<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ini yang Harus Dipersiapkan Pemerintah untuk Kembangkan Kendaraan Listrik</title><description>Pemerintah penting menyiapkan beberapa hal untuk peralihan ke kendaraan listrik.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/09/30/52/2678421/ini-yang-harus-dipersiapkan-pemerintah-untuk-kembangkan-kendaraan-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/09/30/52/2678421/ini-yang-harus-dipersiapkan-pemerintah-untuk-kembangkan-kendaraan-listrik"/><item><title> Ini yang Harus Dipersiapkan Pemerintah untuk Kembangkan Kendaraan Listrik</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/09/30/52/2678421/ini-yang-harus-dipersiapkan-pemerintah-untuk-kembangkan-kendaraan-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/09/30/52/2678421/ini-yang-harus-dipersiapkan-pemerintah-untuk-kembangkan-kendaraan-listrik</guid><pubDate>Jum'at 30 September 2022 19:04 WIB</pubDate><dc:creator>Syifa Fauziah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/30/52/2678421/ini-yang-harus-dipersiapkan-pemerintah-untuk-kembangkan-kendaraan-listrik-V6yXtfdGNN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil listrik DSFK Glory E3 (ANTARA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/30/52/2678421/ini-yang-harus-dipersiapkan-pemerintah-untuk-kembangkan-kendaraan-listrik-V6yXtfdGNN.jpg</image><title>Mobil listrik DSFK Glory E3 (ANTARA)</title></images><description>DALAM&amp;nbsp;beberapa tahun terakhir, pemerintah mulai menggalakkan penggunaan kendaraan listrik agar mengurangi polusi. Hal itu sudah menunjukkan sisi positif, terlihat dari beebrapa perusahaan otomotif yang merilis kendaraan listrik-electric vehicle (EV).
Ketua Laboratorium Konversi Energi Listrik Institut Teknologi Bandung, DR. Ir. Agus Purwadi MT mengatakan hal yang harus dipersiapkan pemerintah adalah melakukan alokasi anggaran. Sebab hal itu juga yang dilakukan oleh beberapa negara maju.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Berapa Biaya Bikin Pelat Nomor Cantik Mobil Listrik?
&amp;ldquo;Kita bisa bayangkan negara berpenghasilan di atas kita itu mensubsidi kendaraan listrik untuk masyarakatnya,&amp;rdquo; ujarnya dalam Webibar Perindo bertajuk &amp;lsquo;Kesiapan Industri Otomotif Beralih ke Mobil Listrik&amp;rsquo;, Jumat (30/9/2022).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xMi85LzE1MTg1OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia pun mencontohkan negara Korea saat membeli kendaraan motor mensubsidi masyarakatnya 50 persen dari harga asli. Apalagi kini dia melihat di Indonesia kendaraan listrik sudah over supplay.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Desainnya Futuristik! Ini Dia Review Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 dari Captain Vincent
&amp;ldquo;Produsen terbirit-birit memproduksi kendaraan. Bahkan ada yang inden hingga satu tahun, itu menurut kami pas timingnya. Kalau bisa pemerintah mesubsidi harga belinya seperti yang dilakukan negara maju. Tapi juga disesuaikan dengan kemampuan fiskal,&amp;rdquo; tuturnya.
Menurut Agus, melakukan subsidi pada kendaraan listrik kedepannya hal yang baik dan tepat sasaran daripada harus import uang keluar negeri.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mending subsidi listrik daripada BBM. Karena jadi emisi yang cukup berdampak. Kini jd over supplay jadi bisa dilakukan. Di negara lain dilakukan nggak ada masalah apapun karena ujungnya melihat semua sistem efeknya,&amp;rdquo; imbuhnya.

</description><content:encoded>DALAM&amp;nbsp;beberapa tahun terakhir, pemerintah mulai menggalakkan penggunaan kendaraan listrik agar mengurangi polusi. Hal itu sudah menunjukkan sisi positif, terlihat dari beebrapa perusahaan otomotif yang merilis kendaraan listrik-electric vehicle (EV).
Ketua Laboratorium Konversi Energi Listrik Institut Teknologi Bandung, DR. Ir. Agus Purwadi MT mengatakan hal yang harus dipersiapkan pemerintah adalah melakukan alokasi anggaran. Sebab hal itu juga yang dilakukan oleh beberapa negara maju.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Berapa Biaya Bikin Pelat Nomor Cantik Mobil Listrik?
&amp;ldquo;Kita bisa bayangkan negara berpenghasilan di atas kita itu mensubsidi kendaraan listrik untuk masyarakatnya,&amp;rdquo; ujarnya dalam Webibar Perindo bertajuk &amp;lsquo;Kesiapan Industri Otomotif Beralih ke Mobil Listrik&amp;rsquo;, Jumat (30/9/2022).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xMi85LzE1MTg1OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia pun mencontohkan negara Korea saat membeli kendaraan motor mensubsidi masyarakatnya 50 persen dari harga asli. Apalagi kini dia melihat di Indonesia kendaraan listrik sudah over supplay.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Desainnya Futuristik! Ini Dia Review Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 dari Captain Vincent
&amp;ldquo;Produsen terbirit-birit memproduksi kendaraan. Bahkan ada yang inden hingga satu tahun, itu menurut kami pas timingnya. Kalau bisa pemerintah mesubsidi harga belinya seperti yang dilakukan negara maju. Tapi juga disesuaikan dengan kemampuan fiskal,&amp;rdquo; tuturnya.
Menurut Agus, melakukan subsidi pada kendaraan listrik kedepannya hal yang baik dan tepat sasaran daripada harus import uang keluar negeri.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mending subsidi listrik daripada BBM. Karena jadi emisi yang cukup berdampak. Kini jd over supplay jadi bisa dilakukan. Di negara lain dilakukan nggak ada masalah apapun karena ujungnya melihat semua sistem efeknya,&amp;rdquo; imbuhnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
