<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Ciri Oli Gardan Harus Segera Diganti, Bisa Bahaya Kalau Telat</title><description>Semakin jarang mengganti oli gardan dapat berisiko membuat kendaraan tidak nyaman dikendarai, merusak komponen dan kecelakaan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/10/87/2684348/5-ciri-oli-gardan-harus-segera-diganti-bisa-bahaya-kalau-telat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/10/87/2684348/5-ciri-oli-gardan-harus-segera-diganti-bisa-bahaya-kalau-telat"/><item><title>5 Ciri Oli Gardan Harus Segera Diganti, Bisa Bahaya Kalau Telat</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/10/87/2684348/5-ciri-oli-gardan-harus-segera-diganti-bisa-bahaya-kalau-telat</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/10/87/2684348/5-ciri-oli-gardan-harus-segera-diganti-bisa-bahaya-kalau-telat</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2022 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Citra Dara Vresti Trisna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/10/87/2684348/5-ciri-oli-gardan-harus-segera-diganti-bisa-bahaya-kalau-telat-Glf2cq7fKA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penggantian oli gardan. (Foto: Suzuki Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/10/87/2684348/5-ciri-oli-gardan-harus-segera-diganti-bisa-bahaya-kalau-telat-Glf2cq7fKA.jpg</image><title>Penggantian oli gardan. (Foto: Suzuki Indonesia)</title></images><description>JAKARTA - Pelumas kendaraan punya peran cukup vital untuk merawat kondisi kendaraan tetap dalam keadaan prima. Ada dua jenis pelumas, yakni: pelumas gardan dan pelumas mesin. Tapi, kebanyakan dari pemilik kendaraan jarang ada yang mengerti pelumas gardan.
Fungsi dari oli gardan adalah melumasi bagian transmisi otomatis di dalam mobil. Meski sama-sama melumasi, tapi bagian atau komponen yang dilumasi itulah yang berbeda.&amp;nbsp;
Itensitas penggantian oli gardan adalah 3-4 bulan sekali dan bergantung pemakaian. Semakin tinggi pemakaian, semakin rapat itensitas pergantiannya. Semakin jarang mengganti oli gardan dapat berisiko membuat kendaraan tidak nyaman dikendarai, merusak komponen dan kecelakaan.
BACA JUGA:Cara Memilih Pelumas yang Tepat untuk Mobil LCGC, Jangan Sampai Salah!

Namun, pertanyaannya kemudian adalah bagaimana pengendara tahu bahwa kendaraannya sudah waktunya ganti oli. Berikut ciri kendaraan yang sudah waktunya ganti oli gardan.
1. Bergetar kencang ketika kendaraan belok
Mobil yang jarang diganti oli gardannya akan mengalami getaran kencang di mobilnya. Getaran itu terasa semakin kencang apabila kendaraan berbelok. Namun, ketika di jalanan lurus, getaran mobil tidak seberapa kencang.
2. Tercium aroma terbakar pada gardan
Jika ingin memastikan oli gardan sudah waktunya diganti atau belum, maka Anda bisa coba untuk mencium aroma di sekitar gearbox. Kendaraan yang sudah waktunya ganti oli gardan biasanya tercium bau terbakar di bagian gardan. Bau tidak sedap seperti terbakar juga dapat muncul karena oli yang digunakan kadaluarsa sehingga muncul bau tidak sedap.
BACA JUGA:Yuk, Kenali Fungsi Pompa Oli Mesin Mobil dalam Sistem Pelumasan

