<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Modus Data Breach Marak Terjadi, Begini Cara Mencegahnya</title><description>Seiring dengan perkembangan teknologi di dunia digital, keamanan data para pengguna punya risiko, salah satunya terkait data breach.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/05/57/2623946/modus-data-breach-marak-terjadi-begini-cara-mencegahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/05/57/2623946/modus-data-breach-marak-terjadi-begini-cara-mencegahnya"/><item><title>Modus Data Breach Marak Terjadi, Begini Cara Mencegahnya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/05/57/2623946/modus-data-breach-marak-terjadi-begini-cara-mencegahnya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/05/57/2623946/modus-data-breach-marak-terjadi-begini-cara-mencegahnya</guid><pubDate>Selasa 05 Juli 2022 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Christabel Reviana Kusuma Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/05/57/2623946/modus-data-breach-marak-terjadi-begini-cara-mencegahnya-q8nvcOZOoy.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Modus data breach marak terjadi, begini cara mencegahnya (Foto: Embroker)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/05/57/2623946/modus-data-breach-marak-terjadi-begini-cara-mencegahnya-q8nvcOZOoy.JPG</image><title>Modus data breach marak terjadi, begini cara mencegahnya (Foto: Embroker)</title></images><description>JAKARTA - Seiring dengan perkembangan teknologi di dunia digital, keamanan data-data para pengguna teknologi punya risiko yang harus diperhatikan, salah satunya terkait data breach yang marak terjadi.
Diolah dari akun Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Selasa (5/7/2022), data breach merupakan suatu pelanggaran keamanan data pengguna device atau aplikasi yang telah diakses tanpa seizin pemiliknya.
BACA JUGA:Penemu Ponsel Martin Cooper Ajak Masyarakat Letakkan Perangkat Temuannya dan Nikmati Hidup
Biasanya, pelaku kejahatan data breach akan menjual data orang lain yang diperolehnya  untuk mendapatkan keuntungan. Tindakan ini, tentu sangat merugikan korban.
Lantas, bagaimana cara mencegah supaya tidak menjadi korban data breach? Simak jawabannya dibawah ini:
BACA JUGA:Cara Instal Windows 10 dengan USB Flashdisk
1. Gunakan password
Buatlah password yang unik dan memiliki keamanan yang kuat, hal ini bisa mencegah dari modus data breach. Ingat, hindari password yang mengadopsi tanggal kelahiran, jangan lupa kombinasikan huruf, angka, dan juga simbol.
2. Update security software secara berkala
Para pengguna seringkali mengabaikan update security software, karena dianggap membuat beban perangkat semakin berat atau karena merasa sudah nyaman dengan softwere sebelumnya. Padahal hal ini sangat penting untuk mencegah dari data breach.
3. Enkripsi dan backup data secara rutin
Sebelum melakukannya, enkripsi data merupakan proses konversi teks biasa yang tebaca manusia menjadi teks yang tidak dimengerti.
Sedangka,  backup data merupakan kegiatan dimana data yang dimiliki dipulihkan atau digandakan agar tersimpan di sistem. Jadi kedua hal ini penting untuk menghindari data breach.4. Aktifkan verifikasi dua langkah
Guna mengamankan data dari tindakan kejahatan data breach, aktifkanlah verifikasi dua langkah agar menjaga dari modus ini.
5. Buatlah batasan akses ke data penting
Pehatikanlah data penting yang dimiliki dengan cara membatasi aksesnya. Hal ini guna menghindari kejahatan siber, khususnya data breach.
6. Matikan sinkronisasi antar akun
Hal ini penting untuk diperhatikan, apabila salah satu akun terkena modus data breach, yang lainnya tidak akan berdampak.
Usahakan untuk tidak membagikan atau memberitahu siapapun mengenai data yang dimiliki. Karena hal itu belum tentu aman dan berisiko tinggi.</description><content:encoded>JAKARTA - Seiring dengan perkembangan teknologi di dunia digital, keamanan data-data para pengguna teknologi punya risiko yang harus diperhatikan, salah satunya terkait data breach yang marak terjadi.
Diolah dari akun Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Selasa (5/7/2022), data breach merupakan suatu pelanggaran keamanan data pengguna device atau aplikasi yang telah diakses tanpa seizin pemiliknya.
BACA JUGA:Penemu Ponsel Martin Cooper Ajak Masyarakat Letakkan Perangkat Temuannya dan Nikmati Hidup
Biasanya, pelaku kejahatan data breach akan menjual data orang lain yang diperolehnya  untuk mendapatkan keuntungan. Tindakan ini, tentu sangat merugikan korban.
Lantas, bagaimana cara mencegah supaya tidak menjadi korban data breach? Simak jawabannya dibawah ini:
BACA JUGA:Cara Instal Windows 10 dengan USB Flashdisk
1. Gunakan password
Buatlah password yang unik dan memiliki keamanan yang kuat, hal ini bisa mencegah dari modus data breach. Ingat, hindari password yang mengadopsi tanggal kelahiran, jangan lupa kombinasikan huruf, angka, dan juga simbol.
2. Update security software secara berkala
Para pengguna seringkali mengabaikan update security software, karena dianggap membuat beban perangkat semakin berat atau karena merasa sudah nyaman dengan softwere sebelumnya. Padahal hal ini sangat penting untuk mencegah dari data breach.
3. Enkripsi dan backup data secara rutin
Sebelum melakukannya, enkripsi data merupakan proses konversi teks biasa yang tebaca manusia menjadi teks yang tidak dimengerti.
Sedangka,  backup data merupakan kegiatan dimana data yang dimiliki dipulihkan atau digandakan agar tersimpan di sistem. Jadi kedua hal ini penting untuk menghindari data breach.4. Aktifkan verifikasi dua langkah
Guna mengamankan data dari tindakan kejahatan data breach, aktifkanlah verifikasi dua langkah agar menjaga dari modus ini.
5. Buatlah batasan akses ke data penting
Pehatikanlah data penting yang dimiliki dengan cara membatasi aksesnya. Hal ini guna menghindari kejahatan siber, khususnya data breach.
6. Matikan sinkronisasi antar akun
Hal ini penting untuk diperhatikan, apabila salah satu akun terkena modus data breach, yang lainnya tidak akan berdampak.
Usahakan untuk tidak membagikan atau memberitahu siapapun mengenai data yang dimiliki. Karena hal itu belum tentu aman dan berisiko tinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
