<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengenal Ikan Red Devil yang Muncul di Danau Toba dan Diburu Kolektor</title><description>Ikan Red Devil (Iblis Merah) sempat muncul di Danau Toba, Sumatera Utara, dan kini banyak diburu oleh para kolektor ikan hias.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/01/56/2621838/mengenal-ikan-red-devil-yang-muncul-di-danau-toba-dan-diburu-kolektor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/01/56/2621838/mengenal-ikan-red-devil-yang-muncul-di-danau-toba-dan-diburu-kolektor"/><item><title>Mengenal Ikan Red Devil yang Muncul di Danau Toba dan Diburu Kolektor</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/01/56/2621838/mengenal-ikan-red-devil-yang-muncul-di-danau-toba-dan-diburu-kolektor</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/07/01/56/2621838/mengenal-ikan-red-devil-yang-muncul-di-danau-toba-dan-diburu-kolektor</guid><pubDate>Jum'at 01 Juli 2022 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/01/56/2621838/mengenal-ikan-red-devil-yang-muncul-di-danau-toba-dan-diburu-kolektor-N0K88i55Zu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mengenal ikan red devil yang muncul di Danau Toba dan diburu kolektor (Foto: The Aquarium Guide)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/01/56/2621838/mengenal-ikan-red-devil-yang-muncul-di-danau-toba-dan-diburu-kolektor-N0K88i55Zu.jpg</image><title>Mengenal ikan red devil yang muncul di Danau Toba dan diburu kolektor (Foto: The Aquarium Guide)</title></images><description>JAKARTA -  Ikan Red Devil (Iblis Merah) sempat muncul di Danau Toba, Sumatera Utara, dan kini banyak diburu oleh para kolektor ikan hias untuk dipelihara dalam akuariun.
Dirangkum dari berbagai sumber, ikan ini punya nama ilmiah Amphilophus labiatus, di mana merupakan ikan cichlid besar yang habitat aslinya berada di Danau Managua dan Danau Nikaragua, Amerika Tengah.
BACA JUGA:Mengenal Fenomena Ekuiluks di Indonesia, Begini Penjelasannya
Ikan ini, juga dikenal dengan nama lain seperti cichlid iblis merah yang masih satu keluarga dengan jenis cichlid lainnya dan punya ikatan erat dengan Amphilophus citrinellus.
Ikan Red Devil sendiri, memiliki warna yang bervariasi, mulai dari abu-abu hingga hijauh keabu-abuan, beberapa spesimen diketahui berwarna merah mudah, merah atauh putih pun ada.
Pigmentasi hitam di bintik-bintik pada tubuhnya sangat umum ditemukan. Beberapa spesimen memiliki bibir yang besar, meskipun kondisi ini dianggap terkair dengan pilihan makanan di habitat aslinya.
BACA JUGA:Bakteri Diprogram Peneliti untuk Bersihkan Air Minum dari Racun
Red Devil ini, merupakan ikan predator dengan sifat yang agrsif. Sehingga, memiliki gigi tajam dan rahang yang kuat. Artinya, tidak bisa sembarang ikan disatukan olehnya di akuarium atau bakal jadi mangsa.
Di Indonesia, spesies ini dikenal sebagai ikan hias akuarium. Tetapi, keberadaannya menjadi masalah besar di Danau Toba, sebab mengancam spesies endemik di sana.
Oleh karena itu, Red Devil adalah ikan spesied invasif karena dilepas ke alam liar, terutama di danau Jawa, Sulawesi, dan Papua.</description><content:encoded>JAKARTA -  Ikan Red Devil (Iblis Merah) sempat muncul di Danau Toba, Sumatera Utara, dan kini banyak diburu oleh para kolektor ikan hias untuk dipelihara dalam akuariun.
Dirangkum dari berbagai sumber, ikan ini punya nama ilmiah Amphilophus labiatus, di mana merupakan ikan cichlid besar yang habitat aslinya berada di Danau Managua dan Danau Nikaragua, Amerika Tengah.
BACA JUGA:Mengenal Fenomena Ekuiluks di Indonesia, Begini Penjelasannya
Ikan ini, juga dikenal dengan nama lain seperti cichlid iblis merah yang masih satu keluarga dengan jenis cichlid lainnya dan punya ikatan erat dengan Amphilophus citrinellus.
Ikan Red Devil sendiri, memiliki warna yang bervariasi, mulai dari abu-abu hingga hijauh keabu-abuan, beberapa spesimen diketahui berwarna merah mudah, merah atauh putih pun ada.
Pigmentasi hitam di bintik-bintik pada tubuhnya sangat umum ditemukan. Beberapa spesimen memiliki bibir yang besar, meskipun kondisi ini dianggap terkair dengan pilihan makanan di habitat aslinya.
BACA JUGA:Bakteri Diprogram Peneliti untuk Bersihkan Air Minum dari Racun
Red Devil ini, merupakan ikan predator dengan sifat yang agrsif. Sehingga, memiliki gigi tajam dan rahang yang kuat. Artinya, tidak bisa sembarang ikan disatukan olehnya di akuarium atau bakal jadi mangsa.
Di Indonesia, spesies ini dikenal sebagai ikan hias akuarium. Tetapi, keberadaannya menjadi masalah besar di Danau Toba, sebab mengancam spesies endemik di sana.
Oleh karena itu, Red Devil adalah ikan spesied invasif karena dilepas ke alam liar, terutama di danau Jawa, Sulawesi, dan Papua.</content:encoded></item></channel></rss>
