<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polemik Larangan Penggunaan Sandal Jepit saat Kendarai Motor, Ini Kata Instruktur Safety Riding </title><description>Larangan penggunaan sandal jepit saat kendarai motor menjadi polemik, lantas bagaimana tanggapan instruktur safety riding?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/20/53/2614511/polemik-larangan-penggunaan-sandal-jepit-saat-kendarai-motor-ini-kata-instruktur-safety-riding</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/20/53/2614511/polemik-larangan-penggunaan-sandal-jepit-saat-kendarai-motor-ini-kata-instruktur-safety-riding"/><item><title>Polemik Larangan Penggunaan Sandal Jepit saat Kendarai Motor, Ini Kata Instruktur Safety Riding </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/20/53/2614511/polemik-larangan-penggunaan-sandal-jepit-saat-kendarai-motor-ini-kata-instruktur-safety-riding</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/20/53/2614511/polemik-larangan-penggunaan-sandal-jepit-saat-kendarai-motor-ini-kata-instruktur-safety-riding</guid><pubDate>Selasa 21 Juni 2022 10:04 WIB</pubDate><dc:creator>Ary Wahyu Wibowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/20/53/2614511/polemik-larangan-penggunaan-sandal-jepit-saat-kendarai-motor-ini-kata-instruktur-safety-riding-78njWBdwjG.png" expression="full" type="image/jpeg">Naik Motor Pakai Sandal (dok Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/20/53/2614511/polemik-larangan-penggunaan-sandal-jepit-saat-kendarai-motor-ini-kata-instruktur-safety-riding-78njWBdwjG.png</image><title>Naik Motor Pakai Sandal (dok Freepik)</title></images><description>KABAR&amp;nbsp;mengenai imbauan memakai sandal saat naik sepeda motor menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat. Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng Oke Desiyanto turut menyampaikan pendapatnya mengenai hal tersebut.

&amp;ldquo;Sebenarnya fungsi sandal yang utama hanya sebatas pada perlindungan alas kaki kita, berbeda dengan sepatu yang dapat melindungi kaki lebih optimal karena mampu menutupi semua bagian mulai dari jari jemari, punggung kaki hingga bagian tumit yang difungsikan untuk melindungi kaki dari kotoran berupa debu, kerikil, atau bahkan lumpur dan benda keras lainnya,&amp;rdquo; kata Oke Desiyanto.



BACA JUGA:Dear Riders, Ini Sederet Hal Perlu Diperhatikan Sebelum Modifikasi Motor

BACA JUGA:Intip Modifikasi Bus Keren ala Turki, Gahar Banget Bro!&amp;nbsp;

Cidera kaki yang mungkin terjadi karena berkendara, biasa ditemukan pada permukaan kulit kaki, dan jemari lecet. Bahkan melepuh kram kaki karena udara dingin yang terus mengalir, kuku terkelupas, terkilir, hingga bisa juga terjadi tulang kaki patah atau retak.

Tentunya cidera kaki akan sangat mengganggu tubuh dalam hal berjalan, menghasilkan keseimbangan, kesulitan melakukan aktivitas tertentu, bahkan menghalangi produktivitas.
Bila pengguna mobil dapat terlindung dari benturan langsung karena dilindungi oleh badan mobil (cangkang), pengendara motor hanya mengandalkan perlengkapan berkendaranya untuk melindungi badan dari benturan langsung. Dengan melihat fungsi sandal yang melindungi alas kaki saja, tentunya sandal tidak termasuk perlengkapan berkendara yang aman.

&amp;ldquo;Dalam berkendara dianjurkan menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai dan optimal melindungi diri dari cidera. Utamakan cari aman demi mencegah terjadinya kecelakaan atau cedera pada tubuh. Gunakan perlengkapan berkendara yang lengkap untuk perlindungan tubuh lebih optimal,&amp;rdquo; ujar Oke.

Menggunakan sepatu, lanjutnya, akan jauh lebih baik dalam hal perlindungan kaki saat berkendara. Itu pun disarankan agar memilih sepatu tanpa temali agar meminimalkan kejadian tersangkut atau sepatu lepas, sehingga potensi bahaya yang lain tidak terjadi.

&amp;ldquo;Jadikan budaya mengutamakan keselamatan berkendara menjadi gaya hidup sehari&amp;ndash;hari yang akan membuat lebih nyaman karena telah menjadi kebiasaan,&amp;rdquo; ucapnya.
</description><content:encoded>KABAR&amp;nbsp;mengenai imbauan memakai sandal saat naik sepeda motor menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat. Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng Oke Desiyanto turut menyampaikan pendapatnya mengenai hal tersebut.

&amp;ldquo;Sebenarnya fungsi sandal yang utama hanya sebatas pada perlindungan alas kaki kita, berbeda dengan sepatu yang dapat melindungi kaki lebih optimal karena mampu menutupi semua bagian mulai dari jari jemari, punggung kaki hingga bagian tumit yang difungsikan untuk melindungi kaki dari kotoran berupa debu, kerikil, atau bahkan lumpur dan benda keras lainnya,&amp;rdquo; kata Oke Desiyanto.



BACA JUGA:Dear Riders, Ini Sederet Hal Perlu Diperhatikan Sebelum Modifikasi Motor

BACA JUGA:Intip Modifikasi Bus Keren ala Turki, Gahar Banget Bro!&amp;nbsp;

Cidera kaki yang mungkin terjadi karena berkendara, biasa ditemukan pada permukaan kulit kaki, dan jemari lecet. Bahkan melepuh kram kaki karena udara dingin yang terus mengalir, kuku terkelupas, terkilir, hingga bisa juga terjadi tulang kaki patah atau retak.

Tentunya cidera kaki akan sangat mengganggu tubuh dalam hal berjalan, menghasilkan keseimbangan, kesulitan melakukan aktivitas tertentu, bahkan menghalangi produktivitas.
Bila pengguna mobil dapat terlindung dari benturan langsung karena dilindungi oleh badan mobil (cangkang), pengendara motor hanya mengandalkan perlengkapan berkendaranya untuk melindungi badan dari benturan langsung. Dengan melihat fungsi sandal yang melindungi alas kaki saja, tentunya sandal tidak termasuk perlengkapan berkendara yang aman.

&amp;ldquo;Dalam berkendara dianjurkan menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai dan optimal melindungi diri dari cidera. Utamakan cari aman demi mencegah terjadinya kecelakaan atau cedera pada tubuh. Gunakan perlengkapan berkendara yang lengkap untuk perlindungan tubuh lebih optimal,&amp;rdquo; ujar Oke.

Menggunakan sepatu, lanjutnya, akan jauh lebih baik dalam hal perlindungan kaki saat berkendara. Itu pun disarankan agar memilih sepatu tanpa temali agar meminimalkan kejadian tersangkut atau sepatu lepas, sehingga potensi bahaya yang lain tidak terjadi.

&amp;ldquo;Jadikan budaya mengutamakan keselamatan berkendara menjadi gaya hidup sehari&amp;ndash;hari yang akan membuat lebih nyaman karena telah menjadi kebiasaan,&amp;rdquo; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
