<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Penyebab Radiator Mobil Bocor, Jangan Dianggap Sepele!</title><description>Jangan dianggap sepele, ini empat penyebab radiator mobil bocor.&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/07/52/2607011/4-penyebab-radiator-mobil-bocor-jangan-dianggap-sepele</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/07/52/2607011/4-penyebab-radiator-mobil-bocor-jangan-dianggap-sepele"/><item><title>4 Penyebab Radiator Mobil Bocor, Jangan Dianggap Sepele!</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/07/52/2607011/4-penyebab-radiator-mobil-bocor-jangan-dianggap-sepele</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/07/52/2607011/4-penyebab-radiator-mobil-bocor-jangan-dianggap-sepele</guid><pubDate>Rabu 08 Juni 2022 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/07/52/2607011/4-penyebab-radiator-mobil-bocor-jangan-dianggap-sepele-PLGZybMvgW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil (dok Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/07/52/2607011/4-penyebab-radiator-mobil-bocor-jangan-dianggap-sepele-PLGZybMvgW.jpg</image><title>Ilustrasi mobil (dok Freepik)</title></images><description>RADIATOR&amp;nbsp;bocor dapat menyebabkan mesin mobil gampang mengalami overheat atau cepat panas. Untuk itu penting mengetahui penyebab radiator bocor agar bisa melakukan penanganan.


Nah bagi yang belum tahu, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan radiator mobil mengalami kebocoran. Berikut ini adalah paparan lengkapnya, seperti dilansir dari blog Suzuki:


1. Umur Radiator
Setiap komponen memang memiliki usia pemakaiannya masing-masing, termasuk radiator. Umumnya untuk radiator cukup lama usianya. Kalau dirawat dengan baik bisa sampai 10 tahun.


Namun, tidak sedikit juga yang menginjak usia 5 tahun mulai bermasalah. Kalau radiator sudah mengalami keretakan atau kebocoran, segeralah menggantinya.
&amp;nbsp;

BACA JUGA:Viral Lamborghini Huracan Rp10 Miliar Jadi Mobil Derek, Begini Penampakannya

BACA JUGA:Benarkah Posisi Duduk Menyetir Mobil Pengaruhi Keselamatan Berkendara?

2. Saluran Radiator Terhambat
Penggunaan air biasa dan tak rajin memperhatikan kondisi air radiator, lama kelamaan akan muncul kotoran yang bisa menghalangi jalur distribusi air radiator.


Ketika sudah terhambat, panas dari mesin tidak dapat disalurkan ke elemen pelepas panas radiator. Sebaiknya dicek kondisinya tiap 30.000 km atau 40.000 km, supaya radiator tetap dalam kondisi prima dan maksimal kinerjanya.


3. Terkena Benda Asing
Supaya radiator bisa menangkap udara segar, komponen ini diposisikan di depan mesin dengan kisi-kisi atau grill yang terbuka. Tetapi, hal tersebut membuat radiator berisiko terkena batuan kerikil atau hewan-hewan yang terbang.


Saat radiator bertabrakan dengan benda-benda tersebut, bukan tak mungkin kisi-kisi atau dinding radiator rusak dan akhirnya muncul kebocoran.


4. Komponen Karet &amp;amp; Plastik yang Getas
Fungsi dan letak radiator yang selalu berdekatan dengan panas mesin membuat komponen pendukung lainnya juga bisa mengalami kegetasan, seperti selang radiator yang terbuat dari karet, serta tabung reservoir yang terbuat dari plastik.


Selang radiator yang terbuat dari karet dan tabung plastik yang terkena panas terus menerus bisa memicu keretakan dan akhirnya menyebabkan kebocoran pada sistem radiator.</description><content:encoded>RADIATOR&amp;nbsp;bocor dapat menyebabkan mesin mobil gampang mengalami overheat atau cepat panas. Untuk itu penting mengetahui penyebab radiator bocor agar bisa melakukan penanganan.


Nah bagi yang belum tahu, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan radiator mobil mengalami kebocoran. Berikut ini adalah paparan lengkapnya, seperti dilansir dari blog Suzuki:


1. Umur Radiator
Setiap komponen memang memiliki usia pemakaiannya masing-masing, termasuk radiator. Umumnya untuk radiator cukup lama usianya. Kalau dirawat dengan baik bisa sampai 10 tahun.


Namun, tidak sedikit juga yang menginjak usia 5 tahun mulai bermasalah. Kalau radiator sudah mengalami keretakan atau kebocoran, segeralah menggantinya.
&amp;nbsp;

BACA JUGA:Viral Lamborghini Huracan Rp10 Miliar Jadi Mobil Derek, Begini Penampakannya

BACA JUGA:Benarkah Posisi Duduk Menyetir Mobil Pengaruhi Keselamatan Berkendara?

2. Saluran Radiator Terhambat
Penggunaan air biasa dan tak rajin memperhatikan kondisi air radiator, lama kelamaan akan muncul kotoran yang bisa menghalangi jalur distribusi air radiator.


Ketika sudah terhambat, panas dari mesin tidak dapat disalurkan ke elemen pelepas panas radiator. Sebaiknya dicek kondisinya tiap 30.000 km atau 40.000 km, supaya radiator tetap dalam kondisi prima dan maksimal kinerjanya.


3. Terkena Benda Asing
Supaya radiator bisa menangkap udara segar, komponen ini diposisikan di depan mesin dengan kisi-kisi atau grill yang terbuka. Tetapi, hal tersebut membuat radiator berisiko terkena batuan kerikil atau hewan-hewan yang terbang.


Saat radiator bertabrakan dengan benda-benda tersebut, bukan tak mungkin kisi-kisi atau dinding radiator rusak dan akhirnya muncul kebocoran.


4. Komponen Karet &amp;amp; Plastik yang Getas
Fungsi dan letak radiator yang selalu berdekatan dengan panas mesin membuat komponen pendukung lainnya juga bisa mengalami kegetasan, seperti selang radiator yang terbuat dari karet, serta tabung reservoir yang terbuat dari plastik.


Selang radiator yang terbuat dari karet dan tabung plastik yang terkena panas terus menerus bisa memicu keretakan dan akhirnya menyebabkan kebocoran pada sistem radiator.</content:encoded></item></channel></rss>
