<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjelasan Sains Tentang Proses Matinya Bintang Sesuai Alquran</title><description>Menyaksikan cahaya bintang gemerlap di langit rasanya begitu menakjubkan. Cahaya bintang hanya muncul saat langit gelap.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/09/56/2608741/penjelasan-sains-tentang-proses-matinya-bintang-sesuai-alquran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/09/56/2608741/penjelasan-sains-tentang-proses-matinya-bintang-sesuai-alquran"/><item><title>Penjelasan Sains Tentang Proses Matinya Bintang Sesuai Alquran</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/09/56/2608741/penjelasan-sains-tentang-proses-matinya-bintang-sesuai-alquran</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/09/56/2608741/penjelasan-sains-tentang-proses-matinya-bintang-sesuai-alquran</guid><pubDate>Jum'at 10 Juni 2022 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/09/56/2608741/penjelasan-sains-tentang-proses-matinya-bintang-sesuai-alquran-Nxk03JwKE1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjelasan sains tentang proses matinya bintang sesuai Alquran (Foto: NASA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/09/56/2608741/penjelasan-sains-tentang-proses-matinya-bintang-sesuai-alquran-Nxk03JwKE1.jpg</image><title>Penjelasan sains tentang proses matinya bintang sesuai Alquran (Foto: NASA)</title></images><description>JAKARTA - Menyaksikan cahaya bintang gemerlap di langit rasanya begitu menakjubkan. Cahaya bintang hanya muncul saat langit gelap.
Dikutip dari buku Sains dalam Alquran, dijelaskan bahwa bintang juga semakin terlihat jelas ketika tidak ada cahaya di sekitar wilayah yang menyaksikannya.
BACA JUGA:Pakar Antropologi Angkat Suara Soal Rencana Tiket Masuk Borobudur Rp750 Ribu
Namun, ternyata dengan bantuan teleskop raksasa, para ilmuwan bisa mengetahui terdapat ratusan bintang mati setiap jam.
Sebelum mati, bintang itu sinarnya tiba-tiba bertambah terang, bahkan mencapai ratusan ribu kali terangnya matahari dan ukurannya pun membesar ribuan kilometer per detik.
BACA JUGA:Astronom Prediksi Idul Adha 2022 Berpotensi Berbeda, Apa Alasannya?
Kembali pada ayat suci Alquran, disebutkan di sana, akhir dari kehidupan planet-planet adalah jatuh berserakan melalui firman-Nya:
&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1616;&amp;#1584;&amp;#1614;&amp;#1575; &amp;#1575;&amp;#1604;&amp;#1618;&amp;#1603;&amp;#1614;&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1603;&amp;#1616;&amp;#1576;&amp;#1615; &amp;#1575;&amp;#1606;&amp;#1618;&amp;#1578;&amp;#1614;&amp;#1579;&amp;#1614;&amp;#1585;&amp;#1614;&amp;#1578;&amp;#1618;&amp;#1753;
&quot;Dan apabila planet-planet jatuh berserakan.&quot; (QS. Al-Infithar: 2).Allah SWT juga membicarakan akhir dari kehidupan bintang-bintang, yaitu redup dan lenyap, melalui firman-Nya:
&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1616;&amp;#1584;&amp;#1614;&amp;#1575; &amp;#1575;&amp;#1604;&amp;#1606;&amp;#1617;&amp;#1615;&amp;#1580;&amp;#1615;&amp;#1608;&amp;#1618;&amp;#1605;&amp;#1615; &amp;#1575;&amp;#1606;&amp;#1618;&amp;#1603;&amp;#1614;&amp;#1583;&amp;#1614;&amp;#1585;&amp;#1614;&amp;#1578;&amp;#1618;&amp;#1750;
&quot;Dan apabila bintang-bintang telah redup.&quot; (QS. At-Takwir: 2)
&amp;#1601;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1616;&amp;#1584;&amp;#1614;&amp;#1575; &amp;#1575;&amp;#1604;&amp;#1606;&amp;#1617;&amp;#1615;&amp;#1580;&amp;#1615;&amp;#1608;&amp;#1618;&amp;#1605;&amp;#1615; &amp;#1591;&amp;#1615;&amp;#1605;&amp;#1616;&amp;#1587;&amp;#1614;&amp;#1578;&amp;#1618;&amp;#1753;
&quot;Maka apabila bintang-bintang telah dilenyapkan.&quot; (QS. Al-Mursalat: 8).
