<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Studi Baru Ungkap Asal Usul Predator Terbang Zaman Purba Pterosaurus</title><description>Studi baru tentang fosil dari reptil Trias Scleromochlus taylori di Skotlandia, menunjukkan ia satu rumpun denganPterosaurus.
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/09/56/2683523/studi-baru-ungkap-asal-usul-predator-terbang-zaman-purba-pterosaurus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/09/56/2683523/studi-baru-ungkap-asal-usul-predator-terbang-zaman-purba-pterosaurus"/><item><title>Studi Baru Ungkap Asal Usul Predator Terbang Zaman Purba Pterosaurus</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/09/56/2683523/studi-baru-ungkap-asal-usul-predator-terbang-zaman-purba-pterosaurus</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/09/56/2683523/studi-baru-ungkap-asal-usul-predator-terbang-zaman-purba-pterosaurus</guid><pubDate>Minggu 09 Oktober 2022 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Angeltika Clara Sinaga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/09/56/2683523/studi-baru-ungkap-asal-usul-predator-terbang-zaman-purba-pterosaurus-ppt4zu1tox.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Studi baru ungkap asal usul predator terbang zaman purba Pterosaurus (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/09/56/2683523/studi-baru-ungkap-asal-usul-predator-terbang-zaman-purba-pterosaurus-ppt4zu1tox.jpg</image><title>Studi baru ungkap asal usul predator terbang zaman purba Pterosaurus (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Studi baru tentang fosil dari reptil Trias Scleromochlus taylori di Skotlandia, menunjukkan bahwa pelari darat bertubuh kecil ini satu rumpun dengan reptil terbang prasejarah Pterosaurus.
Diketahui, Pterosaurus adalah vertebrata pertama yang terbang dari Trias akhir, yaitu sekitar 228 juta tahun yang lalu sampai akhir Kapur atau sekitar 66 juta tahun lalu sebelum asteroid jatuh yang memusnahkan hampir semua kehidupan di Bumi.
BACA JUGA:Populer Science: Keajaiban Lantunan Alquran hingga Kehidupan Misterius Bawah Tanah
Dilansir dari Reuters, Minggu (9/10/2022), Pterosaurus adalah reptil yang berkembang selama zaman dinosaurus dengan ukuran sayap yang lebar sekitar 10,7 meter dengan anatomi yang mencolok, seperti puncak kepala yang eksotis dan jari yang memanjang untuk menopang sayapnya.
Sementara itu, nenek moyang dan evolusi awal dari makhluk-makhluk ini sebenarnya telah lama membingungkan peneliti. Baru-baru ini, dilakukan terhadap sisa-sisa yang ditemukan di Skotlandia dari reptil kecil yang hidup selama Periode Trias.
Tentunya, hal tersebut membantu menjelaskan asal-usul sederhana dari Pterosaurus. Para peneliti menemukan reptil yang disebut Scleromochlus taylori adalah kerabat terdekat dari Pterosaurus, dan dikatakan bahwa Scleromochlus memiliki kemiripan dengan reptil Pterosaurus yang berevolusi.
BACA JUGA:Kucing Bernama Fenrir Pecahkan Rekor, Jadi yang Tertinggi di Dunia
Scleromochlus memiliki ukuran panjang sekitar 8 cm, hewan purba ini kemungkinan pemakan serangga dan invertebrata kecil. Anggota badannya yang panjang dan ramping, dengan kepala yang relatif besar, batang tubuh yang pendek dan ekornya yang panjang.
&amp;ldquo;Scleromochlus memberikan informasi unik tentang nenek moyang Pterosaurus, hal ini menunjukkan bahwa mereka kemungkinan besar berasal dari pelari darat bertubuh kecil,&amp;rdquo; kata Davide Foffa, seorang peneliti Postdoctoral Paleontologi di Virginia Tech, serta penulis utama studi di jurnal Nature.
Sekitar 10 juta tahun lebih awal mendahului Pterosaurus, masa hidup Scleromochlus sudah ada hampir sama dengan dinosaurus yang paling awal.Para peneliti menggunakan teknologi pemindaian yang canggih untuk melihat ke dalam batu pasir yang mengandung fosil dari Scleromochlus, sehingga mengungkap anatominya untuk pertama kali.
Fosil tersebut digali di dekat kota Elgin, pantai timur laut Skotlandia dan pertama kali dijelaskan pada tahun 1909, tetapi pada saat itu tidak memungkinkan untuk memberikan pemahaman rinci tentang hewan tersebut.
&amp;ldquo;Scleromochlus mungkin bukan predator besar yang ganas, tetapi ini memberi kita cerita yang sangat menarik. Ini menunjukkan bahwa hewan yang sangat ikonik seperti Pterosaurus, berbeda dengan dinosaurus dan banyak kelompok lainnya,&amp;rdquo; kata Foffa.