3. Suara berisik
Mobil yang sudah waktunya mengganti oli gardan biasanya memiliki suara yang cukup berisik dan mengganggu. Suara yang ditimbulkan adalah dengungan yang kencang. Suara ini muncul karena komponen-komponen saling bergesekan karena tidak terlumasi dengan baik. Semakin lama tidak diganti, maka suara berisik akan semakin kencang.4. Sulit mengendalikan roda
Ciri-ciri oli gardan yang sudah waktunya diganti adalah semakin sulit dikendalikan. Mengendalikan roda kendaraan mudah dilakukan jika oli gardan masih dalam kondisi baik. Tapi, jika oli gardan sudah kotor dan bahkan hamper kering, maka roda akan sulit dikendalikan. Hal inilah yang kemudian dapat memicu kecelakaan.
5. Warna oli berubah
Jika ingin mengecek apakah oli gardan masih layak digunakan atau tidak adalah dengan melihat langsung warnanya. Jika warna oli gardan sudah berubah, maka sudah selayaknya Anda mengganti oli gardan.
Ketika Anda sedang service ke bengkel, cobalah minta ditunjukkan warna oli gardan Anda. Jika oli gardan Anda sudah berwarna abu-abu metalik dan sudah agak gelap, maka sudah waktunya diganti. Selain itu, perhatikan juga teksturnya, oli gardan yang masih baik adalah yang kental, namun oli yang sudah waktunya diganti adalah yang bertekstur encer.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelumas kendaraan punya peran cukup vital untuk merawat kondisi kendaraan tetap dalam keadaan prima. Ada dua jenis pelumas, yakni: pelumas gardan dan pelumas mesin. Tapi, kebanyakan dari pemilik kendaraan jarang ada yang mengerti pelumas gardan.
Fungsi dari oli gardan adalah melumasi bagian transmisi otomatis di dalam mobil. Meski sama-sama melumasi, tapi bagian atau komponen yang dilumasi itulah yang berbeda.&amp;nbsp;
Itensitas penggantian oli gardan adalah 3-4 bulan sekali dan bergantung pemakaian. Semakin tinggi pemakaian, semakin rapat itensitas pergantiannya. Semakin jarang mengganti oli gardan dapat berisiko membuat kendaraan tidak nyaman dikendarai, merusak komponen dan kecelakaan.
BACA JUGA:Cara Memilih Pelumas yang Tepat untuk Mobil LCGC, Jangan Sampai Salah!

Namun, pertanyaannya kemudian adalah bagaimana pengendara tahu bahwa kendaraannya sudah waktunya ganti oli. Berikut ciri kendaraan yang sudah waktunya ganti oli gardan.
1. Bergetar kencang ketika kendaraan belok
Mobil yang jarang diganti oli gardannya akan mengalami getaran kencang di mobilnya. Getaran itu terasa semakin kencang apabila kendaraan berbelok. Namun, ketika di jalanan lurus, getaran mobil tidak seberapa kencang.
2. Tercium aroma terbakar pada gardan
Jika ingin memastikan oli gardan sudah waktunya diganti atau belum, maka Anda bisa coba untuk mencium aroma di sekitar gearbox. Kendaraan yang sudah waktunya ganti oli gardan biasanya tercium bau terbakar di bagian gardan. Bau tidak sedap seperti terbakar juga dapat muncul karena oli yang digunakan kadaluarsa sehingga muncul bau tidak sedap.
BACA JUGA:Yuk, Kenali Fungsi Pompa Oli Mesin Mobil dalam Sistem Pelumasan

3. Suara berisik
Mobil yang sudah waktunya mengganti oli gardan biasanya memiliki suara yang cukup berisik dan mengganggu. Suara yang ditimbulkan adalah dengungan yang kencang. Suara ini muncul karena komponen-komponen saling bergesekan karena tidak terlumasi dengan baik. Semakin lama tidak diganti, maka suara berisik akan semakin kencang.4. Sulit mengendalikan roda
Ciri-ciri oli gardan yang sudah waktunya diganti adalah semakin sulit dikendalikan. Mengendalikan roda kendaraan mudah dilakukan jika oli gardan masih dalam kondisi baik. Tapi, jika oli gardan sudah kotor dan bahkan hamper kering, maka roda akan sulit dikendalikan. Hal inilah yang kemudian dapat memicu kecelakaan.
5. Warna oli berubah
Jika ingin mengecek apakah oli gardan masih layak digunakan atau tidak adalah dengan melihat langsung warnanya. Jika warna oli gardan sudah berubah, maka sudah selayaknya Anda mengganti oli gardan.
Ketika Anda sedang service ke bengkel, cobalah minta ditunjukkan warna oli gardan Anda. Jika oli gardan Anda sudah berwarna abu-abu metalik dan sudah agak gelap, maka sudah waktunya diganti. Selain itu, perhatikan juga teksturnya, oli gardan yang masih baik adalah yang kental, namun oli yang sudah waktunya diganti adalah yang bertekstur encer.</content:encoded></item></channel></rss>
