<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arkeolog Rekonstruksi Perempuan Zaman Perunggu, Begini Hasilnya</title><description>Penampakan seorang perempuan di Zaman Perunggu terungkap. Ini didapat dari hasil rekonstruksi tengkorak dan sisa-sia DNA.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/14/56/2611322/arkeolog-rekonstruksi-perempuan-zaman-perunggu-begini-hasilnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/14/56/2611322/arkeolog-rekonstruksi-perempuan-zaman-perunggu-begini-hasilnya"/><item><title>Arkeolog Rekonstruksi Perempuan Zaman Perunggu, Begini Hasilnya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/14/56/2611322/arkeolog-rekonstruksi-perempuan-zaman-perunggu-begini-hasilnya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/14/56/2611322/arkeolog-rekonstruksi-perempuan-zaman-perunggu-begini-hasilnya</guid><pubDate>Selasa 14 Juni 2022 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/14/56/2611322/arkeolog-rekonstruksi-perempuan-zaman-perunggu-begini-hasilnya-Bo2YXixo4Z.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Arkeolog rekonstruksi perempuan zaman perunggu, begini hasilnya (Foto: Live Science)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/14/56/2611322/arkeolog-rekonstruksi-perempuan-zaman-perunggu-begini-hasilnya-Bo2YXixo4Z.JPG</image><title>Arkeolog rekonstruksi perempuan zaman perunggu, begini hasilnya (Foto: Live Science)</title></images><description>JAKARTA - Penampakan seorang perempuan di Zaman Perunggu terungkap. Ini didapat dari hasil rekonstruksi tengkorak dan sisa-sia DNA dari perempuan Eropa Tengah yang diperkirakan hidup pada 4.000 tahun lalu.
Para peneliti menemukan, wujud perempuan di Zaman Perunggu itu memiliki rambut gelap dengan kulit putih.
BACA JUGA:Mengenal Bulan Purnama Stroberi Super yang Terjadi Sore Nanti
Diketahui bahwa perempuan yang masih berusia belia ini termasuk di antara penduduk terkaya Bohemia Zaman Perunggu.
Dilansir dari Live Science, Selasa (14/6/2022), perempuan tersebut dimakamkan dengan lima gelang perunggu, dua anting-anting emas dan kalung tiga untai, lebih dari 400 manik-manik kuning, serta tiga jarum jahit perunggu.
Peneliti mengungkapkan, ia adalah bagian dari budaya n&amp;#283;tice, sekelompok orang dari Zaman Perunggu awal Eropa Tengah yang dikenal dengan artefak logam mereka, termasuk kepala kapak, belati, gelang, dan kalung logam bengkok yang disebut torcs.
BACA JUGA:Ilmuwan Jelaskan Beragam Fakta Tentang Ikan Laut Sesuai dengan Alquran
Meskipun tidak jelas siapa wanita itu, peneliti meyakini bahwa dia sangat kaya.
Arkeolog Michal Ern&amp;eacute;e dari Institut Arkeologi dari Akademi Ilmu Pengetahuan Republik Ceko mengatakan ia mungkin kuburan wanita terkaya dari seluruh wilayah budaya n&amp;#283;tice.Perempuan itu, hidup antara tahun 1750 SM atau 1880 SM, menurut penanggalan radiokarbon dari kuburan tempat tulang-tulangnya ditemukan.
Kuburan itu, berada di dekat desa Mikulovice di utara Republik Ceko, dekat perbatasan Polandia.
Daerah ini dan daerah sekitarnya, dikenal sebagai Bohemia karena mereka merupakan kerajaan dengan nama tersebut sebelum Perang Dunia I.
27 kuburan di kuburan terbukti menjadi harta karun artefak yang luar biasa, termasuk sekitar 900 benda ambar.
