<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fenomena Awan Jatuh di Kebun Sawit Kampar, Begini Penyebabnya</title><description>Fenomena awan jatuh di kawasan perkebunan sawit di Kabupaten Kampar, Riau, sempat viral di media sosial. Apa penyebab hal itu bisa terjadi?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/25/56/2635814/fenomena-awan-jatuh-di-kebun-sawit-kampar-begini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/25/56/2635814/fenomena-awan-jatuh-di-kebun-sawit-kampar-begini-penyebabnya"/><item><title>Fenomena Awan Jatuh di Kebun Sawit Kampar, Begini Penyebabnya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/25/56/2635814/fenomena-awan-jatuh-di-kebun-sawit-kampar-begini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/25/56/2635814/fenomena-awan-jatuh-di-kebun-sawit-kampar-begini-penyebabnya</guid><pubDate>Senin 25 Juli 2022 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/25/56/2635814/fenomena-awan-jatuh-di-kebun-sawit-kampar-begini-penyebabnya-0e6DSAHOCU.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Fenomena awan jatuh di kebun sawit Kampa, begini penyebabnya (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/25/56/2635814/fenomena-awan-jatuh-di-kebun-sawit-kampar-begini-penyebabnya-0e6DSAHOCU.jpeg</image><title>Fenomena awan jatuh di kebun sawit Kampa, begini penyebabnya (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Fenomena awan jatuh di kawasan perkebunan sawit di Kabupaten Kampar, Riau, sempat viral di media sosial. Apa penyebab hal itu bisa terjadi?
Dalam tayangan video, tampak gumpalan putih menyerupai awan di sepanjang jalan menuju kebun sawit, di mana terjadi pada Jumat (22/7/2022).
BACA JUGA:Robot Catur Bertenaga AI yang Berlaga Selama 15 Tahun Patahkan Jari Bocah
Pada video pendek berdurasi 50 detik menarasikan awan jatuh di Kabupaten Kampar. Perekamnya yakni seorang pengendara motor.
Sambil berjalan, dia memperlihatkan gumpalan-gumpalan warna putih berserakan di badan jalan dan di dalam kebun sawit milik warga.
BACA JUGA:Sangat Langka! Komet K2 Melintasi Bumi, Menampilkan Ekor Debu dan Gas
Munculnya fenomena tersebut, BMKG Pekanbaru pun langsung merespons.
Petugas BMKG Pekanbaru Ahmad Agus Widodo mengatakan, gumpalan warna putih yang ada dalam video bukanlah awan jatuh.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yMi8xLzE1MDkyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Awan tidak mungkin jatuh ke tanah, hanya jadi kabut. Kami pastikan awan jatuh itu hoaks,&quot; kata dia, dikutip dari iNews, Senin (25/7/2022).
Menurutnya, gumpalan putih menyerupai awan ini diduga busa dari limbah industri atau pabrik yang terbawa angin.
&quot;Kemungkinan besar ini busa dari limbah industri di wilayah tersebut,&quot; ujarnya.
Dia menyebutkan, hasil penelusuran di media sosial, video viral ini merupakan video lama dan kembali diunggah.
&quot;Kepada masyarakat agar mengonfirmasi kepada BMKG Stasiun Pekanbaru terkait cuaca, iklim dan fenomena-fenomena khusus yang terjadi di Riau,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Fenomena awan jatuh di kawasan perkebunan sawit di Kabupaten Kampar, Riau, sempat viral di media sosial. Apa penyebab hal itu bisa terjadi?
Dalam tayangan video, tampak gumpalan putih menyerupai awan di sepanjang jalan menuju kebun sawit, di mana terjadi pada Jumat (22/7/2022).
BACA JUGA:Robot Catur Bertenaga AI yang Berlaga Selama 15 Tahun Patahkan Jari Bocah
Pada video pendek berdurasi 50 detik menarasikan awan jatuh di Kabupaten Kampar. Perekamnya yakni seorang pengendara motor.
Sambil berjalan, dia memperlihatkan gumpalan-gumpalan warna putih berserakan di badan jalan dan di dalam kebun sawit milik warga.
BACA JUGA:Sangat Langka! Komet K2 Melintasi Bumi, Menampilkan Ekor Debu dan Gas
Munculnya fenomena tersebut, BMKG Pekanbaru pun langsung merespons.
Petugas BMKG Pekanbaru Ahmad Agus Widodo mengatakan, gumpalan warna putih yang ada dalam video bukanlah awan jatuh.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yMi8xLzE1MDkyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Awan tidak mungkin jatuh ke tanah, hanya jadi kabut. Kami pastikan awan jatuh itu hoaks,&quot; kata dia, dikutip dari iNews, Senin (25/7/2022).
Menurutnya, gumpalan putih menyerupai awan ini diduga busa dari limbah industri atau pabrik yang terbawa angin.
&quot;Kemungkinan besar ini busa dari limbah industri di wilayah tersebut,&quot; ujarnya.
Dia menyebutkan, hasil penelusuran di media sosial, video viral ini merupakan video lama dan kembali diunggah.
&quot;Kepada masyarakat agar mengonfirmasi kepada BMKG Stasiun Pekanbaru terkait cuaca, iklim dan fenomena-fenomena khusus yang terjadi di Riau,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
