<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan Ikan Teri Terjadi di San Fransisco, Apa Penyebabnya?</title><description>Hujan ikan teri baru-baru ini terjadi di San Fransisco, Amerika Serikat. Penduduk setempat menemukan ikan-ikan tersebut di sekitar Bay Area.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/06/56/2624612/hujan-ikan-teri-terjadi-di-san-fransisco-apa-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/06/56/2624612/hujan-ikan-teri-terjadi-di-san-fransisco-apa-penyebabnya"/><item><title>Hujan Ikan Teri Terjadi di San Fransisco, Apa Penyebabnya?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/06/56/2624612/hujan-ikan-teri-terjadi-di-san-fransisco-apa-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/06/56/2624612/hujan-ikan-teri-terjadi-di-san-fransisco-apa-penyebabnya</guid><pubDate>Rabu 06 Juli 2022 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Christabel Reviana Kusuma Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/06/56/2624612/hujan-ikan-teri-terjadi-di-san-fransisco-apa-penyebabnya-FI7vJaZ0qw.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Hujan ikan teri terjadi di Fransisco, apa penyebabnya? (Foto: Pxhere)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/06/56/2624612/hujan-ikan-teri-terjadi-di-san-fransisco-apa-penyebabnya-FI7vJaZ0qw.JPG</image><title>Hujan ikan teri terjadi di Fransisco, apa penyebabnya? (Foto: Pxhere)</title></images><description>JAKARTA - Hujan ikan teri baru-baru ini terjadi di San Fransisco, Amerika Serikat. Penduduk setempat menemukan ikan-ikan tersebut di sekitar Bay Area, tergeletak di trotoar, jalan raya, atap, dan halte bus.
Diolah dari Live Science, Rabu (6/7/2022),  para ahli percaya bahwa curah hujan yang mencurigakan merupakan salah satu faktor lonjakan populasi ikan teri pesisir.
BACA JUGA:Mengenal Fenomena Full Buck Supermoon yang Terjadi Pekan Depan
Awal bulan ini, Davis dari Laboratorium Geokimian dan Ekologi Ikan Otolith di Universitas California, memberi tahu masyarakat setempat hal ini terjadi karena lonjakan populasi akibat pemijahan (bertelur) ikan teri di bawah Teluk San Fransisco.
Para ahli percaya bahwa pada saat ini burung-burung laut sedang 'berpesta' makanan, karena populasi ikan teri yang banyak.
BACA JUGA:Sains Jelaskan Hujan Bisa Memurnikan Air Bumi Sesuai Alquran
Bahkan di antarnya mungkin menjatuhkan ikan dari langit sambil menikmati makanan sepuasnya yang tiba-tiba terjadi.
Namun, akibat peristiwa ini beberapa laporan telah masuk, seperti dampak amis telah tercatat di seluruh Bay Area, termasuk di lingkungan Outer Richmond dan Castro di San Fransisco.
Seorang penduduk turut melaporkan bahwa mereka mendengar suara deruan dan mendengar percikan besar, sementara yang lainnya hampir kejatuhan ikan saat menunggu bus.&amp;ldquo;Dari Half Moon Bay ke Ponit Reyes, orang-orang mengatakan kepada saya bahwa mereka belum pernah melihat ikan teri sebanyal ini. Saya juga menedengar bahwa para burung-burung hanya duduk di atas air dengan ikan teri di mulutnya, hal ini terjadi dikarenakan mereka tidak sanggup memakannya lagI,&amp;rdquo; ujar Larry Collins, presiden Asosiasi Komunitas Pemancing San Fransisco.
Lantas, apa kata ahli dalam menanggapi fenomena yang terjadi di San Fransisco baru-baru ini?
Para ahli menyampaikan, hal ini didorong oleh fenomena upwelling atau air dingin padat nutrisi naik dari kedalaman laut, menggantikan kehangatan di permukaan.
&quot;Suhu air saat ini terlihat lebih dingin dari biasanya, dan hal inilah yang membuat hewan seperti ikan teri, burung laut, dan mamalia laut mendapatkan makanan yang sangat dibutuhkan,&quot; jelas Adam Ratner, direktur asosiasi pendidikan konservasi di Pusat Mamalia Laut di Sausalito.
Ratner juga menerangkan, belum tahu sampai kapan air akan tetap dingin. Perubahaan iklim sangat memengaruhi hal ini, tetapi dapat menjadi keuntungan bagi para pelayan.</description><content:encoded>JAKARTA - Hujan ikan teri baru-baru ini terjadi di San Fransisco, Amerika Serikat. Penduduk setempat menemukan ikan-ikan tersebut di sekitar Bay Area, tergeletak di trotoar, jalan raya, atap, dan halte bus.
Diolah dari Live Science, Rabu (6/7/2022),  para ahli percaya bahwa curah hujan yang mencurigakan merupakan salah satu faktor lonjakan populasi ikan teri pesisir.
BACA JUGA:Mengenal Fenomena Full Buck Supermoon yang Terjadi Pekan Depan
Awal bulan ini, Davis dari Laboratorium Geokimian dan Ekologi Ikan Otolith di Universitas California, memberi tahu masyarakat setempat hal ini terjadi karena lonjakan populasi akibat pemijahan (bertelur) ikan teri di bawah Teluk San Fransisco.
Para ahli percaya bahwa pada saat ini burung-burung laut sedang 'berpesta' makanan, karena populasi ikan teri yang banyak.
BACA JUGA:Sains Jelaskan Hujan Bisa Memurnikan Air Bumi Sesuai Alquran
Bahkan di antarnya mungkin menjatuhkan ikan dari langit sambil menikmati makanan sepuasnya yang tiba-tiba terjadi.
Namun, akibat peristiwa ini beberapa laporan telah masuk, seperti dampak amis telah tercatat di seluruh Bay Area, termasuk di lingkungan Outer Richmond dan Castro di San Fransisco.
Seorang penduduk turut melaporkan bahwa mereka mendengar suara deruan dan mendengar percikan besar, sementara yang lainnya hampir kejatuhan ikan saat menunggu bus.&amp;ldquo;Dari Half Moon Bay ke Ponit Reyes, orang-orang mengatakan kepada saya bahwa mereka belum pernah melihat ikan teri sebanyal ini. Saya juga menedengar bahwa para burung-burung hanya duduk di atas air dengan ikan teri di mulutnya, hal ini terjadi dikarenakan mereka tidak sanggup memakannya lagI,&amp;rdquo; ujar Larry Collins, presiden Asosiasi Komunitas Pemancing San Fransisco.
Lantas, apa kata ahli dalam menanggapi fenomena yang terjadi di San Fransisco baru-baru ini?
Para ahli menyampaikan, hal ini didorong oleh fenomena upwelling atau air dingin padat nutrisi naik dari kedalaman laut, menggantikan kehangatan di permukaan.
&quot;Suhu air saat ini terlihat lebih dingin dari biasanya, dan hal inilah yang membuat hewan seperti ikan teri, burung laut, dan mamalia laut mendapatkan makanan yang sangat dibutuhkan,&quot; jelas Adam Ratner, direktur asosiasi pendidikan konservasi di Pusat Mamalia Laut di Sausalito.
Ratner juga menerangkan, belum tahu sampai kapan air akan tetap dingin. Perubahaan iklim sangat memengaruhi hal ini, tetapi dapat menjadi keuntungan bagi para pelayan.</content:encoded></item></channel></rss>