&quot;Kami memiliki ambar di 40% dari semua kuburan perempuan. Ada lebih banyak ambar di kuburan tunggal ini daripada di semua kuburan n&amp;#283;tic di Jerman. Kami memiliki dua wilayah bertetangga dari satu budaya arkeologi, tetapi sistem sosialnya mungkin tidak sama,&quot; kata Ern&amp;eacute;e.
Dikatakan Amber ini kemungkinan berasal dari Baltik, menunjukkan bahwa orang-orang n&amp;#283;tice adalah bagian dari jaringan perdagangan yang luas di Eropa pada saat itu. Benda-benda perunggu dibuat oleh orang Eropa kontemporer.
Ern&amp;eacute;e menambahkan, benda-benda perunggu ditemukan di seluruh benua, tetapi bahan baku untuk perunggu, timah, dan tembaga hanya berasal dari beberapa daerah.</description><content:encoded>JAKARTA - Penampakan seorang perempuan di Zaman Perunggu terungkap. Ini didapat dari hasil rekonstruksi tengkorak dan sisa-sia DNA dari perempuan Eropa Tengah yang diperkirakan hidup pada 4.000 tahun lalu.
Para peneliti menemukan, wujud perempuan di Zaman Perunggu itu memiliki rambut gelap dengan kulit putih.
BACA JUGA:Mengenal Bulan Purnama Stroberi Super yang Terjadi Sore Nanti
Diketahui bahwa perempuan yang masih berusia belia ini termasuk di antara penduduk terkaya Bohemia Zaman Perunggu.
Dilansir dari Live Science, Selasa (14/6/2022), perempuan tersebut dimakamkan dengan lima gelang perunggu, dua anting-anting emas dan kalung tiga untai, lebih dari 400 manik-manik kuning, serta tiga jarum jahit perunggu.
Peneliti mengungkapkan, ia adalah bagian dari budaya n&amp;#283;tice, sekelompok orang dari Zaman Perunggu awal Eropa Tengah yang dikenal dengan artefak logam mereka, termasuk kepala kapak, belati, gelang, dan kalung logam bengkok yang disebut torcs.
BACA JUGA:Ilmuwan Jelaskan Beragam Fakta Tentang Ikan Laut Sesuai dengan Alquran
Meskipun tidak jelas siapa wanita itu, peneliti meyakini bahwa dia sangat kaya.
Arkeolog Michal Ern&amp;eacute;e dari Institut Arkeologi dari Akademi Ilmu Pengetahuan Republik Ceko mengatakan ia mungkin kuburan wanita terkaya dari seluruh wilayah budaya n&amp;#283;tice.Perempuan itu, hidup antara tahun 1750 SM atau 1880 SM, menurut penanggalan radiokarbon dari kuburan tempat tulang-tulangnya ditemukan.
Kuburan itu, berada di dekat desa Mikulovice di utara Republik Ceko, dekat perbatasan Polandia.
Daerah ini dan daerah sekitarnya, dikenal sebagai Bohemia karena mereka merupakan kerajaan dengan nama tersebut sebelum Perang Dunia I.
27 kuburan di kuburan terbukti menjadi harta karun artefak yang luar biasa, termasuk sekitar 900 benda ambar.
&quot;Kami memiliki ambar di 40% dari semua kuburan perempuan. Ada lebih banyak ambar di kuburan tunggal ini daripada di semua kuburan n&amp;#283;tic di Jerman. Kami memiliki dua wilayah bertetangga dari satu budaya arkeologi, tetapi sistem sosialnya mungkin tidak sama,&quot; kata Ern&amp;eacute;e.
Dikatakan Amber ini kemungkinan berasal dari Baltik, menunjukkan bahwa orang-orang n&amp;#283;tice adalah bagian dari jaringan perdagangan yang luas di Eropa pada saat itu. Benda-benda perunggu dibuat oleh orang Eropa kontemporer.
Ern&amp;eacute;e menambahkan, benda-benda perunggu ditemukan di seluruh benua, tetapi bahan baku untuk perunggu, timah, dan tembaga hanya berasal dari beberapa daerah.</content:encoded></item></channel></rss>
