<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekor Penjualan Motor Tahun 2019 Sulit Tercapai, AISI: Butuh Waktu</title><description>Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyatakan tidak dapat menjamin penjualan sepeda motor kembali normal dalam waktu singkat.&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/13/53/2686577/rekor-penjualan-motor-tahun-2019-sulit-tercapai-aisi-butuh-waktu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/13/53/2686577/rekor-penjualan-motor-tahun-2019-sulit-tercapai-aisi-butuh-waktu"/><item><title>Rekor Penjualan Motor Tahun 2019 Sulit Tercapai, AISI: Butuh Waktu</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/13/53/2686577/rekor-penjualan-motor-tahun-2019-sulit-tercapai-aisi-butuh-waktu</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/13/53/2686577/rekor-penjualan-motor-tahun-2019-sulit-tercapai-aisi-butuh-waktu</guid><pubDate>Kamis 13 Oktober 2022 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/13/53/2686577/rekor-penjualan-motor-tahun-2019-sulit-tercapai-aisi-butuh-waktu-qyEMHePTA2.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Astra-Honda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/13/53/2686577/rekor-penjualan-motor-tahun-2019-sulit-tercapai-aisi-butuh-waktu-qyEMHePTA2.JPG</image><title>Ilustrasi. (Foto: Astra-Honda)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyatakan tidak dapat menjamin penjualan sepeda motor kembali normal dalam waktu singkat.
Ketua Umum Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) Johannes Loman menyebutkan, butuh waktu beberapa tahun mencapai angka penjualan hingga 6,5 juta unit sepeda motor seperti di tahun 2019.
Loman mengungkapkan, penjualan motor menurun tajam hingga 50% saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada tahun 2020. Setelah dua tahun berlalu, penjualan motor kembali merangkak naik meski masih jauh dari pencapaian tahun 2019.
BACA JUGA:AISI Optimis Target 2 Juta Motor Listrik di 2025 Bisa Tercapai

&amp;ldquo;Kalau di atas kertas sih kita lihat normal, ya. Tapi itu kan tergantung kondisi dunia, bukan hanya di Indonesia. Ya, mudah-mudahan aman sih semuanya. Saya kira tahun depan belum bisa mencapai angka enam juta,&amp;rdquo; kata Loman saat ditemui di Jakarta, Selasa (11/10/2022).
Loman menilai, penurunan angka penjualan diprakirakan terjadi karena inflasi yang terjadi di seluruh dunia dan membuat daya beli masyarakat menurun.
&amp;ldquo;Kelihatannya enggak mudah dalam satu tahun (penjualan motor) bisa kembali seperti 2019. Tapi menurut saya akan kembali dalam beberapa tahun,&amp;rdquo; ucapnya.
BACA JUGA:Menhub Upayakan Subsidi Motor Listrik, Dapat Potongan Rp5 Juta

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memperingatkan datangnya resesi di tahun depan. Namun, Loman optimistis resesi pada tahun depan tak akan berdampak banyak pada penjualan motor.
&amp;ldquo;Kita belum mempelajari secara detailnya, kalau dari AISI sedang mempelajari. Jadi tunggu saja, kita akan sampaikan total pasar tahun depan seperti apa. Yang pasti untuk mencapai penjualan enam juta motor butuh waktu,&amp;rdquo; ujar Loman.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyatakan tidak dapat menjamin penjualan sepeda motor kembali normal dalam waktu singkat.
Ketua Umum Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) Johannes Loman menyebutkan, butuh waktu beberapa tahun mencapai angka penjualan hingga 6,5 juta unit sepeda motor seperti di tahun 2019.
Loman mengungkapkan, penjualan motor menurun tajam hingga 50% saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada tahun 2020. Setelah dua tahun berlalu, penjualan motor kembali merangkak naik meski masih jauh dari pencapaian tahun 2019.
BACA JUGA:AISI Optimis Target 2 Juta Motor Listrik di 2025 Bisa Tercapai

&amp;ldquo;Kalau di atas kertas sih kita lihat normal, ya. Tapi itu kan tergantung kondisi dunia, bukan hanya di Indonesia. Ya, mudah-mudahan aman sih semuanya. Saya kira tahun depan belum bisa mencapai angka enam juta,&amp;rdquo; kata Loman saat ditemui di Jakarta, Selasa (11/10/2022).
Loman menilai, penurunan angka penjualan diprakirakan terjadi karena inflasi yang terjadi di seluruh dunia dan membuat daya beli masyarakat menurun.
&amp;ldquo;Kelihatannya enggak mudah dalam satu tahun (penjualan motor) bisa kembali seperti 2019. Tapi menurut saya akan kembali dalam beberapa tahun,&amp;rdquo; ucapnya.
BACA JUGA:Menhub Upayakan Subsidi Motor Listrik, Dapat Potongan Rp5 Juta

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memperingatkan datangnya resesi di tahun depan. Namun, Loman optimistis resesi pada tahun depan tak akan berdampak banyak pada penjualan motor.
&amp;ldquo;Kita belum mempelajari secara detailnya, kalau dari AISI sedang mempelajari. Jadi tunggu saja, kita akan sampaikan total pasar tahun depan seperti apa. Yang pasti untuk mencapai penjualan enam juta motor butuh waktu,&amp;rdquo; ujar Loman.</content:encoded></item></channel></rss>