Awalnya Pterosaurus ini hanya memiliki tubuh yang relatif kecil seukuran burung gagak, tetapi perlahan dapat mencapai ukuran dengan dimensi yang lebih besar.
Tidak hanya itu, berbeda selayaknya burung yang menggunakan bulu untuk terbang, justru sayap Pterosaurus dibentuk oleh selaput keras yang lebar dengan keempat jarinya memanjang hingga pergelangan kaki.
Fosil yang ditemukan oleh para peneliti ini membantu memperjelas asal usul dan kerabat dari Pterosaurus yang sudah lama belum terkuak dengan jelas. Hal ini memberikan informasi penting tentang ilmu pengetahuan hewan purba zaman dahulu.</description><content:encoded>JAKARTA - Studi baru tentang fosil dari reptil Trias Scleromochlus taylori di Skotlandia, menunjukkan bahwa pelari darat bertubuh kecil ini satu rumpun dengan reptil terbang prasejarah Pterosaurus.
Diketahui, Pterosaurus adalah vertebrata pertama yang terbang dari Trias akhir, yaitu sekitar 228 juta tahun yang lalu sampai akhir Kapur atau sekitar 66 juta tahun lalu sebelum asteroid jatuh yang memusnahkan hampir semua kehidupan di Bumi.
BACA JUGA:Populer Science: Keajaiban Lantunan Alquran hingga Kehidupan Misterius Bawah Tanah
Dilansir dari Reuters, Minggu (9/10/2022), Pterosaurus adalah reptil yang berkembang selama zaman dinosaurus dengan ukuran sayap yang lebar sekitar 10,7 meter dengan anatomi yang mencolok, seperti puncak kepala yang eksotis dan jari yang memanjang untuk menopang sayapnya.
Sementara itu, nenek moyang dan evolusi awal dari makhluk-makhluk ini sebenarnya telah lama membingungkan peneliti. Baru-baru ini, dilakukan terhadap sisa-sisa yang ditemukan di Skotlandia dari reptil kecil yang hidup selama Periode Trias.
Tentunya, hal tersebut membantu menjelaskan asal-usul sederhana dari Pterosaurus. Para peneliti menemukan reptil yang disebut Scleromochlus taylori adalah kerabat terdekat dari Pterosaurus, dan dikatakan bahwa Scleromochlus memiliki kemiripan dengan reptil Pterosaurus yang berevolusi.
BACA JUGA:Kucing Bernama Fenrir Pecahkan Rekor, Jadi yang Tertinggi di Dunia
Scleromochlus memiliki ukuran panjang sekitar 8 cm, hewan purba ini kemungkinan pemakan serangga dan invertebrata kecil. Anggota badannya yang panjang dan ramping, dengan kepala yang relatif besar, batang tubuh yang pendek dan ekornya yang panjang.
&amp;ldquo;Scleromochlus memberikan informasi unik tentang nenek moyang Pterosaurus, hal ini menunjukkan bahwa mereka kemungkinan besar berasal dari pelari darat bertubuh kecil,&amp;rdquo; kata Davide Foffa, seorang peneliti Postdoctoral Paleontologi di Virginia Tech, serta penulis utama studi di jurnal Nature.
Sekitar 10 juta tahun lebih awal mendahului Pterosaurus, masa hidup Scleromochlus sudah ada hampir sama dengan dinosaurus yang paling awal.Para peneliti menggunakan teknologi pemindaian yang canggih untuk melihat ke dalam batu pasir yang mengandung fosil dari Scleromochlus, sehingga mengungkap anatominya untuk pertama kali.
Fosil tersebut digali di dekat kota Elgin, pantai timur laut Skotlandia dan pertama kali dijelaskan pada tahun 1909, tetapi pada saat itu tidak memungkinkan untuk memberikan pemahaman rinci tentang hewan tersebut.
&amp;ldquo;Scleromochlus mungkin bukan predator besar yang ganas, tetapi ini memberi kita cerita yang sangat menarik. Ini menunjukkan bahwa hewan yang sangat ikonik seperti Pterosaurus, berbeda dengan dinosaurus dan banyak kelompok lainnya,&amp;rdquo; kata Foffa.
Awalnya Pterosaurus ini hanya memiliki tubuh yang relatif kecil seukuran burung gagak, tetapi perlahan dapat mencapai ukuran dengan dimensi yang lebih besar.
Tidak hanya itu, berbeda selayaknya burung yang menggunakan bulu untuk terbang, justru sayap Pterosaurus dibentuk oleh selaput keras yang lebar dengan keempat jarinya memanjang hingga pergelangan kaki.
Fosil yang ditemukan oleh para peneliti ini membantu memperjelas asal usul dan kerabat dari Pterosaurus yang sudah lama belum terkuak dengan jelas. Hal ini memberikan informasi penting tentang ilmu pengetahuan hewan purba zaman dahulu.</content:encoded></item></channel></rss>
