<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Juga Punya Komunitas Hacker Loh, Apa Saja Kegiatannya?   </title><description>Hacker sendiri tak selamanya identik dengan penjahat dunia maya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/09/21/54/2672272/indonesia-juga-punya-komunitas-hacker-loh-apa-saja-kegiatannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/09/21/54/2672272/indonesia-juga-punya-komunitas-hacker-loh-apa-saja-kegiatannya"/><item><title>Indonesia Juga Punya Komunitas Hacker Loh, Apa Saja Kegiatannya?   </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/09/21/54/2672272/indonesia-juga-punya-komunitas-hacker-loh-apa-saja-kegiatannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/09/21/54/2672272/indonesia-juga-punya-komunitas-hacker-loh-apa-saja-kegiatannya</guid><pubDate>Rabu 21 September 2022 20:03 WIB</pubDate><dc:creator>Mirsya Anandari Utami</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/21/54/2672272/indonesia-juga-punya-komunitas-hacker-loh-apa-saja-kegiatannya-D7lKdOE1TT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Hacker. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/21/54/2672272/indonesia-juga-punya-komunitas-hacker-loh-apa-saja-kegiatannya-D7lKdOE1TT.jpg</image><title>Ilustrasi Hacker. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>KASUS kebocoran data oleh hacker  memang tengah maenjadi isu yang disorot di Tanah Air. Hal itu tentu saja meresahkan masyarakat, apalagi data tersebut rawan untuk disalahgunakan.

Banyak orang akhirnya menyalahkan para hacker, karena kebocoran data tersebut. Perlu diketahui, hacker sendiri merupakan seseorang yang memiliki skill di bidang pemrograman dan mampu menerobos sistem keamanan komputer atau jaringan komputer untuk tujuan tertentu.

Namun hacker sendiri tak selamanya identik dengan penjahat dunia maya. Sebab banyak perusahaan yang menggunakan jasa hacker untuk membantu memberikan perlindungan pada sistem website atau aplikasi yang digunakan oleh suatu perusahaan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xNi8xLzE1MzMzMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Heboh Kasus Peretasan Bjorka, Ini Penyebab Indonesia Masih Rentan Kebocoran Data

Cyber Security Director BDO Indonesia, Harry Adinanta menjelaskan bahwa hacker sendiri ada dua macam, white hacker dan black hacker. White hacker biasanya menawarkan jawa untuk memberi perlindungan pada data sementara black hacker mereka yang bertugas kriminal dengan membocorkan data atau sistem.

Membahas soal hacker atau peretas, ternyata mereka ada festival dan komunitasnya lho. White hacker sendiri komunitasnya banyak baik di Indonesia maupun di luar negeri. &quot;Nanti akan ada conference pertemuan hacker di Lombok untuk membantu pemerintah dan juga perusahaan untuk melindungi data,&quot; ujar Harry Adinanta dalam diskusi online baru-baru ini.

Sama juga dengan black hacker yang memiliki komunitas namun sifatnya lebih tertutup. &quot;Kalau black hacker ini underground. Mereka berkumpul lewat dark website, ada akses khusus untuk mereka komunikas,&quot; tambahnya.Ke depan, pemerintah akan mengadakan uji kompetensi untuk para hacker  khususnya white hacker. &quot;Kita kasih kesempatan untuk white hacker,  karena kalau mereka daftar kita harus tau identitasnya. Biasanya yang  kriminal mereka nggak mau identitasnya ketahuan,&quot; jelas Harry.

Sementara itu, pakar keamanan siber dari Indonesia Cyber Security  Forum (ICSF) Ardi Sutedja menjelaskan kalau festival hacker saat ini  sudah cukup banyak tak hanya di Indonesia tapi di luar negeri. Namun  festival hacker ini biasanya mereka yang tergabung dalam white hacker.  &quot;Kegiatannya bersifat edukasi dan sharing. Banyak anak SMP dan SMA yang  penasaran untuk mengikuti event ini,&quot; jelas Ardi.

