<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fenomena Aphelion Sedang Berlangsung Hari Ini, Apa Itu?</title><description>Fenomena astronomi aphelion sedang berlangsung hari ini, Senin (4/7/2022), apa itu? Hoaks mengenainya sempat beredar di WhatsApp.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/04/56/2623347/fenomena-aphelion-sedang-berlangsung-hari-ini-apa-itu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/04/56/2623347/fenomena-aphelion-sedang-berlangsung-hari-ini-apa-itu"/><item><title>Fenomena Aphelion Sedang Berlangsung Hari Ini, Apa Itu?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/04/56/2623347/fenomena-aphelion-sedang-berlangsung-hari-ini-apa-itu</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/04/56/2623347/fenomena-aphelion-sedang-berlangsung-hari-ini-apa-itu</guid><pubDate>Senin 04 Juli 2022 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/04/56/2623347/fenomena-aphelion-sedang-berlangsung-hari-ini-apa-itu-Ic5JVMvCcr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fenomena aphelion sedang berlangsung hari ini, apa itu? (Foto: iStock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/04/56/2623347/fenomena-aphelion-sedang-berlangsung-hari-ini-apa-itu-Ic5JVMvCcr.jpg</image><title>Fenomena aphelion sedang berlangsung hari ini, apa itu? (Foto: iStock)</title></images><description>JAKARTA - Fenomena astronomi aphelion sedang berlangsung hari ini, Senin (4/7/2022), apa itu? Hoaks mengenainya sempat beredar di WhatsApp, menyebutkan bikin cuaca Bumi jadi sangat dingin, benarkah?
Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN (LAPAN), Andi Pangeran, secara tegas membantah kalau fenomena aphelion bisa membuat Bumi sangat dingin.
BACA JUGA:Ilmuwan Berhasil Temukan Spesies Baru Kepiting yang Dipenuhi Bulu
Diolah dari keterangan resminya, Senin (4/7/2022), Andi menjelaskan bahwa fenomena aphelion adalah kondisi di mana Bumi punya jarak paling jauh dari Matahari.
&quot;Bumi mencapai jarak terjauhnya dari Matahari pada 4 Juli 2022 dengan jarak 152.098.455 Km. Sejak 1800, terjadinya fenomena aphelion dalam 200 tahun terakhir selalu berlangsung pada Juli,&quot; kata Andi.
Dia menegaskan, Aphelion tidak berdampak pada kenaikan maupun penurunan suhu di permukaan Bumi. Tetapi, faktor klimatologis atau iklim yang turut berperan besar dalam perubahaan suhu.
BACA JUGA:Pertama dalam Sejarah, Peluncuran Satelit di Malam Hari Berhasil Dilakukan
&quot;Intensitas Matahari bervariasi, anatar 1.321,5 W/m2 saat Aphelion atau kurang lebih 3,4% dari rata-ratanya (1.366 W/m2),&quot; paparnya.
Sehingga, sambung Andi, suhu efektif di permukaan Bumi cuma bakal bervariasi kurang lebih 2,4 derajar Celsius dari rata-ratanya (15 derajat Celcius).</description><content:encoded>JAKARTA - Fenomena astronomi aphelion sedang berlangsung hari ini, Senin (4/7/2022), apa itu? Hoaks mengenainya sempat beredar di WhatsApp, menyebutkan bikin cuaca Bumi jadi sangat dingin, benarkah?
Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN (LAPAN), Andi Pangeran, secara tegas membantah kalau fenomena aphelion bisa membuat Bumi sangat dingin.
BACA JUGA:Ilmuwan Berhasil Temukan Spesies Baru Kepiting yang Dipenuhi Bulu
Diolah dari keterangan resminya, Senin (4/7/2022), Andi menjelaskan bahwa fenomena aphelion adalah kondisi di mana Bumi punya jarak paling jauh dari Matahari.
&quot;Bumi mencapai jarak terjauhnya dari Matahari pada 4 Juli 2022 dengan jarak 152.098.455 Km. Sejak 1800, terjadinya fenomena aphelion dalam 200 tahun terakhir selalu berlangsung pada Juli,&quot; kata Andi.
Dia menegaskan, Aphelion tidak berdampak pada kenaikan maupun penurunan suhu di permukaan Bumi. Tetapi, faktor klimatologis atau iklim yang turut berperan besar dalam perubahaan suhu.
BACA JUGA:Pertama dalam Sejarah, Peluncuran Satelit di Malam Hari Berhasil Dilakukan
&quot;Intensitas Matahari bervariasi, anatar 1.321,5 W/m2 saat Aphelion atau kurang lebih 3,4% dari rata-ratanya (1.366 W/m2),&quot; paparnya.
Sehingga, sambung Andi, suhu efektif di permukaan Bumi cuma bakal bervariasi kurang lebih 2,4 derajar Celsius dari rata-ratanya (15 derajat Celcius).</content:encoded></item></channel></rss>
