<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fenomena Matahari di Atas Kakbah Berlangsung Hari Ini, Cek Kembali Arah Kiblat</title><description>Fenomena Matahari berada di atas Kakbah berlangsung hari ini, Jumat (15/7/2022). Momen ini, waktu untuk mengecek kembali arah kiblat.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/15/56/2630060/fenomena-matahari-di-atas-kakbah-berlangsung-hari-ini-cek-kembali-arah-kiblat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/15/56/2630060/fenomena-matahari-di-atas-kakbah-berlangsung-hari-ini-cek-kembali-arah-kiblat"/><item><title>Fenomena Matahari di Atas Kakbah Berlangsung Hari Ini, Cek Kembali Arah Kiblat</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/15/56/2630060/fenomena-matahari-di-atas-kakbah-berlangsung-hari-ini-cek-kembali-arah-kiblat</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/15/56/2630060/fenomena-matahari-di-atas-kakbah-berlangsung-hari-ini-cek-kembali-arah-kiblat</guid><pubDate>Jum'at 15 Juli 2022 12:06 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/15/56/2630060/fenomena-matahari-di-atas-kakbah-berlangsung-hari-ini-cek-kembali-arah-kiblat-DFvoBYvoGH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fenomena Matahari di atas Kakbah berlangsung hari ini, cek kembali arah kiblat (Foto: Khaleej Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/15/56/2630060/fenomena-matahari-di-atas-kakbah-berlangsung-hari-ini-cek-kembali-arah-kiblat-DFvoBYvoGH.jpg</image><title>Fenomena Matahari di atas Kakbah berlangsung hari ini, cek kembali arah kiblat (Foto: Khaleej Times)</title></images><description>JAKARTA - Fenomena Matahari berada tepat di atas Kakbah berlangsung hari ini, Jumat (15/7/2022). Momen ini, merupakan waktu untuk mengecek kembali arah kiblat.
Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN (LAPAN), Andi Pangeran, menyampaikan bahwa Kakbah merupakan bangunan suci yang terletak di dalam Masjid Al-Haram, Mekkah, Arab Saudi.
BACA JUGA:Tahukah Anda, Kenapa Burung Sering Hinggap di Atas Kabel? Simak Penjelasannya
Kakbah menjadi kiblat bagi seluruh umat muslim di dunia, sehingga di mana pun seorang muslim berada, bakal menghadap ke satu tempat yang sama meski arahnya berbeda-beda.
&quot;Pada tanggal-tanggal tertentu, Matahari akan berada di atas Kakbah saat tengah hari sebanyak dua kali dalam setahun,&quot; kata Andi dalam keterangannya, dikutip Jumat  (15/7/2022).
Andi menyatakan, secara astronomis fenomena ini terjadi ketika deklinasi Matahari bernilai sama atau kecil selisihnya dengan lintang geografis Kakbah.
BACA JUGA:Jejak Kehidupan Manusia Purba Terungkap di Gua Keramat Kazakhstan
Hal ini, terjadi karena sumbu rotasi Bumi memiliki kemiringan terhadap bidang edar Bumi atai ekliptika, akibatnya mengalami pergerakan semu tahunan bervariasi terhadap khatulistiwa. Variasi pergerakan semu tahunan ini, disebut deklinasi Matahari.
&quot;Ketika deklinasi Matahari bernilai sama atau selisihnya kecil dengan lintang geografis pengamat, Matahari akan berada tepat di atas kepala pengamat (zenit) saat tengah hari. Fenomena ini juga bisa disebut Kulminasi Agung (Great Culmination/Istiwa'ul A'zham),&quot; ujarnya.Dia menegaskan, Kulminasi Agung yang terjadi di Kakbah dapat digunakan untuk merevisi atau meluruskan arah kiblat, karena banyangan benda yang terbentuk akan mengarah ke Kakbah ketika posisi Matahari berada di atasnya.
