<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kumbang Ini Mampu Menahan Beban hingaa 39 Ribu Berat Tubuhnya, Siapa Dia?</title><description>Kumbang yang memiliki nama ilmiah Phloeodes Diabolicus ini merupakan hewan yang berasal dari Amerika Utara.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/17/56/2613388/kumbang-ini-mampu-menahan-beban-hingaa-39-ribu-berat-tubuhnya-siapa-dia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/17/56/2613388/kumbang-ini-mampu-menahan-beban-hingaa-39-ribu-berat-tubuhnya-siapa-dia"/><item><title>Kumbang Ini Mampu Menahan Beban hingaa 39 Ribu Berat Tubuhnya, Siapa Dia?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/17/56/2613388/kumbang-ini-mampu-menahan-beban-hingaa-39-ribu-berat-tubuhnya-siapa-dia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/17/56/2613388/kumbang-ini-mampu-menahan-beban-hingaa-39-ribu-berat-tubuhnya-siapa-dia</guid><pubDate>Sabtu 18 Juni 2022 18:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/17/56/2613388/kumbang-ini-mampu-menahan-beban-hingaa-39-ribu-berat-tubuhnya-siapa-dia-NOJ69lDV6H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kumbang ini mampu menahan beban hingga 39 ribu berat tubuhnya, siapa dia? (Foto: UCI/David Kisailus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/17/56/2613388/kumbang-ini-mampu-menahan-beban-hingaa-39-ribu-berat-tubuhnya-siapa-dia-NOJ69lDV6H.jpg</image><title>Kumbang ini mampu menahan beban hingga 39 ribu berat tubuhnya, siapa dia? (Foto: UCI/David Kisailus)</title></images><description>JAKARTA - Kumbang yang memiliki nama ilmiah Phloeodes Diabolicus ini merupakan hewan yang berasal dari Amerika Utara. Ia tidak memiliki bentuk indah, hanya terlihat seperti potongan kecil kulit kayu atau batu keriput.
Namun, jangan salah cangkang kumbang ini merupakan salah satu material terkuat di dunia yang terbentuk secara alami.
BACA JUGA:Mengenal Fenomena Twinned Rainbow, Ketika Muncul 2 Pelangi di Saat Bersamaan&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Bahkan, cangkang tersebut mampu melindungi tubuh si kumbang dari injakan mobil sekalipun.
Meskipun tidak bisa terbang, keterampilan bertahan hidup serangga ini sangat tinggi.
Para ilmuwan baru saja melakukan penelitian dengan menggunakan seperangkat alat untuk menemukan sifat fisik dan mekanik yang memberi kekuatan luar biasa pada spesies kumbang tersebut.
BACA JUGA:Manusia Bakal Punya Kembaran Virtual dan Berpengaruh Kuat di Kehidupan
&quot;Ironclad adalah kumbang terestrial, jadi tidak ringan dan cepat. Bersifat lebih kecil namun sangat kuat,&quot; kata ilmuwan material David Kisailus dari University of California Irvine, seperti dikutip dari Science Alert, Sabtu (18/06/2022).
Kumbang kecil ini berukuran lebih dari 1 sentimeter dan biasanya hidup di sekitar gurun barat daya Amerika Utara. Dia biasa bersembunyi di bawah bebatuan atau kulit pohon.
Para peneliti melakukan percobaan terhadap kumbang Ironclad dengan melakukan tes kompresi pelat baja pada seluruh kerangka luar cangkangya untuk memastikan seberapa besar kekuatan yang dapat ditahan.Melalui penelitian tersebut, peneliti menemukan kumbang Phloeodes Diabolicus mampu menahan kekuatan maksimum 149 newton. Itu adalah 39.000 kali berat tubuh si kumbang sendiri.
Guna mendalami pengetahuan, peneliti melakukan pengamatan lebih lanjut terhadap bahan cangkang yang dimiliki serangga tersebut secara lebih dekat.
Peneliti menemukan bahan cangkang itu terdiri dari kitin, bahan berserat yang berasal dari glukosa, dan matriks protein.
Ketika membandingkan exoskeleton milik Ironclad dengan kumbang serupa, peneliti menemukan bahwa kumbang Ironclad memiliki protein sekira 10 persen lebih berat dibanding kumbang spesies lainnya.
Penemuan ini dapat membuka jalan bagi pengembangan material yang lebih tahan lama untuk mengatasi faktor dari luar penyebab kerusakan.</description><content:encoded>JAKARTA - Kumbang yang memiliki nama ilmiah Phloeodes Diabolicus ini merupakan hewan yang berasal dari Amerika Utara. Ia tidak memiliki bentuk indah, hanya terlihat seperti potongan kecil kulit kayu atau batu keriput.
Namun, jangan salah cangkang kumbang ini merupakan salah satu material terkuat di dunia yang terbentuk secara alami.
BACA JUGA:Mengenal Fenomena Twinned Rainbow, Ketika Muncul 2 Pelangi di Saat Bersamaan&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Bahkan, cangkang tersebut mampu melindungi tubuh si kumbang dari injakan mobil sekalipun.
Meskipun tidak bisa terbang, keterampilan bertahan hidup serangga ini sangat tinggi.
Para ilmuwan baru saja melakukan penelitian dengan menggunakan seperangkat alat untuk menemukan sifat fisik dan mekanik yang memberi kekuatan luar biasa pada spesies kumbang tersebut.
BACA JUGA:Manusia Bakal Punya Kembaran Virtual dan Berpengaruh Kuat di Kehidupan
&quot;Ironclad adalah kumbang terestrial, jadi tidak ringan dan cepat. Bersifat lebih kecil namun sangat kuat,&quot; kata ilmuwan material David Kisailus dari University of California Irvine, seperti dikutip dari Science Alert, Sabtu (18/06/2022).
Kumbang kecil ini berukuran lebih dari 1 sentimeter dan biasanya hidup di sekitar gurun barat daya Amerika Utara. Dia biasa bersembunyi di bawah bebatuan atau kulit pohon.
Para peneliti melakukan percobaan terhadap kumbang Ironclad dengan melakukan tes kompresi pelat baja pada seluruh kerangka luar cangkangya untuk memastikan seberapa besar kekuatan yang dapat ditahan.Melalui penelitian tersebut, peneliti menemukan kumbang Phloeodes Diabolicus mampu menahan kekuatan maksimum 149 newton. Itu adalah 39.000 kali berat tubuh si kumbang sendiri.
Guna mendalami pengetahuan, peneliti melakukan pengamatan lebih lanjut terhadap bahan cangkang yang dimiliki serangga tersebut secara lebih dekat.
Peneliti menemukan bahan cangkang itu terdiri dari kitin, bahan berserat yang berasal dari glukosa, dan matriks protein.
Ketika membandingkan exoskeleton milik Ironclad dengan kumbang serupa, peneliti menemukan bahwa kumbang Ironclad memiliki protein sekira 10 persen lebih berat dibanding kumbang spesies lainnya.
Penemuan ini dapat membuka jalan bagi pengembangan material yang lebih tahan lama untuk mengatasi faktor dari luar penyebab kerusakan.</content:encoded></item></channel></rss>