Selain itu, white hacker pastinya bekerja sesuai etika dan tidak  melakukan peretasan tanpa izin. &quot;Mereka kerja sesuai izin bila ingin  meretas sistem. Mereka sangat disiplin dan bekerja sesuai etika,&quot; kata  Ardi.

Untuk syarat mengikuti festival hacker biasanya yang tergabung dalam  komunitas tersebut, khususnya black hacker. &quot;Biasanya pertemuannya  online, tapi yang bertatap muka juga ada hanya saja tidak tahu kapan,&quot;  imbuhnya.</description><content:encoded>KASUS kebocoran data oleh hacker  memang tengah maenjadi isu yang disorot di Tanah Air. Hal itu tentu saja meresahkan masyarakat, apalagi data tersebut rawan untuk disalahgunakan.

Banyak orang akhirnya menyalahkan para hacker, karena kebocoran data tersebut. Perlu diketahui, hacker sendiri merupakan seseorang yang memiliki skill di bidang pemrograman dan mampu menerobos sistem keamanan komputer atau jaringan komputer untuk tujuan tertentu.

Namun hacker sendiri tak selamanya identik dengan penjahat dunia maya. Sebab banyak perusahaan yang menggunakan jasa hacker untuk membantu memberikan perlindungan pada sistem website atau aplikasi yang digunakan oleh suatu perusahaan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xNi8xLzE1MzMzMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Heboh Kasus Peretasan Bjorka, Ini Penyebab Indonesia Masih Rentan Kebocoran Data

Cyber Security Director BDO Indonesia, Harry Adinanta menjelaskan bahwa hacker sendiri ada dua macam, white hacker dan black hacker. White hacker biasanya menawarkan jawa untuk memberi perlindungan pada data sementara black hacker mereka yang bertugas kriminal dengan membocorkan data atau sistem.

Membahas soal hacker atau peretas, ternyata mereka ada festival dan komunitasnya lho. White hacker sendiri komunitasnya banyak baik di Indonesia maupun di luar negeri. &quot;Nanti akan ada conference pertemuan hacker di Lombok untuk membantu pemerintah dan juga perusahaan untuk melindungi data,&quot; ujar Harry Adinanta dalam diskusi online baru-baru ini.

Sama juga dengan black hacker yang memiliki komunitas namun sifatnya lebih tertutup. &quot;Kalau black hacker ini underground. Mereka berkumpul lewat dark website, ada akses khusus untuk mereka komunikas,&quot; tambahnya.Ke depan, pemerintah akan mengadakan uji kompetensi untuk para hacker  khususnya white hacker. &quot;Kita kasih kesempatan untuk white hacker,  karena kalau mereka daftar kita harus tau identitasnya. Biasanya yang  kriminal mereka nggak mau identitasnya ketahuan,&quot; jelas Harry.

Sementara itu, pakar keamanan siber dari Indonesia Cyber Security  Forum (ICSF) Ardi Sutedja menjelaskan kalau festival hacker saat ini  sudah cukup banyak tak hanya di Indonesia tapi di luar negeri. Namun  festival hacker ini biasanya mereka yang tergabung dalam white hacker.  &quot;Kegiatannya bersifat edukasi dan sharing. Banyak anak SMP dan SMA yang  penasaran untuk mengikuti event ini,&quot; jelas Ardi.

Selain itu, white hacker pastinya bekerja sesuai etika dan tidak  melakukan peretasan tanpa izin. &quot;Mereka kerja sesuai izin bila ingin  meretas sistem. Mereka sangat disiplin dan bekerja sesuai etika,&quot; kata  Ardi.

Untuk syarat mengikuti festival hacker biasanya yang tergabung dalam  komunitas tersebut, khususnya black hacker. &quot;Biasanya pertemuannya  online, tapi yang bertatap muka juga ada hanya saja tidak tahu kapan,&quot;  imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
