<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Tidak Ada Fosil Dinosaurus di Indonesia? Ini Alasannya</title><description>Kenapa tidak ada fosil dinosaurus di Indonesia? Padahal, merupakan salah satu negara dengan kekayaan flora dan fauna yang melimpah.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/10/56/2684195/kenapa-tidak-ada-fosil-dinosaurus-di-indonesia-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/10/56/2684195/kenapa-tidak-ada-fosil-dinosaurus-di-indonesia-ini-alasannya"/><item><title>Kenapa Tidak Ada Fosil Dinosaurus di Indonesia? Ini Alasannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/10/56/2684195/kenapa-tidak-ada-fosil-dinosaurus-di-indonesia-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/10/56/2684195/kenapa-tidak-ada-fosil-dinosaurus-di-indonesia-ini-alasannya</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2022 18:11 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/10/56/2684195/kenapa-tidak-ada-fosil-dinosaurus-di-indonesia-ini-alasannya-cZKEQtqfzw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kenapa tidak ada fosil dinosaurus di Indonesia? Ini alasannya (Foto: Ask Gramps)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/10/56/2684195/kenapa-tidak-ada-fosil-dinosaurus-di-indonesia-ini-alasannya-cZKEQtqfzw.jpg</image><title>Kenapa tidak ada fosil dinosaurus di Indonesia? Ini alasannya (Foto: Ask Gramps)</title></images><description>JAKARTA - Kenapa tidak ada fosil dinosaurus di Indonesia? Padahal, merupakan salah satu negara dengan kekayaan flora dan fauna yang melimpah.
Banyak tumbuhan dan hewan unik yang bersemayam di sana. Meski demikian, hingga saat ini tidak ditemukan satu pun fosil dinosaurus. Lantas, mengapa demikian?
BACA JUGA:Tabrakan Bumi dengan Objek Langit Theia Jadi Teori Baru Terbentuknya Bulan
Dilansir dari National World News, Senin (10/10/2022), dinosaurus hidup pada zaman Mesozoikum yang memiliki tiga fase, yaitu Trias, Jurassic, dan Cretaceous.
Trias terjadi sekitar 252 juta tahun - 201 juta tahun yang lalu, Jurassic sekitar 210 - 145 juta tahun yang lalu, dan Cretaceous 145 - 66 juta tahun lalu.
Selama tiga fase tersebut, sebenarnya daratan Indonesia masih berada di bawah laut dan baru terbentuk sekitar 30 juta tahun lalu. Dari seluruh wilayah di Indonesia, hanya pulau Kalimantan yang merupakan bagian dari Eurasia pada Era Mesozoikum.
BACA JUGA:Yacht Canggih Seharga Rp381 Triliun Ini Bisa Berubah Jadi Kapal Selam
Namun, sayangnya fosil dinosaurus di pulau Kalimantan masih belum mungkin ditemukan karena letak geologis pulau yang sebagian besar merupakan lahan gambut dan membutuhkan biaya yang besar untuk melakukan penelitian.
Hal ini, dikuatkan dengan anggapan bahwa dinosaurus menghindari ekuator atau ekuator pada Era Mesozoikum. Pasalnya wilayah khatulistiwa sangat panas dan kering.Selain itu, wilayah khatulistiwa banyak mengandung karbon dioksida yang dapat menyebabkan kebakaran alam.
Meski sampai saat ini tidak ada satu pun fosil dinosaurus yang ditemukan di wilayah Indonesia, bisa dimukan banyak reptil laut purba, seperti Mixosaurus timorensis, Ichthtyosaurus ceramensis, dan Globidens timorensis.
Menurut John Long, dosen paleontologi di Flinders University, saat ini ada sekitar 900 spesies dinosaurus yang valid.
Dinosaurus diyakini telah mati setelah hujan meteor 65 juta tahun lalu, ketika asteroid berdiameter 15 kilometer menghantam Bumi. Serangan asteroid memiliki kekuatan kejut yang setara dengan 10 miliar bom Hiroshima.
Kekuatan getaran ini, merupakan pendahulu dari pembentukan kawah Chicxulub di bawah Semenanjung Yucat&amp;aacute;n Meksiko.</description><content:encoded>JAKARTA - Kenapa tidak ada fosil dinosaurus di Indonesia? Padahal, merupakan salah satu negara dengan kekayaan flora dan fauna yang melimpah.
Banyak tumbuhan dan hewan unik yang bersemayam di sana. Meski demikian, hingga saat ini tidak ditemukan satu pun fosil dinosaurus. Lantas, mengapa demikian?
BACA JUGA:Tabrakan Bumi dengan Objek Langit Theia Jadi Teori Baru Terbentuknya Bulan
Dilansir dari National World News, Senin (10/10/2022), dinosaurus hidup pada zaman Mesozoikum yang memiliki tiga fase, yaitu Trias, Jurassic, dan Cretaceous.
Trias terjadi sekitar 252 juta tahun - 201 juta tahun yang lalu, Jurassic sekitar 210 - 145 juta tahun yang lalu, dan Cretaceous 145 - 66 juta tahun lalu.
Selama tiga fase tersebut, sebenarnya daratan Indonesia masih berada di bawah laut dan baru terbentuk sekitar 30 juta tahun lalu. Dari seluruh wilayah di Indonesia, hanya pulau Kalimantan yang merupakan bagian dari Eurasia pada Era Mesozoikum.
BACA JUGA:Yacht Canggih Seharga Rp381 Triliun Ini Bisa Berubah Jadi Kapal Selam
Namun, sayangnya fosil dinosaurus di pulau Kalimantan masih belum mungkin ditemukan karena letak geologis pulau yang sebagian besar merupakan lahan gambut dan membutuhkan biaya yang besar untuk melakukan penelitian.
Hal ini, dikuatkan dengan anggapan bahwa dinosaurus menghindari ekuator atau ekuator pada Era Mesozoikum. Pasalnya wilayah khatulistiwa sangat panas dan kering.Selain itu, wilayah khatulistiwa banyak mengandung karbon dioksida yang dapat menyebabkan kebakaran alam.
Meski sampai saat ini tidak ada satu pun fosil dinosaurus yang ditemukan di wilayah Indonesia, bisa dimukan banyak reptil laut purba, seperti Mixosaurus timorensis, Ichthtyosaurus ceramensis, dan Globidens timorensis.
Menurut John Long, dosen paleontologi di Flinders University, saat ini ada sekitar 900 spesies dinosaurus yang valid.
Dinosaurus diyakini telah mati setelah hujan meteor 65 juta tahun lalu, ketika asteroid berdiameter 15 kilometer menghantam Bumi. Serangan asteroid memiliki kekuatan kejut yang setara dengan 10 miliar bom Hiroshima.
Kekuatan getaran ini, merupakan pendahulu dari pembentukan kawah Chicxulub di bawah Semenanjung Yucat&amp;aacute;n Meksiko.</content:encoded></item></channel></rss>
