<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mana yang Lebih Dingin, Kutub Utara atau Selatan?</title><description>Jika ingin merasakan suhu dingin bukan main, rasanya ada dua lokasi yang menjadi 'top of mind', yakni Kutub Utara dan Kutub Selatan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/06/56/2606209/mana-yang-lebih-dingin-kutub-utara-atau-selatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/06/56/2606209/mana-yang-lebih-dingin-kutub-utara-atau-selatan"/><item><title>Mana yang Lebih Dingin, Kutub Utara atau Selatan?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/06/56/2606209/mana-yang-lebih-dingin-kutub-utara-atau-selatan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/06/06/56/2606209/mana-yang-lebih-dingin-kutub-utara-atau-selatan</guid><pubDate>Senin 06 Juni 2022 09:08 WIB</pubDate><dc:creator>Melati Septyana Pratiwi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/06/56/2606209/mana-yang-lebih-dingin-kutub-utara-atau-selatan-EHnJHCjkob.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mana yang lebih dingin, Kutub Utara atau Selatan? (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/06/56/2606209/mana-yang-lebih-dingin-kutub-utara-atau-selatan-EHnJHCjkob.jpg</image><title>Mana yang lebih dingin, Kutub Utara atau Selatan? (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Jika ingin merasakan suhu dingin bukan main, rasanya ada dua lokasi yang menjadi 'top of mind'. Apalagi kalau bukan Kutub Utara dan Kutub Selatan.
Diolah dari Live Science, Senin (6/6/2022), suhu dingin hingga salju yang menyelimuti dua kutub tersebut tidak lepas dari posisi mereka, atas (utara) dan bawah (selatan) planet Bumi. Lantas apa hubungannya?
Imbas dari posisi tersebut, dua kutub ini tidak mendapatkan cahaya langsung dari Matahari. Baik dari Kutub Utara maupun Selatan selalu terbenam rendah di cakrawala meski di tengah musim panas sekalipun.
BACA JUGA:Ilmuwan Buktikan Berbagai Manfaat Nyamuk untuk Kehidupan Seperti Termuat di Alquran
Ketika musim dingin tiba, letak Matahari sangat jauh di bawah cakrawala. Hal ini, menyebabkan Matahari tidak muncul selama berbulan-bulan di Kutub Utara dan Kutub Selatan.
Di samping itu, permukaan es serta salju di dua kutub itu begitu reflektif.
Artinya, setiap kali ada energi Matahari memancar akan dipantulkan kembali ke angkasa guna menjaga udara di atas permukaan kutub relatif dingin.
BACA JUGA:Kepala Burung Hantu Bisa Berputar 270 Derajat, Bagaimana itu Terjadi?
Kutub Utara dan Kutub Selatan boleh jadi terlihat mirip. Sama-sama dipenuhi es dan tentu saja terasa sangat dingin.
Namun, apakah tidak ada salah satu di antara keduanya yang lebih dingin?
Tentu ada. Berdasarkan Lembaga Oseanografi Woods Hole, ternyata Kutub Selatan jauh lebih dingin ketimbang Kutub Utara.Bayangkan saja, suhu rata-rata tahunan di Kutub Selatan saat musim dingin menerjang bisa sampai -76 F (minus 60 C).
Sementara untuk Kutub Utara, suhunya sedikit lebih 'hangat' yakni minus 40 derajat Celcius.
Ketika musim panas pun Kutub Utara dan Kutub Selatan memiliki perbedaan suhu.
Jika di Kutub Selatan mencapai 28.2 Celcius, Kutub Utara menyentuh angka 0 Celcius. Di sisi lain, Kutub Selatan juga 'menang' dari segi memiliki banyak es.
Hal ini, disebabkan Kutub Selatan alias Antartika adalah rumah bagi es darat selain es laut. Secara keseluruhan, Antartika punya sekitar 90 persen dari semua es di dunia.</description><content:encoded>JAKARTA - Jika ingin merasakan suhu dingin bukan main, rasanya ada dua lokasi yang menjadi 'top of mind'. Apalagi kalau bukan Kutub Utara dan Kutub Selatan.
Diolah dari Live Science, Senin (6/6/2022), suhu dingin hingga salju yang menyelimuti dua kutub tersebut tidak lepas dari posisi mereka, atas (utara) dan bawah (selatan) planet Bumi. Lantas apa hubungannya?
Imbas dari posisi tersebut, dua kutub ini tidak mendapatkan cahaya langsung dari Matahari. Baik dari Kutub Utara maupun Selatan selalu terbenam rendah di cakrawala meski di tengah musim panas sekalipun.
BACA JUGA:Ilmuwan Buktikan Berbagai Manfaat Nyamuk untuk Kehidupan Seperti Termuat di Alquran
Ketika musim dingin tiba, letak Matahari sangat jauh di bawah cakrawala. Hal ini, menyebabkan Matahari tidak muncul selama berbulan-bulan di Kutub Utara dan Kutub Selatan.
Di samping itu, permukaan es serta salju di dua kutub itu begitu reflektif.
Artinya, setiap kali ada energi Matahari memancar akan dipantulkan kembali ke angkasa guna menjaga udara di atas permukaan kutub relatif dingin.
BACA JUGA:Kepala Burung Hantu Bisa Berputar 270 Derajat, Bagaimana itu Terjadi?
Kutub Utara dan Kutub Selatan boleh jadi terlihat mirip. Sama-sama dipenuhi es dan tentu saja terasa sangat dingin.
Namun, apakah tidak ada salah satu di antara keduanya yang lebih dingin?
Tentu ada. Berdasarkan Lembaga Oseanografi Woods Hole, ternyata Kutub Selatan jauh lebih dingin ketimbang Kutub Utara.Bayangkan saja, suhu rata-rata tahunan di Kutub Selatan saat musim dingin menerjang bisa sampai -76 F (minus 60 C).
Sementara untuk Kutub Utara, suhunya sedikit lebih 'hangat' yakni minus 40 derajat Celcius.
Ketika musim panas pun Kutub Utara dan Kutub Selatan memiliki perbedaan suhu.
Jika di Kutub Selatan mencapai 28.2 Celcius, Kutub Utara menyentuh angka 0 Celcius. Di sisi lain, Kutub Selatan juga 'menang' dari segi memiliki banyak es.
Hal ini, disebabkan Kutub Selatan alias Antartika adalah rumah bagi es darat selain es laut. Secara keseluruhan, Antartika punya sekitar 90 persen dari semua es di dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
