<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Setelah Jadi Milik Elon Musk, Dua Petinggi Twitter Hengkang, Kenapa?</title><description>Dua petinggi senior dari divisi konsumen dan pendapatan akan meninggalkan Twitter.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/13/57/2593759/setelah-jadi-milik-elon-musk-dua-petinggi-twitter-hengkang-kenapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/13/57/2593759/setelah-jadi-milik-elon-musk-dua-petinggi-twitter-hengkang-kenapa"/><item><title>Setelah Jadi Milik Elon Musk, Dua Petinggi Twitter Hengkang, Kenapa?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/13/57/2593759/setelah-jadi-milik-elon-musk-dua-petinggi-twitter-hengkang-kenapa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/13/57/2593759/setelah-jadi-milik-elon-musk-dua-petinggi-twitter-hengkang-kenapa</guid><pubDate>Jum'at 13 Mei 2022 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/13/57/2593759/setelah-jadi-milik-elon-musk-dua-petinggi-twitter-hengkang-kenapa-IBgTNz0wh0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Setelah jadi milik Elon Musk, dua petinggi Twitter hengkang, kenapa? (Foto: India Today)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/13/57/2593759/setelah-jadi-milik-elon-musk-dua-petinggi-twitter-hengkang-kenapa-IBgTNz0wh0.jpg</image><title>Setelah jadi milik Elon Musk, dua petinggi Twitter hengkang, kenapa? (Foto: India Today)</title></images><description>JAKARTA - Chief Executive Officer Twitter, Parag Agrawal, dalam sebuah memo kepada karyawan mengumumkan, dua petinggi senior dari divisi konsumen dan pendapatan akan meninggalkan perusahaan.
Dikutip dari Reuters, Jumat (13/5/2022), Agrawal mengatakan bahwa Twitter juga akan menghentikan sebagian besar perekrutan dan meninjau ulang semua lowongan pekerjaan yang ada.
BACA JUGA:4 Ciri Akun Bank Palsu di Medsos dan Cara Menghindarinya
Keputusan itu, diambil salah satunya karena Twitter tidak dapat mencapai target pertumbuhan pengguna dan pendapatan yang telah ditetapkan pada tahun 2020.
&quot;Kami harus terus berhati-hati dengan tim, perekrutan, dan biaya kami,&quot; tulis Agrawal dalam memo tersebut.
BACA JUGA:5 Cara Lacak Posisi Orang dari Nomor Ponsel
Diketahui, perusahaan menargetkan 7,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp109,6 triliun dalam pendapatan tahunan dan 315 juta pengguna harian pada akhir 2023.
Namun, target tersebut ditarik kembali dalam laporan pendapatan baru-baru ini.Pemimpin divisi konsumen Kayvon Beykpour dan pengawas pendapatan Bruce Falck mengutarakan, hengkangnya mereka dari perusahaan bukan keputusan mereka sendiri.
&quot;Parag meminta saya untuk pergi setelah memberi tahu saya bahwa dia ingin membawa tim ke arah yang berbeda,&quot; cuit Beykpour dalam akun Twitternya.
Kemudian, Beykpour menambahkan bahwa saat ini dia sedang cuti melahirkan.
&quot;Saya akan mengklarifikasi bahwa saya juga dipecat,&quot; ungkap Falck.
Kendati demikian, tidak lama kemudian Flack menghapus cuitannya itu.
Sementara itu, Agrawal memaparkan, Jay Sullivan yang memimpin unit konsumen selama Beykpour cuti akan menjadi kepala divisi tetap. Dia juga akan mengawasi tim pendapatan sampai pemimpin baru ditunjuk.</description><content:encoded>JAKARTA - Chief Executive Officer Twitter, Parag Agrawal, dalam sebuah memo kepada karyawan mengumumkan, dua petinggi senior dari divisi konsumen dan pendapatan akan meninggalkan perusahaan.
Dikutip dari Reuters, Jumat (13/5/2022), Agrawal mengatakan bahwa Twitter juga akan menghentikan sebagian besar perekrutan dan meninjau ulang semua lowongan pekerjaan yang ada.
BACA JUGA:4 Ciri Akun Bank Palsu di Medsos dan Cara Menghindarinya
Keputusan itu, diambil salah satunya karena Twitter tidak dapat mencapai target pertumbuhan pengguna dan pendapatan yang telah ditetapkan pada tahun 2020.
&quot;Kami harus terus berhati-hati dengan tim, perekrutan, dan biaya kami,&quot; tulis Agrawal dalam memo tersebut.
BACA JUGA:5 Cara Lacak Posisi Orang dari Nomor Ponsel
Diketahui, perusahaan menargetkan 7,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp109,6 triliun dalam pendapatan tahunan dan 315 juta pengguna harian pada akhir 2023.
Namun, target tersebut ditarik kembali dalam laporan pendapatan baru-baru ini.Pemimpin divisi konsumen Kayvon Beykpour dan pengawas pendapatan Bruce Falck mengutarakan, hengkangnya mereka dari perusahaan bukan keputusan mereka sendiri.
&quot;Parag meminta saya untuk pergi setelah memberi tahu saya bahwa dia ingin membawa tim ke arah yang berbeda,&quot; cuit Beykpour dalam akun Twitternya.
Kemudian, Beykpour menambahkan bahwa saat ini dia sedang cuti melahirkan.
&quot;Saya akan mengklarifikasi bahwa saya juga dipecat,&quot; ungkap Falck.
Kendati demikian, tidak lama kemudian Flack menghapus cuitannya itu.
Sementara itu, Agrawal memaparkan, Jay Sullivan yang memimpin unit konsumen selama Beykpour cuti akan menjadi kepala divisi tetap. Dia juga akan mengawasi tim pendapatan sampai pemimpin baru ditunjuk.</content:encoded></item></channel></rss>
