<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fenomena Awan Hitam Berbentuk Ombak di Kutai Kartanegara, Begini Penjelasan Ilmiahnya</title><description>Fenomena awan hitam berbentuk ombak di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu sempat viral dan menghebohkan jagat maya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/11/56/2592410/fenomena-awan-hitam-berbentuk-ombak-di-kutai-kartanegara-begini-penjelasan-ilmiahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/11/56/2592410/fenomena-awan-hitam-berbentuk-ombak-di-kutai-kartanegara-begini-penjelasan-ilmiahnya"/><item><title>Fenomena Awan Hitam Berbentuk Ombak di Kutai Kartanegara, Begini Penjelasan Ilmiahnya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/11/56/2592410/fenomena-awan-hitam-berbentuk-ombak-di-kutai-kartanegara-begini-penjelasan-ilmiahnya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/11/56/2592410/fenomena-awan-hitam-berbentuk-ombak-di-kutai-kartanegara-begini-penjelasan-ilmiahnya</guid><pubDate>Rabu 11 Mei 2022 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/11/56/2592410/fenomena-awan-hitam-berbentuk-ombak-di-kutai-kartanegara-begini-penjelasan-ilmiahnya-1NtvABDy2o.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Fenomena awan hitam berbentuk ombak di Kutai Kartanegara, begini penjelasan ilmiahnya (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/11/56/2592410/fenomena-awan-hitam-berbentuk-ombak-di-kutai-kartanegara-begini-penjelasan-ilmiahnya-1NtvABDy2o.jpeg</image><title>Fenomena awan hitam berbentuk ombak di Kutai Kartanegara, begini penjelasan ilmiahnya (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Fenomena awan hitam berbentuk ombak di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu sempat viral dan menghebohkan jagat maya.
Pantauan Okezone, awan hitam itu terekam dalam video amatir warga pada Minggu sore (8/5/2022). Lantas, bagaimana penjelasan ilmiahnya?
Diketahui, hal serupa juga pernah terjadi di Jakarta pada 2021. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mangatakan, fenomena itu terbilang terjadi di Indonesia.
BACA JUGA:Ada Lekukan dan Tanda Cakar Raksasa di Mars, Tindakan Alien?
&quot;Fenomena tersebut, relatif jarang terjadi, secara ilmiah awan itu dinamakan dengan awan Arcus. Ia memiliki bagian, yakni shelf cloud dan roll cloud,&quot; kata Kepala Sub Koordinator Prediksi Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani kepada MNC Portal, Jumat (26/11/2021) silam.
Menurut Ida awan tersebut sebagai bentuk hasil ketidakstabilan atmosfer. Selain itu, pertemuan massa udara dingin dengan hangat.
&quot;Awan ini terbentuk sebagai hasil dari ketidakstabilan atmosfer sepanjang/di depan pertemuan massa udara dingin yang mendorong massa udara hangat dan lembab naik sehingga terbentuklah shelf cloud,&quot; ujarnya.
Ida mengatakan dampak dari awan Arcus dapat menimbulkan angin kencang bahkan hujan es.
BACA JUGA:Arab Saudi Pamerkan Robot Buatan Sendiri, Mampu Lacak Pelaku Kriminal
&quot;Awan ini juga dapat menimbulkan angin kencang, hujan lebat disertai kilat atau petir dan hujan es,&quot; jelasnya.
Lebih lanjut, Ida mengimbau apabila melihat awan Arkus agar berlindung.
&quot;Himbauan bila melihat awan tersebut, yakni berlindung dan menjauhi daerah tersebut,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Fenomena awan hitam berbentuk ombak di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu sempat viral dan menghebohkan jagat maya.
Pantauan Okezone, awan hitam itu terekam dalam video amatir warga pada Minggu sore (8/5/2022). Lantas, bagaimana penjelasan ilmiahnya?
Diketahui, hal serupa juga pernah terjadi di Jakarta pada 2021. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mangatakan, fenomena itu terbilang terjadi di Indonesia.
BACA JUGA:Ada Lekukan dan Tanda Cakar Raksasa di Mars, Tindakan Alien?
&quot;Fenomena tersebut, relatif jarang terjadi, secara ilmiah awan itu dinamakan dengan awan Arcus. Ia memiliki bagian, yakni shelf cloud dan roll cloud,&quot; kata Kepala Sub Koordinator Prediksi Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani kepada MNC Portal, Jumat (26/11/2021) silam.
Menurut Ida awan tersebut sebagai bentuk hasil ketidakstabilan atmosfer. Selain itu, pertemuan massa udara dingin dengan hangat.
&quot;Awan ini terbentuk sebagai hasil dari ketidakstabilan atmosfer sepanjang/di depan pertemuan massa udara dingin yang mendorong massa udara hangat dan lembab naik sehingga terbentuklah shelf cloud,&quot; ujarnya.
Ida mengatakan dampak dari awan Arcus dapat menimbulkan angin kencang bahkan hujan es.
BACA JUGA:Arab Saudi Pamerkan Robot Buatan Sendiri, Mampu Lacak Pelaku Kriminal
&quot;Awan ini juga dapat menimbulkan angin kencang, hujan lebat disertai kilat atau petir dan hujan es,&quot; jelasnya.
Lebih lanjut, Ida mengimbau apabila melihat awan Arkus agar berlindung.
&quot;Himbauan bila melihat awan tersebut, yakni berlindung dan menjauhi daerah tersebut,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
