<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peneliti Ungkap Bumi Masuki Masa Kepunahan 100 Kali Lebih Cepat</title><description>Peneliti Stanford Woods Institute mengungkapkan, manusia akan memasuki masa kepunahan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/08/14/56/2647486/peneliti-ungkap-bumi-masuki-masa-kepunahan-100-kali-lebih-cepat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/08/14/56/2647486/peneliti-ungkap-bumi-masuki-masa-kepunahan-100-kali-lebih-cepat"/><item><title>Peneliti Ungkap Bumi Masuki Masa Kepunahan 100 Kali Lebih Cepat</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/08/14/56/2647486/peneliti-ungkap-bumi-masuki-masa-kepunahan-100-kali-lebih-cepat</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/08/14/56/2647486/peneliti-ungkap-bumi-masuki-masa-kepunahan-100-kali-lebih-cepat</guid><pubDate>Minggu 14 Agustus 2022 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/14/56/2647486/peneliti-ungkap-bumi-masuki-masa-kepunahan-100-kali-lebih-cepat-FCfs1oO345.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peneliti ungkap Bumi masuki masa kepunahan 100 kali lebih cepat (Foto: EcoWatch)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/14/56/2647486/peneliti-ungkap-bumi-masuki-masa-kepunahan-100-kali-lebih-cepat-FCfs1oO345.jpg</image><title>Peneliti ungkap Bumi masuki masa kepunahan 100 kali lebih cepat (Foto: EcoWatch)</title></images><description>JAKARTA - Peneliti Stanford Woods Institute mengungkapkan, manusia akan memasuki masa kepunahan. Semua makhluk hidup disebut akan hilang 100 kali lebih cepat dari tingkat normal bahkan dari sebelumnya.
&amp;ldquo;Studi ini akan menunjukkan tanpa keraguan signifikan bahwa kita sekarang memasuki peristiwa besar kepunahan massal keenam,&amp;rdquo; jelas Paul Ehrlich, Profesor Studi Kependudukan dalam Biologi, dilansir dari Daily Mail, Minggu (14/8/2022).
Paul menjelaskan, semua spesies akan menghilang dengan cepat. Masa habisnya mahkluk hidup dari semua spesies tersebut sekira 100 kali lebih cepat daripada tingkat normal kepunahan massal yang terjadi sebelumnya.
BACA JUGA:Populer Science: Kapal Tercanggih di Dunia hingga Kesalahpahaman Tentang Kucing
Selaras dengan yang diucapkan Paul, ketua penulis laporan Journal Science Advanced, Gerardo Ceballos, dari universitas Autonoma de Mexico, menerangkan bahwa kejadian pemunahan massal tersebut akan membutuhkan waktu jutaan tahun kembali untuk pulih.
&amp;ldquo;Dan spesies manusia akan menghilang lebih awal,&amp;rdquo; papar Gerardo.
Penelitian dilakukan melalui sebuah catatan fosil dengan jumlah kepunahan yang terjadi sebelumnya, menggunakan perkiraan kepunahan dua kali perhitungan dari analisa sebelumnya.
BACA JUGA:Ilmuwan Klaim Kepunahan Massal di Bumi Terjadi 27 Juta Tahun Sekali
Metode tersebut, membuat perkiraan tingkat kepunahan saat ini dan latar belakang rata-rata jumlahnya.
Data modern diambil dan difokuskan untuk kelompok vertebrata, pengukuran kepunahan dilakukan dengan perkiraan perbedaan antara latar belakang dan tingkat kepunahan kontemporer.
&quot;Kami menekankan bahwa perhitungan itu sangat mungkin menekankan tingkat keparahan krisis kepunahan, karena tujuan kami adalah untuk menempatkan realistis batas pada dampak manusia terhadap keanekaragaman hayati,&quot; tulis para peneliti.</description><content:encoded>JAKARTA - Peneliti Stanford Woods Institute mengungkapkan, manusia akan memasuki masa kepunahan. Semua makhluk hidup disebut akan hilang 100 kali lebih cepat dari tingkat normal bahkan dari sebelumnya.
&amp;ldquo;Studi ini akan menunjukkan tanpa keraguan signifikan bahwa kita sekarang memasuki peristiwa besar kepunahan massal keenam,&amp;rdquo; jelas Paul Ehrlich, Profesor Studi Kependudukan dalam Biologi, dilansir dari Daily Mail, Minggu (14/8/2022).
Paul menjelaskan, semua spesies akan menghilang dengan cepat. Masa habisnya mahkluk hidup dari semua spesies tersebut sekira 100 kali lebih cepat daripada tingkat normal kepunahan massal yang terjadi sebelumnya.
BACA JUGA:Populer Science: Kapal Tercanggih di Dunia hingga Kesalahpahaman Tentang Kucing
Selaras dengan yang diucapkan Paul, ketua penulis laporan Journal Science Advanced, Gerardo Ceballos, dari universitas Autonoma de Mexico, menerangkan bahwa kejadian pemunahan massal tersebut akan membutuhkan waktu jutaan tahun kembali untuk pulih.
&amp;ldquo;Dan spesies manusia akan menghilang lebih awal,&amp;rdquo; papar Gerardo.
Penelitian dilakukan melalui sebuah catatan fosil dengan jumlah kepunahan yang terjadi sebelumnya, menggunakan perkiraan kepunahan dua kali perhitungan dari analisa sebelumnya.
BACA JUGA:Ilmuwan Klaim Kepunahan Massal di Bumi Terjadi 27 Juta Tahun Sekali
Metode tersebut, membuat perkiraan tingkat kepunahan saat ini dan latar belakang rata-rata jumlahnya.
Data modern diambil dan difokuskan untuk kelompok vertebrata, pengukuran kepunahan dilakukan dengan perkiraan perbedaan antara latar belakang dan tingkat kepunahan kontemporer.
&quot;Kami menekankan bahwa perhitungan itu sangat mungkin menekankan tingkat keparahan krisis kepunahan, karena tujuan kami adalah untuk menempatkan realistis batas pada dampak manusia terhadap keanekaragaman hayati,&quot; tulis para peneliti.</content:encoded></item></channel></rss>
