<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fenomena Langka 5 Planet Sejajar Bakal Terjadi 24 Juni, Terlihat di Indonesia</title><description>Fenomena langka 5 planet sejajar diketahui bakal terjadi pada 24 Juni 2022 mendatang, di mana merupakan bagian dari parade langit bulan ini.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/21/56/2615571/fenomena-langka-5-planet-sejajar-bakal-terjadi-24-juni-terlihat-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/21/56/2615571/fenomena-langka-5-planet-sejajar-bakal-terjadi-24-juni-terlihat-di-indonesia"/><item><title>Fenomena Langka 5 Planet Sejajar Bakal Terjadi 24 Juni, Terlihat di Indonesia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/21/56/2615571/fenomena-langka-5-planet-sejajar-bakal-terjadi-24-juni-terlihat-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/21/56/2615571/fenomena-langka-5-planet-sejajar-bakal-terjadi-24-juni-terlihat-di-indonesia</guid><pubDate>Selasa 21 Juni 2022 17:17 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/21/56/2615571/fenomena-langka-5-planet-sejajar-bakal-terjadi-24-juni-terlihat-di-indonesia-tjco1JuWP3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fenomena langka 5 planet sejajar bakal terjadi 24 Juni (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/21/56/2615571/fenomena-langka-5-planet-sejajar-bakal-terjadi-24-juni-terlihat-di-indonesia-tjco1JuWP3.jpg</image><title>Fenomena langka 5 planet sejajar bakal terjadi 24 Juni (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Fenomena langka 5 planet sejajar diketahui bakal terjadi pada 24 Juni 2022 mendatang, di mana merupakan bagian dari parade langit yang berlangsung bulan ini.
Dilansir dari The Guardian, Selasa (21/6/2022), kelima planet yang sejajar pada 24 Juni nanti antara  lain Merkurius, Venus, Jupiter, dan Saturnus.
BACA JUGA:Tahukah Anda, Punuk Unta Sebenarnya Apa Isinya?
&quot;Kesempatan langka untuk melihat hal yang dapat disaksikan dari rumah dengan mata telanjang demi kelima planet di Tata Surya kita yang bisa dilihat sekaligus,&quot; kata peneliti di Institut Astronomi Universitas Edinburgh, Profesor Beth Biller.
Sementara itu, peneliti di Pusat Riset Antariksa BRIN, Andi Pangeran, menjelaskan bahwa fenomena ini dapat disaksikan selama kurang lebih 50 menit, sesuai dengan waktu fajar masing-masing wilayah.
&quot;Sejak awal fajar astronomis atau 75 menit sebelum Matahari terbit sekitar pukul 04.30 waktu setempat, hingga akhir fajar bahari atau 25 menit sebelum Matahari terbit sekitar pukul 05.30 waktu setempat,&quot; ujar Andi.
BACA JUGA:Peran Tulang dalam Menghasilkan Keturunan Terbukti Ilmiah dan Termuat di Alquran
Dia menyampaikan, fenomena langka lima planet sejajar ini bisa dilihat secara langsung selama cuaca cukup cerah.
&quot;Bebas dari polusi cahaya dan medan pandang yang bebas dari penghalang,&quot; tuturnya.
Sedangkan, bagi wilayah yang polusi cahayanya nyaris tidak ada (kondisi langit benar-benar bersih), Uranus dapat disaksikan tanpa menggunakan teleskop.</description><content:encoded>JAKARTA - Fenomena langka 5 planet sejajar diketahui bakal terjadi pada 24 Juni 2022 mendatang, di mana merupakan bagian dari parade langit yang berlangsung bulan ini.
Dilansir dari The Guardian, Selasa (21/6/2022), kelima planet yang sejajar pada 24 Juni nanti antara  lain Merkurius, Venus, Jupiter, dan Saturnus.
BACA JUGA:Tahukah Anda, Punuk Unta Sebenarnya Apa Isinya?
&quot;Kesempatan langka untuk melihat hal yang dapat disaksikan dari rumah dengan mata telanjang demi kelima planet di Tata Surya kita yang bisa dilihat sekaligus,&quot; kata peneliti di Institut Astronomi Universitas Edinburgh, Profesor Beth Biller.
Sementara itu, peneliti di Pusat Riset Antariksa BRIN, Andi Pangeran, menjelaskan bahwa fenomena ini dapat disaksikan selama kurang lebih 50 menit, sesuai dengan waktu fajar masing-masing wilayah.
&quot;Sejak awal fajar astronomis atau 75 menit sebelum Matahari terbit sekitar pukul 04.30 waktu setempat, hingga akhir fajar bahari atau 25 menit sebelum Matahari terbit sekitar pukul 05.30 waktu setempat,&quot; ujar Andi.
BACA JUGA:Peran Tulang dalam Menghasilkan Keturunan Terbukti Ilmiah dan Termuat di Alquran
Dia menyampaikan, fenomena langka lima planet sejajar ini bisa dilihat secara langsung selama cuaca cukup cerah.
&quot;Bebas dari polusi cahaya dan medan pandang yang bebas dari penghalang,&quot; tuturnya.
Sedangkan, bagi wilayah yang polusi cahayanya nyaris tidak ada (kondisi langit benar-benar bersih), Uranus dapat disaksikan tanpa menggunakan teleskop.</content:encoded></item></channel></rss>
