<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jangan Pakai Sembarangan, Ini Oli yang Pas Buat Mobil Lawas</title><description>Sudah tentu mobil lawas dirancang untuk menggunakan oli yang tersedia saat itu.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/20/87/2614590/jangan-pakai-sembarangan-ini-oli-yang-pas-buat-mobil-lawas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/20/87/2614590/jangan-pakai-sembarangan-ini-oli-yang-pas-buat-mobil-lawas"/><item><title>Jangan Pakai Sembarangan, Ini Oli yang Pas Buat Mobil Lawas</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/20/87/2614590/jangan-pakai-sembarangan-ini-oli-yang-pas-buat-mobil-lawas</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/20/87/2614590/jangan-pakai-sembarangan-ini-oli-yang-pas-buat-mobil-lawas</guid><pubDate>Senin 20 Juni 2022 16:03 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/20/87/2614590/jangan-pakai-sembarangan-ini-oli-yang-pas-buat-mobil-lawas-ITyQwIOZjf.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: tmcblog)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/20/87/2614590/jangan-pakai-sembarangan-ini-oli-yang-pas-buat-mobil-lawas-ITyQwIOZjf.JPG</image><title>Ilustrasi (Foto: tmcblog)</title></images><description>MOBIL lawas keluaran tahun 1990-an ke bawah membutuhkan perawatan spesial, yang berbeda dari mobil keluaran baru. Salah satunya adalah terkait penggunaan oli yang berfungsi sebagai pelumas komponen mesin.
Sudah tentu mobil lawas dirancang untuk menggunakan oli yang tersedia saat itu, bukan oli yang sudah berevolusi seperti sekarang. Penggunaan oli yang tepat ini akan menjadi faktor penentu performa dan juga umur mesin.
Melansir berbagai sumber, mobil lawas sebaiknya tidak menggunakan oli sintetis yang tersedia saat ini. Pasalnya, akan ada beberapa masalah yang akan dijumpai jika memaksakan menggunakannya.
Oli sintetis mengandung bahan ester yang merupakan senyawa organik yang dicampur dengan alkohol. Bahan ini sangat kuat dan dapat merusak seal yang sudah tua bahkan bukan tidak mungkin dapat menyebabkan kebocoran.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kenapa Ganti Oli Gardan Mobil Harus Dilakukan Secara Rutin? Ini Penjelasannya


Mobil lawas disarankan menggunakan oli yang punya tingkat kekentalan tinggi yang berbasis mineral yang berasal dari minyak mentah. Yang mana dalam pembuatannya menggunakan teknik yang berbeda dari oli sintetis saat ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wOS8yMi80LzEzOTQ4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bisanya menggunakan oli dengan viskositas yang kental seperti 10W-40 atau 20W-50 untuk membuat sirkulasi oli tetap lancar dan oli dapat naik ke komponen bagian atas di mesin. Tapi untuk lebih amannya, sesuaikan dengan yang direkomendasikan oleh pabrikan.</description><content:encoded>MOBIL lawas keluaran tahun 1990-an ke bawah membutuhkan perawatan spesial, yang berbeda dari mobil keluaran baru. Salah satunya adalah terkait penggunaan oli yang berfungsi sebagai pelumas komponen mesin.
Sudah tentu mobil lawas dirancang untuk menggunakan oli yang tersedia saat itu, bukan oli yang sudah berevolusi seperti sekarang. Penggunaan oli yang tepat ini akan menjadi faktor penentu performa dan juga umur mesin.
Melansir berbagai sumber, mobil lawas sebaiknya tidak menggunakan oli sintetis yang tersedia saat ini. Pasalnya, akan ada beberapa masalah yang akan dijumpai jika memaksakan menggunakannya.
Oli sintetis mengandung bahan ester yang merupakan senyawa organik yang dicampur dengan alkohol. Bahan ini sangat kuat dan dapat merusak seal yang sudah tua bahkan bukan tidak mungkin dapat menyebabkan kebocoran.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kenapa Ganti Oli Gardan Mobil Harus Dilakukan Secara Rutin? Ini Penjelasannya


Mobil lawas disarankan menggunakan oli yang punya tingkat kekentalan tinggi yang berbasis mineral yang berasal dari minyak mentah. Yang mana dalam pembuatannya menggunakan teknik yang berbeda dari oli sintetis saat ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wOS8yMi80LzEzOTQ4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bisanya menggunakan oli dengan viskositas yang kental seperti 10W-40 atau 20W-50 untuk membuat sirkulasi oli tetap lancar dan oli dapat naik ke komponen bagian atas di mesin. Tapi untuk lebih amannya, sesuaikan dengan yang direkomendasikan oleh pabrikan.</content:encoded></item></channel></rss>
