<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ISS Buang 78 Kg Sampah dari Luar Angkasa untuk Pertama Kalinya</title><description>ISS membuang lebih dari 170 pon atau 78 kg sampah dari stasiun komersial Bishop Airlock pada 2 Juli 2022 lalu untuk pertama kalinya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/12/56/2627999/iss-buang-78-kg-sampah-dari-luar-angkasa-untuk-pertama-kalinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/12/56/2627999/iss-buang-78-kg-sampah-dari-luar-angkasa-untuk-pertama-kalinya"/><item><title>ISS Buang 78 Kg Sampah dari Luar Angkasa untuk Pertama Kalinya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/12/56/2627999/iss-buang-78-kg-sampah-dari-luar-angkasa-untuk-pertama-kalinya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/12/56/2627999/iss-buang-78-kg-sampah-dari-luar-angkasa-untuk-pertama-kalinya</guid><pubDate>Selasa 12 Juli 2022 11:46 WIB</pubDate><dc:creator>Syifa Fauziah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/12/56/2627999/iss-buang-78-kg-sampah-dari-luar-angkasa-untuk-pertama-kalinya-1NLCb0ImK5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ISS buang 78 Kg sampah dari luar angkasa untuk pertama kalinya (Foto: Nanoracks)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/12/56/2627999/iss-buang-78-kg-sampah-dari-luar-angkasa-untuk-pertama-kalinya-1NLCb0ImK5.jpg</image><title>ISS buang 78 Kg sampah dari luar angkasa untuk pertama kalinya (Foto: Nanoracks)</title></images><description>JAKARTA - Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) membuang lebih dari 170 pon atau 78 kg sampah dari stasiun komersial Bishop Airlock pada 2 Juli 2022 lalu untuk pertama kalinya.
Dilansir dari Financial Express, Selasa (12/7/2022), hal ini dicapai melalui penggunaan kantong sampah komersial stasiun dan sistem airlock yang dirancang oleh Nanoracks.
BACA JUGA:Tahukah Anda, Kucing Dinilai Suka Pilih-Pilih Makanan, Benarkah?
Johnson Space Center NASA mengembangkan kantong khusus yang dapat menampung semua sampah stasiun luar angkasa. Ini menampilkan berbagai barang seperti pakaian kotor, bahan pengepakan, dan barang-barang kebersihan yang digunakan oleh astronot.
Kantong itu, dibuang oleh kapal kargo komersial stasiun dan akan terbakar saat memasuki kembali atmosfer Bumi. Kantong tersebut dibuang dari stasiun komersial Bishop Airlock.
&quot;Teknologi ini menunjukkan model yang lebih efisien dan berkelanjutan untuk menghilangkan limbah di atas ISS dan selanjutnya menyoroti fungsi dan utilitas baru yang penting untuk semua stasiun ruang angkasa komersial di masa depan,&quot; kata Nanorocks dalam sebuah pernyataan.
BACA JUGA:Fenomena Air Memancar dari Tanah Tertulis di Alquran, Begini Penjelasan Ilmiahnya
Sementara itu, CEO Nanoracks, Dr. Amela Wilson mengatakan sejauh ini pihaknya telah menyimpan sampah di ISS dan mengirimkannya kembali ke Bumi dengan kendaraan kargo Cygnus.
&amp;ldquo;Ini adalah siklus buka-tutup pertama dari Bishop Airlock, penyebaran pertama kami, dan kami berharap akan ada operasi pembuangan ISS baru yang lebih berkelanjutan,&amp;rdquo; kata Dr. Amela Wilson.Kendaraan kargo Cygnus digunakan untuk mengumpulkan kantong sampah sebelum dilepaskan dari ISS untuk di orbit. Kemudian seluruh pesawat ruang angkasa dipenuhi dengan kantong-kantong sampah yang digunakan untuk dibakar saat memasuki kembali atmosfer Bumi.
Dengan sistem pembuangan limbah yang baru, kru ISS dapat mengisi wadah dengan sampah hingga lebih dari 272 Kg yang akan dilepaskan, kemudian Airlock akan dipasang kembali dalam keadaan kosong.
