<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kominfo Batal Suntik Mati TV Analog Besok, Mundur Jadi 2 November   </title><description></description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/04/54/2680724/kominfo-batal-suntik-mati-tv-analog-besok-mundur-jadi-2-november</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/04/54/2680724/kominfo-batal-suntik-mati-tv-analog-besok-mundur-jadi-2-november"/><item><title>Kominfo Batal Suntik Mati TV Analog Besok, Mundur Jadi 2 November   </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/04/54/2680724/kominfo-batal-suntik-mati-tv-analog-besok-mundur-jadi-2-november</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/10/04/54/2680724/kominfo-batal-suntik-mati-tv-analog-besok-mundur-jadi-2-november</guid><pubDate>Selasa 04 Oktober 2022 21:07 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/04/54/2680724/kominfo-batal-suntik-mati-tv-analog-besok-mundur-jadi-2-november-VCmKwpA1aH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi TV Analog. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/04/54/2680724/kominfo-batal-suntik-mati-tv-analog-besok-mundur-jadi-2-november-VCmKwpA1aH.jpg</image><title>Ilustrasi TV Analog. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>KEMENTERIAN Kominfo akhirnya batal menyuntik mati siaran TV analog (ASO), menyusul permintaan dari ATVSI (Asosiasi Televisi Swasta Indonesia) sebagai pihak penyelenggara multipleksing.

Awalnya, suntik mati ASO akan dilakukan di wilayah Jakarta Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) besok, Rabu 5 Oktober 2022. Namun, diundur menjadi tanggal 2 November 2022.

Menurut DirekturJenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong, menyebut ATVSI meminta jadwal ASO Jabodetabek diundur ke tanggal 2 November 2022 mendatang yang mana memang pada tanggal tersebut menjadi batas akhir ASO sesuai dengan Undang-undang Cipta Kerja.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8yOS81LzE0NzU5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Sebenarnya kami siap melaksanakan di 5 Oktober 2022. Tapi ada permintaan dari ATVSI untuk menyesuaikan jadwal ke tanggal 2 November sesuai UU Cipta Kerja,&quot; kata Dirjen Usman saat dihubungi, Selasa (4/10/2022).

Dirjen Usman sendiri mengaku tidak mengetahui apa alasan ATVSI meminta penyesuaian jadwal ASO ke tanggal 2 November 2022 mendatang. Ia menyarankan untuk menanyakan hal tersebut langsung ke pihak ATVSI.

Sekadar diketahui, sebelumnya, penyelenggaraan ASO untuk wilayah Jabodetabek dijadwalkan akan berkangsung pada tanggal 5 Oktober 2022. Staf Khusus Menteri Kominfo Rosarita Niken Widiastuti juga sudah memastikannya.Dalam konferensi pers beberapa waktu lalu Rosarita menyebut sudah  waktunya Jabodetabek beralih ke sistem siaran TV Digital. Menurutnya,  Jabodetabek siap ASO karena telah memenuhi ukuran kesiapan yang terdiri  dalam tiga hal.

&amp;ldquo;Pertama, di wilayah tersebut terdapat siaran TV analog yang akan  dihentikan siarannya. Kedua, telah beroperasi siaran TV digital pada  cakupan siaran TV analog sebagai penggantinya. Ketiga, sudah dilakukan  pembagian bantuan Set Top Box (STB) bagi Rumah Tangga Miskin di wilayah  tersebut,&amp;rdquo; ujarnya.

Demikian halnya dengan kesiapan siaran televisi digital di  Jabodetabek. Ia menilai Infrastruktur siaran TV digital di Jabodetabek  juga telah seluruhnya beroperasi melalui 7 operator multipleksing, yaitu  Lembaga Penyiaran Publik TVRI dan 6 Lembaga Penyiaran Swasta.</description><content:encoded>KEMENTERIAN Kominfo akhirnya batal menyuntik mati siaran TV analog (ASO), menyusul permintaan dari ATVSI (Asosiasi Televisi Swasta Indonesia) sebagai pihak penyelenggara multipleksing.

Awalnya, suntik mati ASO akan dilakukan di wilayah Jakarta Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) besok, Rabu 5 Oktober 2022. Namun, diundur menjadi tanggal 2 November 2022.

Menurut DirekturJenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong, menyebut ATVSI meminta jadwal ASO Jabodetabek diundur ke tanggal 2 November 2022 mendatang yang mana memang pada tanggal tersebut menjadi batas akhir ASO sesuai dengan Undang-undang Cipta Kerja.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8yOS81LzE0NzU5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Sebenarnya kami siap melaksanakan di 5 Oktober 2022. Tapi ada permintaan dari ATVSI untuk menyesuaikan jadwal ke tanggal 2 November sesuai UU Cipta Kerja,&quot; kata Dirjen Usman saat dihubungi, Selasa (4/10/2022).

Dirjen Usman sendiri mengaku tidak mengetahui apa alasan ATVSI meminta penyesuaian jadwal ASO ke tanggal 2 November 2022 mendatang. Ia menyarankan untuk menanyakan hal tersebut langsung ke pihak ATVSI.

Sekadar diketahui, sebelumnya, penyelenggaraan ASO untuk wilayah Jabodetabek dijadwalkan akan berkangsung pada tanggal 5 Oktober 2022. Staf Khusus Menteri Kominfo Rosarita Niken Widiastuti juga sudah memastikannya.Dalam konferensi pers beberapa waktu lalu Rosarita menyebut sudah  waktunya Jabodetabek beralih ke sistem siaran TV Digital. Menurutnya,  Jabodetabek siap ASO karena telah memenuhi ukuran kesiapan yang terdiri  dalam tiga hal.

&amp;ldquo;Pertama, di wilayah tersebut terdapat siaran TV analog yang akan  dihentikan siarannya. Kedua, telah beroperasi siaran TV digital pada  cakupan siaran TV analog sebagai penggantinya. Ketiga, sudah dilakukan  pembagian bantuan Set Top Box (STB) bagi Rumah Tangga Miskin di wilayah  tersebut,&amp;rdquo; ujarnya.

Demikian halnya dengan kesiapan siaran televisi digital di  Jabodetabek. Ia menilai Infrastruktur siaran TV digital di Jabodetabek  juga telah seluruhnya beroperasi melalui 7 operator multipleksing, yaitu  Lembaga Penyiaran Publik TVRI dan 6 Lembaga Penyiaran Swasta.</content:encoded></item></channel></rss>
