<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dikritik Terkait Data Pengguna, Meta Perbarui Kebijakan Privasi Facebook hingga Instagram</title><description>Usai dikritik banyak pihak terkait data pengguna, raksasa teknologi besutan Mark Zuckerberg, Meta</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/17/54/2613548/dikritik-terkait-data-pengguna-meta-perbarui-kebijakan-privasi-facebook-hingga-instagram</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/17/54/2613548/dikritik-terkait-data-pengguna-meta-perbarui-kebijakan-privasi-facebook-hingga-instagram"/><item><title>Dikritik Terkait Data Pengguna, Meta Perbarui Kebijakan Privasi Facebook hingga Instagram</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/17/54/2613548/dikritik-terkait-data-pengguna-meta-perbarui-kebijakan-privasi-facebook-hingga-instagram</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/17/54/2613548/dikritik-terkait-data-pengguna-meta-perbarui-kebijakan-privasi-facebook-hingga-instagram</guid><pubDate>Jum'at 17 Juni 2022 18:58 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/17/54/2613548/dikritik-terkait-data-pengguna-meta-perbarui-kebijakan-privasi-facebook-hingga-instagram-5XXCtIY13w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Meta perbarui kebijakan privasi (Foto: Timesofindia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/17/54/2613548/dikritik-terkait-data-pengguna-meta-perbarui-kebijakan-privasi-facebook-hingga-instagram-5XXCtIY13w.jpg</image><title>Meta perbarui kebijakan privasi (Foto: Timesofindia)</title></images><description>USAI dikritik banyak pihak terkait data pengguna, raksasa teknologi besutan Mark Zuckerberg, Meta akhirnya memperbarui Kebijakan Privasi mereka untuk platform Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Manager Kebijakan Publik untuk Meta di Indonesia, Noudhy Valdryno mengungkap pembaruan Kebijakan Privasi akan memberikan transparansi kepada pengguna terkait data yang digunakan oleh perusahaan.

&quot;Di Meta, melindungi privasi dan keamanan data pengguna adalah hal yang paling mendasar dan inti cara kerja bisnis kami,&quot; kata Noudhy Valdryno, dalam konverensi pers virtual yang dilangsungkan pada Jumat (17/6/2022).
&quot;Kami berupaya memberikan transparansi tentang bagaimana data mereka digunakan, serta memprioritaskan privasi dalam produk dan fitur yang kami rancang,&quot; tambahnya.
BACA JUGA :&amp;nbsp;Sempat Bocor, Meta Gagal Kembangkan Smartwatch dan Batalkan Peluncurannya
Noudhy Valdryno memaparkan bahwa pada dasarnya Meta terus meningkatkan privasi pengguna terus menerus termasuk juga di Indonesia. Menurutnya, sekalipun data dikumpulkan, itu memiliki tujuan yang jelas.
&quot;Ketika tidak mendesak, maka kita akan meminimalisasi penggunaan data. Dan sekalipun kita mengkoleksi data, kita pastikan memiliki tujuan yang pasti,&quot; terangnya.
BACA JUGA :&amp;nbsp;Belum Genap Setahun, Platform Podcast Facebook Resmi Ditutup
Lebih lanjut Noudhy Valdryno mengatakan saat ini Meta telah menyediakan privasi tools untuk memberikan kendali kepada pengguna. Ia menjelaskan, privasi tools ini dihadirkan berdasarkan feedback dari para expert dan pengguna.
&quot;Kami membangun alat untuk memberikan pengguna kendali terhadap bagaimana data mereka digunakan. Kami harap inosiatif ini dapat menjaga informasi pribadi mereka secara aman di ranah online,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>USAI dikritik banyak pihak terkait data pengguna, raksasa teknologi besutan Mark Zuckerberg, Meta akhirnya memperbarui Kebijakan Privasi mereka untuk platform Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Manager Kebijakan Publik untuk Meta di Indonesia, Noudhy Valdryno mengungkap pembaruan Kebijakan Privasi akan memberikan transparansi kepada pengguna terkait data yang digunakan oleh perusahaan.

&quot;Di Meta, melindungi privasi dan keamanan data pengguna adalah hal yang paling mendasar dan inti cara kerja bisnis kami,&quot; kata Noudhy Valdryno, dalam konverensi pers virtual yang dilangsungkan pada Jumat (17/6/2022).
&quot;Kami berupaya memberikan transparansi tentang bagaimana data mereka digunakan, serta memprioritaskan privasi dalam produk dan fitur yang kami rancang,&quot; tambahnya.
BACA JUGA :&amp;nbsp;Sempat Bocor, Meta Gagal Kembangkan Smartwatch dan Batalkan Peluncurannya
Noudhy Valdryno memaparkan bahwa pada dasarnya Meta terus meningkatkan privasi pengguna terus menerus termasuk juga di Indonesia. Menurutnya, sekalipun data dikumpulkan, itu memiliki tujuan yang jelas.
&quot;Ketika tidak mendesak, maka kita akan meminimalisasi penggunaan data. Dan sekalipun kita mengkoleksi data, kita pastikan memiliki tujuan yang pasti,&quot; terangnya.
BACA JUGA :&amp;nbsp;Belum Genap Setahun, Platform Podcast Facebook Resmi Ditutup
Lebih lanjut Noudhy Valdryno mengatakan saat ini Meta telah menyediakan privasi tools untuk memberikan kendali kepada pengguna. Ia menjelaskan, privasi tools ini dihadirkan berdasarkan feedback dari para expert dan pengguna.
&quot;Kami membangun alat untuk memberikan pengguna kendali terhadap bagaimana data mereka digunakan. Kami harap inosiatif ini dapat menjaga informasi pribadi mereka secara aman di ranah online,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
