<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Data Pengguna TikTok Bisa Dicuri Lewat Keyboard di Aplikasi</title><description>Rumor tentang kemampuan TikTok mencuri data pribadi pengguna memang sudah beredar sejak lama.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/08/24/57/2653376/data-pengguna-tiktok-bisa-dicuri-lewat-keyboard-di-aplikasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/08/24/57/2653376/data-pengguna-tiktok-bisa-dicuri-lewat-keyboard-di-aplikasi"/><item><title>Data Pengguna TikTok Bisa Dicuri Lewat Keyboard di Aplikasi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/08/24/57/2653376/data-pengguna-tiktok-bisa-dicuri-lewat-keyboard-di-aplikasi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/08/24/57/2653376/data-pengguna-tiktok-bisa-dicuri-lewat-keyboard-di-aplikasi</guid><pubDate>Rabu 24 Agustus 2022 11:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/24/57/2653376/data-pengguna-tiktok-bisa-dicuri-lewat-keyboard-di-aplikasi-UL8hhE8NNI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Data pengguna TikTok bisa dicuri lewat keyboard di aplikasi (Foto: Financial Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/24/57/2653376/data-pengguna-tiktok-bisa-dicuri-lewat-keyboard-di-aplikasi-UL8hhE8NNI.jpg</image><title>Data pengguna TikTok bisa dicuri lewat keyboard di aplikasi (Foto: Financial Times)</title></images><description>JAKARTA - Rumor tentang kemampuan TikTok mencuri data pribadi pengguna memang sudah beredar sejak lama. Tetapi, yang terbaru menyebut aksi ini bisa dilakukan lewat keyboard dalam aplikasi.
Disadur dari Gizmochina, Rabu (24/8/2022), rumor ini datang dari InAppBrowser.com yang menyatakan bahwa keyboard di TikTok mampu mencuri data berdasarkan apa yang sedang diketik oleh pengguna.
BACA JUGA:Tablet Android Ini Tak Butuh WiFi atau Kartu SIM untuk Akses Internet
Laporan tersebut menambahkan, selain TikTok, Facebook, dan Instagram juga berpotensi menggunakan JavaScript untuk mengambil data kartu kredit, alamat, kata sandi, dan lainnya tanpa izin Anda di iOS.
Dikatakan, aplikasi media sosial ini, termasuk Facebook Messenger dapat melacak penekanan tombol saat pengguna menggunakan keyboard aplikasi mereka. Khususnya, dari semua aplikasi media sosial ini.
BACA JUGA:Tombol Like di Instagram Bisa Disembunyikan, Simak 4 Langkahnya
Satu perusahaan yang tidak menawarkan opsi kepada pengguna untuk menggunakan keyboard QWERTY default adalah TikTok. Dengan kata lain, pengguna pada dasarnya terjebak dengan pencurian data pribadi di keyboard aplikasi.
Hal ini, juga menjadi alasan mengapa TikTok menjadi sorotan oleh administrasi kepresidenan AS lainnya yang peduli dengan keamanan nasional.Dalam pembelaannya, TikTok mengatakan di Twitter bahwa rumor tersebut tidaklah benar dan menyesatkan.
Aplikasi asal China itu, mengaku tidak pernah mengumpulkan keystroke atau input teks melalui metode ini.
TikTok mengklaim, mereka hanya digunakan untuk debugging, pemecahan masalah, dan pemantauan kinerja.
Laporan terpisah juga menyampaikan, browser dalam aplikasinya juga cukup berbahaya, sebab perusahaan dapat melacak setiap penekanan tombol di situs web pihak ketiga melalui browser ini.
Komisaris FCC Brendan Carr mengatakan, aplikasi ini adalah alat pengawasan canggih yang mengumpulkan sejumlah besar data pribadi dan sensitif.</description><content:encoded>JAKARTA - Rumor tentang kemampuan TikTok mencuri data pribadi pengguna memang sudah beredar sejak lama. Tetapi, yang terbaru menyebut aksi ini bisa dilakukan lewat keyboard dalam aplikasi.
Disadur dari Gizmochina, Rabu (24/8/2022), rumor ini datang dari InAppBrowser.com yang menyatakan bahwa keyboard di TikTok mampu mencuri data berdasarkan apa yang sedang diketik oleh pengguna.
BACA JUGA:Tablet Android Ini Tak Butuh WiFi atau Kartu SIM untuk Akses Internet
Laporan tersebut menambahkan, selain TikTok, Facebook, dan Instagram juga berpotensi menggunakan JavaScript untuk mengambil data kartu kredit, alamat, kata sandi, dan lainnya tanpa izin Anda di iOS.
Dikatakan, aplikasi media sosial ini, termasuk Facebook Messenger dapat melacak penekanan tombol saat pengguna menggunakan keyboard aplikasi mereka. Khususnya, dari semua aplikasi media sosial ini.
BACA JUGA:Tombol Like di Instagram Bisa Disembunyikan, Simak 4 Langkahnya
Satu perusahaan yang tidak menawarkan opsi kepada pengguna untuk menggunakan keyboard QWERTY default adalah TikTok. Dengan kata lain, pengguna pada dasarnya terjebak dengan pencurian data pribadi di keyboard aplikasi.
Hal ini, juga menjadi alasan mengapa TikTok menjadi sorotan oleh administrasi kepresidenan AS lainnya yang peduli dengan keamanan nasional.Dalam pembelaannya, TikTok mengatakan di Twitter bahwa rumor tersebut tidaklah benar dan menyesatkan.
Aplikasi asal China itu, mengaku tidak pernah mengumpulkan keystroke atau input teks melalui metode ini.
TikTok mengklaim, mereka hanya digunakan untuk debugging, pemecahan masalah, dan pemantauan kinerja.
Laporan terpisah juga menyampaikan, browser dalam aplikasinya juga cukup berbahaya, sebab perusahaan dapat melacak setiap penekanan tombol di situs web pihak ketiga melalui browser ini.
Komisaris FCC Brendan Carr mengatakan, aplikasi ini adalah alat pengawasan canggih yang mengumpulkan sejumlah besar data pribadi dan sensitif.</content:encoded></item></channel></rss>