Ini adalah pertama kalinya ISS membuang sampah di sistem pembuangan Airlock. Peluncuran satelit yang sering menyebabkan lalu lintas luar angkasa jadi padat dan akumulasi sampah luar angkasa yang melayang-layang dalam gravitasi nol.
Sampah antariksa ini, mengancam kehidupan mereka yang berada di ISS. Tetapi. sampah yang dihasilkan ISS juga bertambah hingga sampah yang terapung di luar angkasa sekarang ini.
Sistem pembuangan sampah Airlock sendiri, dinilai akan menjadi teknologi pengelolaan sampah yang signifikan untuk mengurangi kepadatan ruang.</description><content:encoded>JAKARTA - Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) membuang lebih dari 170 pon atau 78 kg sampah dari stasiun komersial Bishop Airlock pada 2 Juli 2022 lalu untuk pertama kalinya.
Dilansir dari Financial Express, Selasa (12/7/2022), hal ini dicapai melalui penggunaan kantong sampah komersial stasiun dan sistem airlock yang dirancang oleh Nanoracks.
BACA JUGA:Tahukah Anda, Kucing Dinilai Suka Pilih-Pilih Makanan, Benarkah?
Johnson Space Center NASA mengembangkan kantong khusus yang dapat menampung semua sampah stasiun luar angkasa. Ini menampilkan berbagai barang seperti pakaian kotor, bahan pengepakan, dan barang-barang kebersihan yang digunakan oleh astronot.
Kantong itu, dibuang oleh kapal kargo komersial stasiun dan akan terbakar saat memasuki kembali atmosfer Bumi. Kantong tersebut dibuang dari stasiun komersial Bishop Airlock.
&quot;Teknologi ini menunjukkan model yang lebih efisien dan berkelanjutan untuk menghilangkan limbah di atas ISS dan selanjutnya menyoroti fungsi dan utilitas baru yang penting untuk semua stasiun ruang angkasa komersial di masa depan,&quot; kata Nanorocks dalam sebuah pernyataan.
BACA JUGA:Fenomena Air Memancar dari Tanah Tertulis di Alquran, Begini Penjelasan Ilmiahnya
Sementara itu, CEO Nanoracks, Dr. Amela Wilson mengatakan sejauh ini pihaknya telah menyimpan sampah di ISS dan mengirimkannya kembali ke Bumi dengan kendaraan kargo Cygnus.
&amp;ldquo;Ini adalah siklus buka-tutup pertama dari Bishop Airlock, penyebaran pertama kami, dan kami berharap akan ada operasi pembuangan ISS baru yang lebih berkelanjutan,&amp;rdquo; kata Dr. Amela Wilson.Kendaraan kargo Cygnus digunakan untuk mengumpulkan kantong sampah sebelum dilepaskan dari ISS untuk di orbit. Kemudian seluruh pesawat ruang angkasa dipenuhi dengan kantong-kantong sampah yang digunakan untuk dibakar saat memasuki kembali atmosfer Bumi.
Dengan sistem pembuangan limbah yang baru, kru ISS dapat mengisi wadah dengan sampah hingga lebih dari 272 Kg yang akan dilepaskan, kemudian Airlock akan dipasang kembali dalam keadaan kosong.
Ini adalah pertama kalinya ISS membuang sampah di sistem pembuangan Airlock. Peluncuran satelit yang sering menyebabkan lalu lintas luar angkasa jadi padat dan akumulasi sampah luar angkasa yang melayang-layang dalam gravitasi nol.
Sampah antariksa ini, mengancam kehidupan mereka yang berada di ISS. Tetapi. sampah yang dihasilkan ISS juga bertambah hingga sampah yang terapung di luar angkasa sekarang ini.
Sistem pembuangan sampah Airlock sendiri, dinilai akan menjadi teknologi pengelolaan sampah yang signifikan untuk mengurangi kepadatan ruang.</content:encoded></item></channel></rss>