Akurasi yang sangat hebat dalam ungkapan-ungkapan Alquran mengenai fakta tersebut.
Sementara itu, tahapan kehidupan bintang pun baru ditemukan di zaman teknologi seperti sekarang, padahal Allah SWT sudah menjelaskannya lebih dari 1.400 tahun lalu di dalam Alquran.</description><content:encoded>JAKARTA - Menyaksikan cahaya bintang gemerlap di langit rasanya begitu menakjubkan. Cahaya bintang hanya muncul saat langit gelap.
Dikutip dari buku Sains dalam Alquran, dijelaskan bahwa bintang juga semakin terlihat jelas ketika tidak ada cahaya di sekitar wilayah yang menyaksikannya.
BACA JUGA:Pakar Antropologi Angkat Suara Soal Rencana Tiket Masuk Borobudur Rp750 Ribu
Namun, ternyata dengan bantuan teleskop raksasa, para ilmuwan bisa mengetahui terdapat ratusan bintang mati setiap jam.
Sebelum mati, bintang itu sinarnya tiba-tiba bertambah terang, bahkan mencapai ratusan ribu kali terangnya matahari dan ukurannya pun membesar ribuan kilometer per detik.
BACA JUGA:Astronom Prediksi Idul Adha 2022 Berpotensi Berbeda, Apa Alasannya?
Kembali pada ayat suci Alquran, disebutkan di sana, akhir dari kehidupan planet-planet adalah jatuh berserakan melalui firman-Nya:
&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1616;&amp;#1584;&amp;#1614;&amp;#1575; &amp;#1575;&amp;#1604;&amp;#1618;&amp;#1603;&amp;#1614;&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1603;&amp;#1616;&amp;#1576;&amp;#1615; &amp;#1575;&amp;#1606;&amp;#1618;&amp;#1578;&amp;#1614;&amp;#1579;&amp;#1614;&amp;#1585;&amp;#1614;&amp;#1578;&amp;#1618;&amp;#1753;
&quot;Dan apabila planet-planet jatuh berserakan.&quot; (QS. Al-Infithar: 2).Allah SWT juga membicarakan akhir dari kehidupan bintang-bintang, yaitu redup dan lenyap, melalui firman-Nya:
&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1616;&amp;#1584;&amp;#1614;&amp;#1575; &amp;#1575;&amp;#1604;&amp;#1606;&amp;#1617;&amp;#1615;&amp;#1580;&amp;#1615;&amp;#1608;&amp;#1618;&amp;#1605;&amp;#1615; &amp;#1575;&amp;#1606;&amp;#1618;&amp;#1603;&amp;#1614;&amp;#1583;&amp;#1614;&amp;#1585;&amp;#1614;&amp;#1578;&amp;#1618;&amp;#1750;
&quot;Dan apabila bintang-bintang telah redup.&quot; (QS. At-Takwir: 2)
&amp;#1601;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1616;&amp;#1584;&amp;#1614;&amp;#1575; &amp;#1575;&amp;#1604;&amp;#1606;&amp;#1617;&amp;#1615;&amp;#1580;&amp;#1615;&amp;#1608;&amp;#1618;&amp;#1605;&amp;#1615; &amp;#1591;&amp;#1615;&amp;#1605;&amp;#1616;&amp;#1587;&amp;#1614;&amp;#1578;&amp;#1618;&amp;#1753;
&quot;Maka apabila bintang-bintang telah dilenyapkan.&quot; (QS. Al-Mursalat: 8).
Akurasi yang sangat hebat dalam ungkapan-ungkapan Alquran mengenai fakta tersebut.
Sementara itu, tahapan kehidupan bintang pun baru ditemukan di zaman teknologi seperti sekarang, padahal Allah SWT sudah menjelaskannya lebih dari 1.400 tahun lalu di dalam Alquran.</content:encoded></item></channel></rss>
