<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Riset: Penonton TV di Indonesia Alami Peningkatan</title><description>Riset Nielsen menunjukkan, pengukuran fase pertama jumlah penonton Televisi (TV) analog maupun digital alami peningkatan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/23/54/2634890/riset-penonton-tv-di-indonesia-alami-peningkatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/23/54/2634890/riset-penonton-tv-di-indonesia-alami-peningkatan"/><item><title>Riset: Penonton TV di Indonesia Alami Peningkatan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/23/54/2634890/riset-penonton-tv-di-indonesia-alami-peningkatan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/23/54/2634890/riset-penonton-tv-di-indonesia-alami-peningkatan</guid><pubDate>Sabtu 23 Juli 2022 10:26 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/23/54/2634890/riset-penonton-tv-di-indonesia-alami-peningkatan-0byncbMIlN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Riset: penonton TV di Indonesia alami peningkatan (Foto: Unsplash)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/23/54/2634890/riset-penonton-tv-di-indonesia-alami-peningkatan-0byncbMIlN.jpg</image><title>Riset: penonton TV di Indonesia alami peningkatan (Foto: Unsplash)</title></images><description>JAKARTA - Riset yang dilakukan oleh Nielsen menunjukkan, pengukuran fase pertama jumlah penonton Televisi (TV) analog maupun digital alami peningkatan dari 58,9 juta penonton menjadi 96 juta penonton hingga bulan Juli 2022, atau naik sekitar 70-an persen.
&quot;Nielsen melakukan pengukuran dengan terjadi peningkatan 71 persen sekitar 52 juta orang secara populasi dan 78 persen sekitar 89 juta orang dalam panel rumah tangga,&quot; kata Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia, Hellen Katherina, dikutip dari Antara, Sabtu (23/7/2022).
BACA JUGA:10 Link Twibbon Hari Anak Nasional 2022 dan Cara Membuatnya
Peningkatan penonton terjadi di semua periode waktu dari pagi hingga malam.
Nielsen melakukan penghitungan dengan target usia penonton dari 5 tahun hingga 50 tahun ke atas. Dengan kategori anak-anak, remaja, pekerja, dan orang tua atau ibu rumah tangga.
Dengan melakukan ekspansi pengukuran dapat membantu perindustrian dengan menjangkau sesuai target penonton.
BACA JUGA:Google dan YouTube Sudah Daftar PSE, Tak Jadi Diblokir Kominfo
&quot;Nielsen melakukan ekspansi terhadap pengukuran dan itu penting dilakukan untuk mendorong pertumbuhan industri media di Indonesia,&quot; ujarnya.
Hellen melanjutkan, ekspansi pengukuran penting bagi Nielson agar mendapatkan informasi dari penonton TV secara lebih akurat, menyesuaikan peta kekuatan saluran TV dengan area penjualan dari pengiklan serta ingin mengoptimalkan strategi &quot;cross media&quot;.
Salah satu contoh program TV yang paling diminati adalah sepak bola.Nielsen melakukan pengukuran terhadap 11 kota terbesar di pulau Jawa yaitu Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta dan Sleman. Nielsen mengukur kepermisaan TV analog maupun TV digital.
Panel Nielsen dipasangi alat 'peoplemeter' di semua TV yang ada di rumah, dengan 'remote control' untuk mengetahui kalangan yang menonton.
Nielsen memberikan bukti jumlah penonton yang dibutuhkan stasiun TV dan pengiklan.
Pada stasiun TV, dapat membuktikan jumlah jangkauan yang lebih luas kepada para pengiklan dan memiliki strategi konten yang lebih maksimal untuk menjangkau berbagai penonton di Indonesia.
Sedangkan untuk pengiklan, memiliki media strategi yang lebih baik untuk menjangkau konsumennya.</description><content:encoded>JAKARTA - Riset yang dilakukan oleh Nielsen menunjukkan, pengukuran fase pertama jumlah penonton Televisi (TV) analog maupun digital alami peningkatan dari 58,9 juta penonton menjadi 96 juta penonton hingga bulan Juli 2022, atau naik sekitar 70-an persen.
&quot;Nielsen melakukan pengukuran dengan terjadi peningkatan 71 persen sekitar 52 juta orang secara populasi dan 78 persen sekitar 89 juta orang dalam panel rumah tangga,&quot; kata Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia, Hellen Katherina, dikutip dari Antara, Sabtu (23/7/2022).
BACA JUGA:10 Link Twibbon Hari Anak Nasional 2022 dan Cara Membuatnya
Peningkatan penonton terjadi di semua periode waktu dari pagi hingga malam.
Nielsen melakukan penghitungan dengan target usia penonton dari 5 tahun hingga 50 tahun ke atas. Dengan kategori anak-anak, remaja, pekerja, dan orang tua atau ibu rumah tangga.
Dengan melakukan ekspansi pengukuran dapat membantu perindustrian dengan menjangkau sesuai target penonton.
BACA JUGA:Google dan YouTube Sudah Daftar PSE, Tak Jadi Diblokir Kominfo
&quot;Nielsen melakukan ekspansi terhadap pengukuran dan itu penting dilakukan untuk mendorong pertumbuhan industri media di Indonesia,&quot; ujarnya.
Hellen melanjutkan, ekspansi pengukuran penting bagi Nielson agar mendapatkan informasi dari penonton TV secara lebih akurat, menyesuaikan peta kekuatan saluran TV dengan area penjualan dari pengiklan serta ingin mengoptimalkan strategi &quot;cross media&quot;.
Salah satu contoh program TV yang paling diminati adalah sepak bola.Nielsen melakukan pengukuran terhadap 11 kota terbesar di pulau Jawa yaitu Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta dan Sleman. Nielsen mengukur kepermisaan TV analog maupun TV digital.
Panel Nielsen dipasangi alat 'peoplemeter' di semua TV yang ada di rumah, dengan 'remote control' untuk mengetahui kalangan yang menonton.
Nielsen memberikan bukti jumlah penonton yang dibutuhkan stasiun TV dan pengiklan.
Pada stasiun TV, dapat membuktikan jumlah jangkauan yang lebih luas kepada para pengiklan dan memiliki strategi konten yang lebih maksimal untuk menjangkau berbagai penonton di Indonesia.
Sedangkan untuk pengiklan, memiliki media strategi yang lebih baik untuk menjangkau konsumennya.</content:encoded></item></channel></rss>