Dalam ilmu falak, Kulminasi Agung di Kakbah atau Matahari di atas Kakbah disebut juga sebagau Rashdul Qiblah yang bermakna &quot;meluruskan kiblat.&quot;
Selain Rashdul Qiblah yang terjadi dua kali setahun (sering disebut Rashdul Qiblah Global), ada Rashdul Qiblah lokal atau harian yang mana Matahari terletak pada jalur yang menghubungkan Kakbah dengan lokasi yang ingin dicek arah kiblatnya, waktu terjadinya bisa berubah-ubah setiap hari.
Dari perhitungan di Stellarium PC ver0.22, Matahari bakal mencapai nilai deklinasi sebelumnya pada 28 Mei 2022 pukul 07.12 WIB, dan berlangsung lagi pada 16 Juli 2022 pukul 03.01 WIB.
Kendati demikian, Matahari masih di bawah ufuk, sehingga tengah hari yang terdekat adalah pada 15 Juli 2022 pukul 16.26 WIB, 17.26 WITA, 18.26 WIT.</description><content:encoded>JAKARTA - Fenomena Matahari berada tepat di atas Kakbah berlangsung hari ini, Jumat (15/7/2022). Momen ini, merupakan waktu untuk mengecek kembali arah kiblat.
Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN (LAPAN), Andi Pangeran, menyampaikan bahwa Kakbah merupakan bangunan suci yang terletak di dalam Masjid Al-Haram, Mekkah, Arab Saudi.
BACA JUGA:Tahukah Anda, Kenapa Burung Sering Hinggap di Atas Kabel? Simak Penjelasannya
Kakbah menjadi kiblat bagi seluruh umat muslim di dunia, sehingga di mana pun seorang muslim berada, bakal menghadap ke satu tempat yang sama meski arahnya berbeda-beda.
&quot;Pada tanggal-tanggal tertentu, Matahari akan berada di atas Kakbah saat tengah hari sebanyak dua kali dalam setahun,&quot; kata Andi dalam keterangannya, dikutip Jumat  (15/7/2022).
Andi menyatakan, secara astronomis fenomena ini terjadi ketika deklinasi Matahari bernilai sama atau kecil selisihnya dengan lintang geografis Kakbah.
BACA JUGA:Jejak Kehidupan Manusia Purba Terungkap di Gua Keramat Kazakhstan
Hal ini, terjadi karena sumbu rotasi Bumi memiliki kemiringan terhadap bidang edar Bumi atai ekliptika, akibatnya mengalami pergerakan semu tahunan bervariasi terhadap khatulistiwa. Variasi pergerakan semu tahunan ini, disebut deklinasi Matahari.
&quot;Ketika deklinasi Matahari bernilai sama atau selisihnya kecil dengan lintang geografis pengamat, Matahari akan berada tepat di atas kepala pengamat (zenit) saat tengah hari. Fenomena ini juga bisa disebut Kulminasi Agung (Great Culmination/Istiwa'ul A'zham),&quot; ujarnya.Dia menegaskan, Kulminasi Agung yang terjadi di Kakbah dapat digunakan untuk merevisi atau meluruskan arah kiblat, karena banyangan benda yang terbentuk akan mengarah ke Kakbah ketika posisi Matahari berada di atasnya.
Dalam ilmu falak, Kulminasi Agung di Kakbah atau Matahari di atas Kakbah disebut juga sebagau Rashdul Qiblah yang bermakna &quot;meluruskan kiblat.&quot;
Selain Rashdul Qiblah yang terjadi dua kali setahun (sering disebut Rashdul Qiblah Global), ada Rashdul Qiblah lokal atau harian yang mana Matahari terletak pada jalur yang menghubungkan Kakbah dengan lokasi yang ingin dicek arah kiblatnya, waktu terjadinya bisa berubah-ubah setiap hari.
Dari perhitungan di Stellarium PC ver0.22, Matahari bakal mencapai nilai deklinasi sebelumnya pada 28 Mei 2022 pukul 07.12 WIB, dan berlangsung lagi pada 16 Juli 2022 pukul 03.01 WIB.
Kendati demikian, Matahari masih di bawah ufuk, sehingga tengah hari yang terdekat adalah pada 15 Juli 2022 pukul 16.26 WIB, 17.26 WITA, 18.26 WIT.</content:encoded></item></channel></rss>
