarak maksimal 600 meter, lebih dari jarak tersebut kabel elevator akan jatuh akibat beban yang diangkat.Tantangan terbesar lain jika ingin mendirikan bangunan super tinggi, di mana biaya yang diperlukan pastinya akan sangat mahal sehingga menguras banyak dana. Dalam mendirikan bangunan super tinggi, kita membutuhkan material dan peralatan yang memadai.
Contohnya, bangunan super tinggi saat ini berada di Dubai, yaitu Burj Khalifa yang menelan biaya sebesar $1.5 miliar AS atau setara Rp23 miliar, dengan rentan waktu pembuatan dari 2004 hingga 2010.
Kendati demikian, adanya tantangan dalam mendirikan bangunan super tinggi tidak mengurangi ambisi manusia dengan merancang ide yang terdengar mustahil.
Misalnya, manusia bisa saja mendirikan gedung hingga menembus atmosfer Bumi, jika berhasil membuat elevator luar angkasa.
Ide tersebut sulit untuk direalisasikan, tetapi secara studi dan sains, elevator angkasa sangatlah mungkin dan masuk akal untuk dibuat dengan teknologi masa depan.
Jika benar-benar dibuat, elevator luar angkasa inilah yang akan menjadi objek paling tinggi yang pernah dibuat oleh kita sebagai manusia.</description><content:encoded>JAKARTA - Sering terdengar ada bangunan baru super tinggi yang akan mengalahkan bangunan lama, ini seperti tidak ada habisnya. Apakah sebenarnya ada batas seberapa tinggi bangunan bisa didirikan?
Dilansir dari kanal YouTube Kok Bisa?, Kamis (13/10/2022), menurut perhitungan seorang ahli, bangunan tertinggi yang bisa dibuat oleh manusia adalah satu meter lebih tinggi daripada Gunung Everest, di mana perkiraan tinggi bangunan sekitar 8.850 meter.
Apabila bangunan tersebut didirikan dengan ketinggian tersebut, bentuknya tidak akan seperti yang dibayangkan. Hal ini, dikarenakan ada banyak tantangan yang harus dilewati untuk mendirikan bangunan super tinggi.
BACA JUGA:Memilukan, 477 Paus Mati dan Terdampar di Selandia Baru, Apa Penyebabnya?
Lantas, apa saja tantangan untuk mendirikan bangunan super tinggi tersebut?
Salah satu tantangan dalam mendirikan bangunan super tinggi, yaitu angin. Ketika berada di bawah kekuatan angin cukup rendah, tetapi berbeda jika dibandingkan saat berada di atas bangunan yang akan lebih terasa kencang hembusannya.
Walaupun hanya terpaan angin, tetapi dapat berakibat buruk karena bangunan bisa saja mengalami guncangan layaknya pohon ketika terkena angin atau badai kencang.
BACA JUGA:4 Burung Tangguh dan Mematikan di Dunia, Salah Satunya Kasuari
Inilah alasan mengapa pondasi dan struktur inti bangunan harus dibuat sangat kuat agar mampu menahan terpaan angin kencang.
Selain itu, menggunakan tangga untuk bangunan super tinggi bukanlah pilihan. Tanpa adanya elevator akan percuma saja. Misalnya, untuk gedung super tinggi yang memiliki lantai mencapai 150 lantai, manusia tidak akan mungkin menaiki satu per satu anak tangga.
Sampai saat ini, kabel elevator hanya bisa mengangkat beban dalam jarak maksimal 600 meter, lebih dari jarak tersebut kabel elevator akan jatuh akibat beban yang diangkat.Tantangan terbesar lain jika ingin mendirikan bangunan super tinggi, di mana biaya yang diperlukan pastinya akan sangat mahal sehingga menguras banyak dana. Dalam mendirikan bangunan super tinggi, kita membutuhkan material dan peralatan yang memadai.
Contohnya, bangunan super tinggi saat ini berada di Dubai, yaitu Burj Khalifa yang menelan biaya sebesar $1.5 miliar AS atau setara Rp23 miliar, dengan rentan waktu pembuatan dari 2004 hingga 2010.
Kendati demikian, adanya tantangan dalam mendirikan bangunan super tinggi tidak mengurangi ambisi manusia dengan merancang ide yang terdengar mustahil.
Misalnya, manusia bisa saja mendirikan gedung hingga menembus atmosfer Bumi, jika berhasil membuat elevator luar angkasa.
Ide tersebut sulit untuk direalisasikan, tetapi secara studi dan sains, elevator angkasa sangatlah mungkin dan masuk akal untuk dibuat dengan teknologi masa depan.
Jika benar-benar dibuat, elevator luar angkasa inilah yang akan menjadi objek paling tinggi yang pernah dibuat oleh kita sebagai manusia.</content:encoded></item></channel></rss>
