<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NASA dan NOAA Tuntaskan Pengujian Satelit Terbaru, Begini Keunggulannya</title><description>NASA telah menuntaskan tahapan pengujian kritis untuk satelit prakiraan cuaca terbarunya, yakni JPSS-2.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/21/56/2615279/nasa-dan-noaa-tuntaskan-pengujian-satelit-terbaru-begini-keunggulannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/21/56/2615279/nasa-dan-noaa-tuntaskan-pengujian-satelit-terbaru-begini-keunggulannya"/><item><title>NASA dan NOAA Tuntaskan Pengujian Satelit Terbaru, Begini Keunggulannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/21/56/2615279/nasa-dan-noaa-tuntaskan-pengujian-satelit-terbaru-begini-keunggulannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/21/56/2615279/nasa-dan-noaa-tuntaskan-pengujian-satelit-terbaru-begini-keunggulannya</guid><pubDate>Selasa 21 Juni 2022 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Christabel Reviana Kusuma Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/21/56/2615279/nasa-dan-noaa-tuntaskan-pengujian-satelit-terbaru-begini-keunggulannya-c1ctyiogDj.JPG" expression="full" type="image/jpeg">NASA dan NOAA tuntaskan pengujian satelit terbaru, begini keunggulannya (Foto: NOAA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/21/56/2615279/nasa-dan-noaa-tuntaskan-pengujian-satelit-terbaru-begini-keunggulannya-c1ctyiogDj.JPG</image><title>NASA dan NOAA tuntaskan pengujian satelit terbaru, begini keunggulannya (Foto: NOAA)</title></images><description>JAKARTA - NASA telah menuntaskan tahapan pengujian kritis untuk satelit prakiraan cuaca terbarunya, yakni Joint Polar Satellite System-2 (JPSS-2).
Diolah dari SciTechDaily, Selasa (21/6/2022), satelit ini digunakan untuk meningkatkan keakuratan terhadap prakiraan cuaca.
BACA JUGA:Peran Tulang dalam Menghasilkan Keturunan Terbukti Ilmiah dan Termuat di Alquran
Lalu, JPSS-2 dinilai dapat meningkatkan pemahaman terhadap cuaca ekstrem serta perubahan iklim yang dialami oleh Bumi.
Pekan lalu, JPSS-2 telah diuji oleh National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).
Tes ini, dilakukan untuk menguji dan memastikan segala instrumen dari satelit JPSS-2 berfungsi dengan baik saat terpapar lingkungan luar angkasa yang sangat berbeda dengan Bumi.
BACA JUGA:Penjelasan Sains Terkait Gravitasi Ternyata Sesuai dengan Alquran
&amp;ldquo;Saya benar-benar dapat mengatakan dengan kepastian 100% bahwa satelit bekerja dengan baik,&amp;rdquo; ujar manajer proyek penerbangan JPSS Andre Dress.
&amp;ldquo;Semua instrumen memiliki kinerja yang baik, dan kami akan memenuhi semua persyaratan dan menambah beberapa hal lainnya,&amp;rdquo; tambahnya.JPSS-2 sendiri, merupakan satelit ketiga dalam seri lainnya dari Joint Polar Satellite System.
Satelit ini, rencananya akan diluncurkan pada tanggal 1 Novemebr 2022 mendatang.
Peluncurannya berlokasi di Vandenberg Space Force Base yang berada di California, dan JPSS-2 akan berganti nama menjadi NOAA-21 setelah mencapai orbit.
Saat beroperasi, JPSS-2 bakal mengelilingi bola dunia saat mengorbit dari kutub Utara ke kutub Selatan. JPSS-2 akan melintasi khatulistiwa 14 hari sehari guna mengamati kondisi atmosfer seperti suhu dan kelembaban.
Satelit ini, juga akan mengamati angin topan, banjir, kebakaran hutan, serta kekeringan.</description><content:encoded>JAKARTA - NASA telah menuntaskan tahapan pengujian kritis untuk satelit prakiraan cuaca terbarunya, yakni Joint Polar Satellite System-2 (JPSS-2).
Diolah dari SciTechDaily, Selasa (21/6/2022), satelit ini digunakan untuk meningkatkan keakuratan terhadap prakiraan cuaca.
BACA JUGA:Peran Tulang dalam Menghasilkan Keturunan Terbukti Ilmiah dan Termuat di Alquran
Lalu, JPSS-2 dinilai dapat meningkatkan pemahaman terhadap cuaca ekstrem serta perubahan iklim yang dialami oleh Bumi.
Pekan lalu, JPSS-2 telah diuji oleh National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).
Tes ini, dilakukan untuk menguji dan memastikan segala instrumen dari satelit JPSS-2 berfungsi dengan baik saat terpapar lingkungan luar angkasa yang sangat berbeda dengan Bumi.
BACA JUGA:Penjelasan Sains Terkait Gravitasi Ternyata Sesuai dengan Alquran
&amp;ldquo;Saya benar-benar dapat mengatakan dengan kepastian 100% bahwa satelit bekerja dengan baik,&amp;rdquo; ujar manajer proyek penerbangan JPSS Andre Dress.
&amp;ldquo;Semua instrumen memiliki kinerja yang baik, dan kami akan memenuhi semua persyaratan dan menambah beberapa hal lainnya,&amp;rdquo; tambahnya.JPSS-2 sendiri, merupakan satelit ketiga dalam seri lainnya dari Joint Polar Satellite System.
Satelit ini, rencananya akan diluncurkan pada tanggal 1 Novemebr 2022 mendatang.
Peluncurannya berlokasi di Vandenberg Space Force Base yang berada di California, dan JPSS-2 akan berganti nama menjadi NOAA-21 setelah mencapai orbit.
Saat beroperasi, JPSS-2 bakal mengelilingi bola dunia saat mengorbit dari kutub Utara ke kutub Selatan. JPSS-2 akan melintasi khatulistiwa 14 hari sehari guna mengamati kondisi atmosfer seperti suhu dan kelembaban.
Satelit ini, juga akan mengamati angin topan, banjir, kebakaran hutan, serta kekeringan.</content:encoded></item></channel></rss>
